RSS

Category Archives: Budaya

Wow… Lagu ini Ditonton 30 Juta Kali

Menyambut bulan Maulid, satu hal yang bisa dilakukan adalah menyimak lagu-lagu solawat, tanda cinta kita kepada Sang Nabi Muhammad (saw).

  • Bila majalah Time menggelarinya ‘Islam’s Biggest Rockstar’, maka koran The Guardian menyebutnya bintang Inggris terbesar di Timur Tengah (“the biggest British star in the Middle East”). 
  • Setiap tahun sejak 2010 Sami Yusuf selalu tampil dalam daftar tokoh Muslim paling berpengaruh di dunia “World’s 500 Most Influential Muslims“.
  • Hingga akhir November 2017 Facebooknya diikuti tidak kurang dari 7,5 juta follower.
Sami Yusuf1

Sami Yusuf: Islam Biggest Rockstar

 

Sami Yusuf tergolong penyanyi religi top dunia yang dikenal di Timur dan Barat. Lelaki ganteng Inggris ini menghasilkan delapan (8) album, ratusan lagu indah, termasuk yang ditampilkannya dalam berbagai konser di banyak negara di dunia. Penyanyi, komposer, penulis lagu yang juga aktivis kemanusiaan yang hidup di London, Sami Yusuf mendapatkan penghargaan internasional setelah rilis album debutnya, Al-Mu’allim (2003). Satu di antara lagu di album itu, “Supplication“, digunakan dalam film “The Kite Runner” yang masuk dalam nominasi penghargaan Golden-Globe award.

Lagu “You Came to Me” dalam YouTube (4 menit) ini sudah ditonton lebih dari 30 juta kali:

Read the rest of this entry »

Advertisements
 

Tags: , , , , , , , , ,

Ketika Al-Shugairi Keliling Eropa

Wartawan Arab Ahmad Al-Shugairi, punya program televisi yang menarik berjudul “Khawatir” di stasiun TV Aram. Ia sering keliling dunia.

eu-map-european-union-jpeg-ver-rlc-06-10-13

European Union: 28 negara

 

 

 

 

 

Beberapa tahun silam Al-Shugairi keliling Eropa, dan berhasil menunjukkan banyak pelajaran yang menarik — khususnya yang terkait dengan nilai-nilai Islam, termasuk ‘persaudaraan sesama Muslim’.

Shugairi 3

Ahmad Al-Shugairi

Ahmad Al-Shugairi lahir di Jeddah, Saudi Arabia. Setelah lulus dari SMA, ia pindah ke AS, tempat ia meraih B.A. dalam Management Systems, dan MBA dari California State University-Long Beach.  Pada tahun 1996, ia kembali ke Arab Saudi, dan mulai bekerja pada bisnis ayahnya. Shugairi  dikenal sebagai aktivis dan media figure dari Saudi. Ia sangat populer dengan program TV-nya Khawatir , yang berlangsung dari 2005 hingga 2015. Dikenal kritis, Shugairi tergolong orang yang amat populer di Media Sosial, dengan  17,7 jutaan followers di Twitter (pada 18 November 2017).
Salah seorang tokoh yang dikenal di negara-negara Arab (sebuah majalah di UAE pernah menempatkannya sebagai ‘salah seorang pemuda yang paling berpengaruh’), pada 2015 Shugairi pernah meraih penghargaan ‘Sheikh Mohammad Bin Rashid Al Maktoum Knowledge Award‘ (penguasa Dubai) senilai US$ 1 juta. Memulai karirnya pada 2002, dalam program TV, Yalla Shabab, dan program lain di kanal MBC yang merupakan kisah menarik perjalannya bersama Syekh Hamzah Yusuf “A Travel with Shiekh Hamza Yusuf”.
Hamza Yusuf

