RSS

Author Archives: Syafiq Basri

About Syafiq Basri

Communication strategist; writer; blogger; non practising medical doctor; like to travel.

3 Amal Penting Sebelum Mati

Aaah…ternyata hadis tentang ‘3 amal yang tidak putus setelah wafat’ itu lemah, baik dari segi sanad (periwayat), maupun matan (content)-nya. Tapi heran bin ajaib, hadis itu begitu populer di kalangan kita. Itu sebabnya ia banyak disebut dalam berbagai pengajian dan ceramah. Sehingga, merujuk pada hadis itu, banyak yang melarang kaum Muslim membaca tahlil, ziarah kubur, dan gak perlu mendoakan yang wafat (kecuali orangtuanya).

3 amal yg tak putus

Riwayat itu memang ditulis dalam beberapa kitab Hadis, mulai dari Bukhari, Muslim, hingga Abu Dawud dan An-Nasai. Dalam Sahih Bukhari ini tulisannya:

Kami (al-Bukhariy diberitahu oleh Abu al-Rabi’: dia mengatakan : kami diberitahu oleh Ismail bin Ja’far, dia mengatakan: kami diberitahu oleh al-‘Ala dari bapaknya dari Abu Hurairah r.a. bahwa bahwa rasulullah saw. bersabda: “Apabila seorang hamba me-ninggal dunia, maka terputuslah darinya amalnya kecuali dari tiga hal, yakni sadaqah jariyah, atau ilmu yang diambil manfaatnya, atau anak saleh yang mendoakannya”. (HR. Al-Bukhari di dalam kitab al-Adab al-Mufrad hadis no. 38).

Demikian pula dalam kitab Sahih Muslim (juz 2 hal. 70 hadis no. 1631), Sunan Abu Dawud (juz 3 halaman 117 hadis no. 2880), Tirmidzi (di dalam ‘Sunan’-nya, juz 3 halaman 88 hadis no. 1381), dan An-Nasai (Sunan An-Nasai, juz 6 halaman 251), bunyi hadisnya sangat mirip dengan sedikit variasi  di dalamnya.  Hadis yang sama juga termaktub dalam ‘Musnad Imam Ahmad bin Hambal’, juz 2 halaman 372.

Ternyata, hadis itu lemah (dha’if) menurut penilaian Jalal al-Din al-Suyuthi. Rujukannya dari kitab Al-Jami’ al-Shaghir (halaman 35). Selengkapnya, lihat blog Abdul Qodir Jaelani ini (klik di sini).

Read the rest of this entry »

 
 

Tags: , , , , , , , , , ,

Lagi, Kebohongan di Suriah…

Apa yang terjadi di Suriah; benarkah Asad menggunakan senjata kimia? Ternyata itu hanya fitnah belaka. Jangankan menyerang rakyatnya sendiri, senjata kimia saja Asad tidak punya. Ini mengingatkan kita pada kejadian di Irak dulu.
Alasan untuk  mengebom dan menginvasi Irak pada tahun 2003 adalah, kata Presiden AS George Bush, Saddam Hussein memiliki dan menggunakan Senjata Pemusnah Massal (Weapons of Mass Destruction — WMD), yang ternyata sama sekali tak berhasil ditemukan di Irak.  Dalam konvensi Partai Republik (AS) belum lama berselang, Presiden Trump secara tegas mengatakan bahwa pemerintahan Bush telah berbohong.  “You call it whatever you want. I want to tell you. They [the Bush administration] lied,” kata Trump sebagaimana dikutip guru besar AS dalam Bidang Sejarah Islam, Brian Glyn Williams (klik di sini).
Anehnya, kini Trump sendiri yang mengebom Suriah, dengan alasan (fitnah) serupa, bahwa Suriah, katanya, telah menggunakan Bom Kimia. Untuk urusan kebohongan-kebohongan di Suriah ini, salah satu artikel yang paling gamblang menjelaskannya adalah yang ditulis Dina Sulaeman berikut ini: (Catatan: saya menambahkan foto, grafik dan sedikit informasi tambahan).