Hamza Yusuf di Forum Ekonomi Dunia

Hamza Yusuf sendiri merupakan icon Muslim AS yang piawai. Pendiri Zaytuna College, ia adalah tokoh utama studi Islam klasik di AS.  Sebagai penasihat di Pusat Studi Islam pada the Graduate Theological Union in Berkeley, Hamza Yusuf dikenal gencar mempromosikan ilmu-pengetahuan Islami dan metodologi pembelajaran Islam klasik di seluruh dunia. Penasihat pada Center for Islamic Studies di Berkeley, ia juga “One Nation”-nya George Russell. Bersama Ali Lakhani , Nihad Awad, Habib Ali Al-Jufri dan sejumlah tokoh Muslim dunia lainnya, Hamza Yusuf merupakan Salah seorang penandatangan A Common Word Between Us and You, sebuah surat terbuka dari pemikir Islam kepada para pemimpin Nasrani dunia untuk mengedepankan sikap damai dan saling pengertian. Media Inggris  The Guardian menulis bahwa “Hamza Yusuf adalah sarjana Muslim paling berpengaruh di Barat, sedangkan majalah The New Yorker magazine menyatakan bahwa Hamza Yusuf “barangkali merupakan sarjana Muslim paling berpengeruh di Dunia Barat”.

Dalam tayangan program itu, Shugairi menunjukkan betapa negara-negara Eropa telah ‘memberikan pelajaran’ kepada kita tentang nikmatnya persatuan dan saling-pengertian. (Klik videonya di sini).

Belajar Bersatu dari Eropa… 

Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , ,

Ketika Burger Digebukin

Apa yang Anda lakukan kalau melihat ada anak yang di-bully teman-temannya? Sebagian orang mungkin diam saja, tidak tahu mau ngapain. Tapi sebagian yang lain barangkali akan tergerak untuk membela anak yang dibulli itu.

Anak lucu anti bully

Kalau kamu mau membulli teman saya, kamu harus menghadapi saya lebih dulu… 

Perkara perundungan (bullying) sering terjadi di depan kita — dan lazimnya yang jadi korban adalah anak-anak, baik SD, SMP atau pun SMA. Pelaku bisa saja kakak kelasnya, atau seseorang yang tidak dikenalnya, yang angkuh dan merasa jagoan.

 

 

 

Diperkirakan di seluruh dunia ada sekitar 30 % siswa sekolah dibulli setiap tahunnya.

Iklan Layanan Masyarakat (Public Service Announcement — alias PSA) yang dibuat Burger King ini menarik sekali. Dengan judul “Bullying Jr” (junior), Burger King merekayasa adegan bullying dua kali: pertama pada siswa sekolah SMP (High School Junior), dan kedua terhadap Whopper Jr (sejenis burger yang dikhususkan untuk anak atau remaja, alias junior). Mereka hendak melihat mana dari dua bullying itu yang mendapatkan complaint (reaksi keberatan atau protes) dari para pengunjung restoran cepat saji itu.

Hasilnya, 95 % customer menunjukkan keberatan pada burger (Whopper Jr) yang digebukin (dibulli), dan hanya 12 % customer yang peduli dan membela sang siswa SMP yang dibulli.

Bullying

Drakula menghisap darah; begitu pula anak-anak yang tak beradab.  Ayo bersama-sama hentikan bullying.

Dalam PSA anti-bullying itu, mereka menunjukkan bahwa kebanyakan pembeli akan protes bila burger yang disajikan kepadanya hancur akibat digebuki (dibulli) lebih dulu; tetapi dalam iklan itu tampak bahwa para pembeli tadi ‘diam’ saja saat melihat ada anak yang ‘digebuki’ oleh sang pelaku perundungan (yang dalam iklan itu menggunakan aktor).

Jelas ini sebuah cara kampanye yang menarik. Silakan simak iklan tersebut di YouTube ini (sekitar 2 menitan):

 

Bullying memang bukan cuma terjadi secara fisik. Selain secara fisik, setidaknya ada tiga macam bullying lain, yakni emosional (kadang disebut relational), verbal, dan (yang berkembang belakangan ini) cyber bulling melalui Internet (baca di sini).

Bullying n Bulls

Biarkan kerbau (bull) saja yang melakukan bullying — sedang kita, jadilah manusia.

 

Masalahnya dengan bullying itu tidak berhenti saat seorang anak dibulli. Sekitar 15 prosen remaja yang dibulli saat berusia 13 akan menderita depresi ketika ia menginjak umur 18 tahun (baca ini). Berbagai akibat buruk lain juga terjadi, seperti perasaan kesepian, dan kecemasan (anxiety).

Dan repotnya, penderita depresi itu merupakan kelompok yang kadang melakukan bunuh diri. Dengan kata lain, seorang anak yang dibulli sekarang, dapat membawa akibat buruknya selama hidup — dan para pelaku bullying itu tidak menyadari hal itu.

anti-bullying-quotes-09

Perundungan sering menyebabkan depresi; dan depresi mengakibatkan bunuh diri. Apa kamu (pelaku bullying) mau disebut pembunuh?

Cyber Bullying: Perundungan juga terjadi di dunia Internet. Menurut data UNICEF, 2014, setidaknya satu dari enam siswa (15 %) kelas 9 sampai 12 di dunia mengalami perundungan secara elektronik setiap tahunnya. Kunjungi situs ini jika Anda ingin ikut mencegah bullying (maaf, tulisannya masih dalam bahasa Inggris).

Baca juga tentang ‘Kekuatan Kata’ di artikel berikut (klik di sini).

 

 

 

 

Beginilah Percakapan Para Habib

Tradisi sehari-hari di kalangan habib sering menjadi contoh bagaimana sikap sangka baik (husnu-dzan) dan toleransi menjadi kunci dakwah yang efektif.

Habib atau jamaknya ‘habaib’ adalah komunitas Arab yang mempunyai garis keturunan dari Nabi Muhammad saw. Kata ini hanya populer di tengah mereka yang berasal dari Hadramaut, sebuah provinsi di bagian selatan Yaman. Sementara para keturunan Nabi saw lain yang bukan berasal dari Hadramaut lazimnya disebut dengan kata ‘sayyid’ atau ‘syed’ atau ‘syarif’, bukan dengan kata “habib“.

Tulisan menarik ini merupakan karya Ustadz Husein Muhammad Alkaff. Jarang ada yang membahas masalah ini, ringan tetapi sangat menarik.  Oh ya, saya mengeditnya sedikit dan menambahkan foto dan ilustrasi di dalamnya, guna lebih menghibur pembaca.
Foto banyak habaib

Sebagian auliya habaib yang terkenal di Nusantara.

Secara umum para habib masih mempertahankan tradisi keagamaan para leluhur mereka. Dalam urusan ritual, mereka mengikuti ‘Thariqah Alawiyah (Tarekat Alawiyah) yang sudah mapan dan ajek. Mereka , misalnya, melazimkan membaca ‘Ratib’, baik ‘Ratib al-Haddâd’, atau pun ‘Ratib al-Attâs’. Selain itu, ada pula ‘Ratib al-‘Aydrûs ‘.  Biasanya para habib dan jamaahnya melantunkan bacaan Ratib setiap bakda solat Magrib.

Ada pula beberapa kebiasaan lain, seperti membaca ‘al-Wird al-Latif’ setelah solat Subuh; ‘Maulid Nabi’ SAW (dari kitab ‘Simth al Durar’ tulisan Habib Ali Al-Habsyi, dan ‘Al-Dibai’) setiap malam Jum’at ; lalu ‘Burdah al-Bushiri’ seminggu sekali, dan sebagainya. Amalan-amalan itu mereka jalankan secara turun temurun, baik sendiri maupun berjamaah.

Lazimnya, dalam acara Maulid para jamaah berzikir, di antaranya membaca solawat pada Nabi SAW, mengenang dan menyampaikan sejarah keteladanan Nabi yang mulia itu.  Tidak ada kejelekan di dalamnya, melainkan justru ucapan-ucapan kebaikan dan ajakan untuk mencontoh akhlak Nabi SAW.

Thariqah Alawiyah dicetuskan oleh Imam Muhammad bin Ali al-Faqih al-Muqaddam (574-653H), kakek moyang para habaib di Indonesia dan Yaman, lalu dirumuskan secara apik dan final oleh Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad (1044-1132 H) dalam dua karyanya; al Nashâih al Diniyyah dan Risâlah al Muâ’wanah. Rujukan utama Thariqah ini dalam bidang tasawwuf adalah kitab Ihya’ ‘Ulumiddin, karya monumental Imam Abu Hamid al-Ghazzâli (450-505 H), ulama kelahiran Persia (Iran sekarang), dan dalam bidang fiqih adalah Imam Muhammad bin Idris al-Syafi’i atau dikenal dengan sebutan Imam Syafii (150-204 H). Sedangkan dalam bidang aqidah-teologi adalah Abu Hasan al-Asy’ari (260- 324 H).

Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , , , , , , ,

Nasihat Semut (Sajak)

SAJAK SEMUT.

Tobat!