Cara Menganalisis Berita dalam Kasus Senjata Kimia di Idlib

Berkali-kali mahasiswa menanyakan kepada saya (Dina Sulaeman maksudnya – red), bagaimana cara kita menelaah berita dari media mainstream. Berikut ini contohnya. Kasus yang akan kita pelajari adalah berita dari New York Times (NYT), ditulis tanggal 4 April 2017, di hari yang sama dengan kejadian serangan senjata kimia tersebut. Penulisnya Anne Barnard dan Michael R. Gordon yang melaporkan dari Beirut (Lebanon). [1]

  1. Sebuah berita (news) yang valid adalah ketika wartawan telah melakukan cross-check di lapangan. Robert Fisk, jurnalis senior asal Inggris, pernah menulis bahwa melaporkan berita dengan hanya bersumber dari satu pihak, tanpa ada wartawan yang mengkonfirmasi dengan matanya sendiri atas hal-hal yang mereka laporkan, adalah salah. [2]
Foto yang digunakan dalam koran The-New-York-Times 4 April 2017

Foto yang dipakai dalam koran The New York Times, 4 April 2017 lalu.

Berita NYT ditulis dari Beirut, dan wartawannya (Bannard dan Gordon) tidak datang langsung ke lapangan. NYT menyebut narasumbernya: ‘saksi’, dokter, dan tenaga medis (Paragraf. 3) Foto dan video yang digunakan sebagai data disuplai oleh aktivis yang diunggah di internet (P. 9). Tanpa evaluasi yang seksama atas info-info tersebut, NYT sejak di paragraf 1 sudah memberikan kesimpulan bahwa pelakunya adalah pemerintah Suriah. Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , ,

Inikah Syiah yang Dimaksud Ahok?

Ternyata Ada Takfiri juga di Syiah

Ketika Ahok menyebut mengenai mazhab Syiah dan Wahhabi, ‘yang aneh-aneh’ itu’ di Metro TV, banyak yang kaget. Ahok yang bukan ahli agama kok ngomong begitu? Tahu apa beliau tentang Islam mazhab Syiah dan Wahhabi (Salafi)?

Tulisan ini awalnya berjudul, “Oh, Ternyata Ada Takfiri juga di Syiah“, kemudian saya gubah sedikit, agar nyambung dengan ‘peg’ ramainya perdebatan soal itu setelah debat di program Mata Najwa Metro TV 27 Maret 2017 silam.

Begini…

Dalam salah satu segmen debat itu, Calon Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut mengenai program yang memperhatikan kelompok Muslimin dan mengedepankan Islam yang ramah, yang membawa rahmat kepada alam semesta (rahmatan lil ‘aalamiin).  Ini di antara yang dikatakan Ahok: “… di Masjid Raya Daan Mogot, kita membawa Islam yang rahmatan lil ‘aalamin, takmirnya membawa khutbah yang sejuk. Islam Nusantara. Bukan Wahabi, bukan Syiah. Bukan yang aneh-aneh…”

Anies vs Ahok

Ahok dan Anies dalam debat di Mata Najwa

Nah, terkait itu, rasanya perlu kita jelaskan kembali persoalan tersebut. Mengenai Wahabi (atau Salafi) yang sebagiannya masuk kelompok Takfiri (suka mengkafirkan Muslim lain), sudah banyak kita bahas di beberapa bagian blog ini (silakan baca: Kanker itu bernama Wahhabi).

Lalu, sebenarnya dari mana Ahok bisa bilang, Syiah yang aneh-aneh itu? Sebentar… Mari luruskan kaki dan ubah duduk kita. Aaaah…

Selidik punya selidik, tampaknya Ahok hanya tahu tentang Syiah gara-gara tempo hari, pada 2015, ia pernah ditemui seorang yang mengaku tokoh Syiah dari Australia, Syaikh Muhammad Tawhidi. Padahal Tawhidi itu ditolak kedatangannya oleh ABI dan IJABI, dua organisasi Syiah di Indonesia, karena ia tergolong kelompok Syiah Takfiri.

Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , ,

Semobil dan Ngobrol bareng Anies

Semobil dan Ngobrol bareng Anies

Hujan deras menggerojok. Langit tumpah. Di luar rencana, akhirnya saya harus ikut di mobil Anies Baswedan agar bisa ngobrol dengannya. Sabtu malam akhir Februari lalu itu Jakarta kuyup. Basah. Dan tak kunjung reda. Tetapi perjalanan dengan Anies membuat saya lupa pada apa yang terjadi di luar mobil. Seperti biasa, bincang-bincang dengan pendiri gerakan ‘Indonesia Mengajar‘ itu Anies selalu mengasyikkan – pengetahuan dan wawasannya dalam berbagai hal sungguh memukau.

Anies kunjungi wilayah banjir - saat Jkta husan - foto Viva

Anies saat mengunjungi wilayah yang banjir di Cipinang-Melayu, Jakarta Timur (Foto: Viva.co.id)

Tulisan ini aslinya telah ditayangkan dalam media berikut (klik di sini), dan ini sekedar pemberitahuan untuk Anda membacanya di tautan tersebut. Read the rest of this entry »
 

Tags: , ,

5 Terobosan Anies-Sandi

5 Terobosan Anies-Sandi
Kita tahu, bahwa hasil hitung-cepat  Pilkada DKI 15 Februari 2017 lalu pasangan Anies-Sandi berhasil masuk ke putaran kedua. Maka, tepat kiranya untuk membaca kembali tulisan ini. Artikel yang aslinya dimuat di seword pada 11 Februari 2017 silam itu sengaja saya edit seperlunya, termasuk menambahkan beberapa tautan (link) dan foto-foto, agar lebih mencerahkan pembaca.  Selamat menikmati.
pengunjung-yang-masif-pada-kampanye-anies-sandi

Pengunjung yang masif pada kampanye Anies-Sandi

Ini memang tentang Anies dan Sandi. Jika Anda gak suka pada keduanya, silakan baca tulisan lain saja, bukan yang ini.

Yang jelas, menurut pengamatan media, seusai debat ketiga Jumat malam 9 Februari 2017 lalu, nama Pasangan Calon (paslon) 3 Anies Baswedan dan Sandiaga Uno tampak makin moncer. Juga di Media Sosial. Terbukti pada Sabtu dini hari pasca debat, tiga trending topic yang sempat mencuat di antaranya adalah #Paslon 3, #Pak Anies, dan #Oke Oce. Lewat debat itu, mereka berdua berhasil meyakinkan publik sebagai sepasang Gubernur dan Wagub DKI yang paling piawai untuk jadi pemimpin.

Pada 11 Februari dini hari itu nama Sandiaga Uno juga sempat mencuat sebagai trending di Google Search untuk Indonesia, mencapai lebih dari 10 ribu kali pencarian. Sementara itu, di Tiwtter, hingga Sabtu 11 Februari jam 17.00 pidato penutupan (closing statement) Anies di debat itu juga digaungkanulang (retweet) oleh lebih 893 kali dan mendapat like dari 1005 orang (klik di sini).

Catatan: Ternyata hasil hitung-cepat pada 15 Februari sore membuktikan bahwa minat kepada keduanya memuncak. Terbukti, pasangan Anies-Sandi memperoleh suara yang hanya sedikit di bawah pasangan Ahok-Djarot (paslon 2).

Kita yakin, di antara yang mendongkrak nama Anies dan Sandi itu adalah berbagai program mereka, yang sebagiannya sempat dibahas pada debat Jumat malam itu. Nah, di antara program yang inovatif dan bisa menohok paslon lain adalah:

  • Program melibatkan masyarakat Jakarta. Sebagaimana dikatakan Anies dalam debat dan berbagai kesempatan kampanye, untuk mengurus Jakarta, termasuk dalam dalam mengelola masalah perempuan, anak dan penyandang disabilitas, tim Anies-Sandi akan melibatkan masyarakat luas.
anies-kampanye-di-kampung-nelayan-tolak-reklamasi

Anies, ditemani isteri, kampanye di perkampungan nelayan: tegas menolak reklamasi.

Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , ,

Apa itu Rezeki?

REZEKI adalah kata yang maknanya lebih tinggi dari apa yang banyak disangka orang.

Tahukah kamu bahwa solat yg kamu laksanakan itu rezeki dari Allah, mengingat banyaknya orang tidak melaksanakan solat?

Zikir yg kamu baca pagi dan sore, adalah rezeki. Termasuk ketika kamu tidur lalu terbangun sendiri, juga merupakan rezeki, karena sebagian orang tidak bangun (lagi) saat itu.

Rezeki dan Kematian - Ali as

Dua hal yang selalu mengikuti setiap orang: rezeki dari Allah, dan kematian. (Imam Ali as)

Ketika kamu menghadapi cobaan, lalu Allah memberimu kesabaran, sehingga kamu menutup mata dari cobaan. Kesabaran itulah rezeki. Read the rest of this entry »

 

Nasihat Semut (Sajak)

SAJAK SEMUT.

Tobat!

Badan secuilmu

Ngangkut segitu

Meski ia sudah memayat,

Kan itu berat?

Seperti David mengangkut Goliath;

Duh…

Kau seolah memberi nasihat;

Jangan menyerah bila bebanmu berat;

Jiwa dan diri semakin kuat.

Singkat

Itulah makna

Itulah hakikat.

sba.

 
Leave a comment

Posted by on 20/01/2017 in Budaya, Humaniora, Pemikiran