Badan secuilmu

Ngangkut segitu

Meski ia sudah memayat,

Kan itu berat?

Seperti David mengangkut Goliath;

Duh…

Kau seolah memberi nasihat;

Jangan menyerah bila bebanmu berat;

Jiwa dan diri semakin kuat.

Singkat

Itulah makna

Itulah hakikat.

sba.

 
Leave a comment

Posted by on 20/01/2017 in Budaya, Humaniora, Pemikiran

 

‘Aktivis Pemalas’ di Media Sosial

Belakangan ini di dunia cyberspace muncul sebuah fenomena baru, yakni ketika banyak kaum muda, khususnya yang disebut generasi millenial — yang suka memberi respon, komentar atau men-share ulang posting cause atau campaign secara daring —  ternyata tidak melakukan apa-apa secara offline di dunia nyata. Hal itu mereka lakukan, agar seolah-olah terkesan sebagai aktivis. Padahal sejatinya mereka hanya menjadi slack-tivist atau ‘aktivis pemalas’, sebab activist sejati biasanya benar-benar melakukan aktivitas nyata di lapangan (secara offline).

Tulisan aslinya dapat dilihat di Facebook: klik di sini.

Read the rest of this entry »

 

Ketika Komodo Terancam Anjing Gila

Aduh, ngapain sih membahas soal anjing? Bukankah banyak hal lain yang lebih penting ketimbang ngurusin anjing dan penyakit rabies? Ya tetapi ini beda, Bung. Ini berkaitan dengan Taman Nasional Komodo, yang jadi kebanggaan bangsa Indonesia– khususnya sejak Taman Nasional Komodo di Flores, NTT, dikukuhkan sebagai salah satu dari tujuh keajaiban alam di dunia (New Seven Wonders of Nature) pada 2013 lalu.

Summary: There are potentials for Flores to get more income from tourists visiting one of the ‘New Seven Wonders of Natures’, Komodo dragon in Komodo and Rinca islands. But now Manggarai Barat district, where both islands located, has limited budget for rabies control. This, plus the fact that FAO (ECTAD) and World Animal Protection’s program has accomplished last August, might bring new threat to the area, so that it wouldn’t to be able to achieve Rabies Free area (status) in 2020.

Sejak pengukuhan itu, kian banyak wisatawan berdatangan ke Pulau Komodo dan Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat, dengan tujuan menikmati keunikan biawak raksasa yang bernama latin Varanus komodoensis itu. Kabarnya hingga Agustus silam sekitar 80 ribuan turis masuk ke pulau-pulau itu – dan beberapa pulau lainnya di Flores.

“Tahun-tahun sebelumnya berkisar 45-50 ribuan,” kata Maria Geong, Wakil Bupati Manggarai Barat yang saya temui di acara Lokakarya Evaluasi & Keberlanjutan Program Pengendalian Rabies di Pulau Flores dan Lembata (2013-2016), akhir Agustus lalu di Labuan Bajo, ibukota Kabupaten Manggarai Barat, Flores.

Tulisan ini aslinya dipublikasikan dalam portal media Beritagar, 28 September 2016.

Setidaknya ada dua masalah penting dan harus segera ditangani. Pertama adalah kurangnya pendapatan daerah Flores dari turis yang datang, karena mereka lebih banyak menggunakan atau menginap di kapal (cruise) yang lazimnya bersandar di laut sekitar tempat wisata. Wisatawan pun kurang membelanjakan uangnya di daratan seperti kota Labuan Bajo, yang telah dideklarasikan pemerintah kita sebagai sebagai satu di antara sepuluh destinasi wisata unggulan di Indonesia. Masalah kedua adalah ancaman penyakit rabies yang sejak lama bercokol di Pulau Flores dan Pulau Lembata (selain malaria yang masih mengancam di sebagian wilayah NTT itu).

komodonationalparkindonesia1

Taman Nasional Komodo

Tentu saja itu amat disayangkan, sebab selain hewan purba komodo di Pulau Komodo dan Pulau Rinca, Flores juga mempunyai banyak potensi besar daerah kunjungan wisata seperti Danau Ranamese di Manggarai Timur, Danau Kelimutu di Ende, Taman Wisata Alam Laut 17 Pulau Riung di Kabupaten Ngada, dan Taman Wisata Alam Gugus Pulau Teluk Maumere di Sikka. Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , ,