RSS

2013: Tahun Indah bagi Twitter?

04 Jan

Jika ada satu hal yang menarik pada perkembangan Twitter tahun 2012 lalu adalah bahwa media sosial itu tidak membosankan. Atau bahkan sangat mengasyikkan.

Sepanjang tahun lalu, layanan microblogging itu meledak sejadi-jadinya. Twitter menjadi tuan rumah bagi kejadian seperti ‘Tanya Jawab Bersama Presiden Obama’, kericuhan di Bahrain, Mesir, dan Badai Sandy. Tak kurang dari 125 kepala negara dan 139 politisi penting dunia lainnya menggunakan Twitter,  meski hanya 30-an di antara mereka melakukan tweet (kicau)-nya sendiri.

Social Media Landscape: Twitter salah satu yang berkembang pesat

Social Media Landscape: Twitter salah satu microblog yang berkembang pesat

Di Indonesia, Twitter menjadi salah satu sumber info terpenting bagi mereka yang mencari keterangan tentang segala hal, mulai dari kasus ‘KPK versus Polri’, pemilihan Gubernur DKI, pernikahan kontroversial Aceng Fikri, cerita tabrakan maut Afriyani, Novie Amelia hingga putra Menko Perekonomian Hatta Rajasa, serta riuhnya berita Rhoma Irama sebagai calon presiden.

Dengan lebih 30 jutaan pengguna Twitter (Tweeps) pada November 2012 lalu, Indonesia menjadi negara pengguna Twitter kelima terbesar di dunia, di bawah AS, Brazil, Jepang dan Inggris – sementara Jakarta unggul sebagai kota paling aktif pengirim tweet di antara kota-kota lain dunia.

Tetapi 2012 juga merupakan tahun kontroversial bagi Twitter. Tahun lalu, selain membatasi layanannya bagi pihak-ketiga yang ingin mengembangkan jasa bagi pengguna, Twitter juga ‘berperang’ dengan mantan rekan bisnisnya, Instagram, dalam masalah dominasi ‘photo-sharing’.

Kini suasana sudah reda. Tetapi, akankah ini menjadi tahun yang indah bagi Twitter? Mungkin saja, khususnya kalau mengingat kuatnya semua fundamen bisnis Twitter; sementara kuat dugaan perusahaan yang berpusat di San Fransisco itu akan berhasil menggenjot pertumbuhannya di tahun ini.

2013: Tahun Indah bagi Twitter? Oleh Syafiq Basri Assegaff: Konsultan komunikasi, Ketua Bidang Pengembangan Cabang Perhumas. Ditayangkan dalam portal berita, “Inilah.Com” , Jumat 4 Januari 2013

Banyak yang melihat sedikitnya ada lima hal penting yang akan terjadi pada Twitter di tahun 2013.

CEO Twitter, Dick Costolo: makin kaya (credit photo: CNBC; screenshot by Cnet).

CEO Twitter, Dick Costolo: makin kaya  (credit photo: CNBC; screenshot by Cnet).

Pertama, sebagaimana ditulis di situs news.cnet.com akhir Desember lalu, adalah bahwa pada 2013 ini Twitter akan merilis seluruh sejarah tweet para pengguna yang selama ini tersimpan dalam arsip Twitter.

Dulu sulit menduga hal itu akan terjadi. Tetapi CEO Twitter Dick Costolo tahun lalu berulang kali menyatakan, bahwa pihaknya akan ‘merilis seluruh arsip tweet para pengguna’ sebelum akhir 2012.

Jika nantinya semua Tweeps bisa mengakses sejarah seluruh kicauannya, maka hal itu bakal sangat bermakna bagi mereka. Demikian juga data-base yang sangat kaya informasi tentang kebiasaan-kebiasaan orang, perasaan mereka, perilaku belanja, dan komentar tentang brand, akan sangat berguna untuk berbagai perusahaan.

Dan jelas, para pengembang aplikasi (pihak ketiga) bakal buru-buru menangkap kesempatan mencari cara-cara menarik guna mendayagunakan data tersebut. Beberapa di antaranya mungkin saja akan tertarik memanfaatkan potensi SEO (Search Engine Optimization) pada ribuan ‘kata-kunci’ yang ada dalam tweet untuk dimunculkan pada situs-situs mereka.

Saat ini, peluang itu baru diuji-cobakan kepada sejumlah kecil pemakai, tetapi jika uji-coba itu berhasil maka fungsi tersebut bakal berlaku bagi seluruh pengguna. “Kami sedang dalam proses menguji perangkat yang bisa memberi kesempatan para pengguna untuk mengeskpor kembali tweet mereka,” kata Costolo pada sebuah meeting dengan koran The New York Times, sebagaimana dikutip media online Wired.co.uk. “Kelak, Anda bakalan dapat men-download file seluruh tweet itu.”

Di blog-nya sendiri, 19 Desember lalu, Twitter menyatakan, jika belum melihat adanya pilihan untuk mengunduh di bagian ‘Setting’  akun Twitter Anda saat ini, ketahuilah bahwa hal itu sedang dalam proses. “Dalam beberapa bulan mendatang, kami akan menjadikannya tersedia bagi semua pengguna di seluruh dunia,” kata tim insinyur Twitter, Mollie Vandor (@mollie).

Kedua, mengalahkan Instagram. Salah satu berita besar menjelang akhir 2012 adalah pertempuran antara Twitter dan teman lamanya, Instagram.

Visitor Instagram vs Twitter di Smartphone: bersaing keras (grafik by The Wall Street Journal - see article below).

Visitor Instagram vs Twitter di Smartphone: bersaing keras (Graph by The Wall Street Journal – see article below).

Awalnya Twitter mengintip peluang kerjasama dengan cara membeli sisa-sisa data yang tak terpakai oleh Instagram. Tetapi belakangan mereka melihat bahwa ternyata Facebook memulai program baru photo-sharing. Akibat itu, rupanya Twitter berpikir ulang: mending merebut semangat dan komitmen jutaan pengguna Instagram, ketimbang kehilangan potensi revenue jika bekerjasama dengan Instagram.

Maka, Twitter pun mulai satu langkah baru dengan membentuk sebuah fitur yang tampaknya mereplikasi berbagai pengalaman (yang pernah dilakukan) Instagram. Usaha itu termasuk memunculkan foto-foto yang relevan di bagian atas hasil pencarian (search); membuat pengalaman dengan gadget ponsel makin konsisten; dan, kemudian, merilis tool-nya sendiri bagi pengguna untuk bisa melakukan photo-filtering.

Twitter tampaknya juga berusaha mendesain aplikasi canggih terkait fotografi bagi pengguna ponsel, bahkan juga mungkin akan menambahkan sebuah ‘tab’ foto di antara seri ‘tabs’ yang ada:  Home, Connect, Discover, dan Me.

Bagaimana pun, tawaran layanan itu butuh upaya serius, agar para Tweeps dapat beranggapan bahwa  photo-sharing merupakan salah satu alasan mereka memilih Twitter. Belum jelas, apa ini bisa segera terwujud, tetapi Twitter adalah kekuatan yang harus diperhitungkan pesaingnya. 

Twitter makin kaya.

Hal ketiga yang mungkin terjadi pada Twitter, adalah menjadikan dirinya sumber penghasilan yang makin kuat. Ini ditunjukkan, misalnya, lewat kekayaan sebesar $ 1,16 Milyar dalam bentuk venture capital yang diraup Twitter.

Twitter juga tampak makin seksi di mata investor. Pada Desember 2011 lalu saja, saat nilai usaha Twitter diperkirakan sebesar $ 8,4 milyar, pangeran Alwaleed bin Talal dari Saudi menginvestasikan $ 300 juta ke dalam perusahaan itu.

Didirikan pada 2006, Twitter adalah platform komunikasi real-time global yang tahun lalu mengantongi 500 juta pengguna aktif. Setiap hari Twitter memfasilitasi lebih dari 340 juta tweet, sehingga ia kini termasuk satu dari 10 situs Internet paling banyak dikunjungi orang di dunia, dan dianggap sebagai “sms gratis lewat Internet” yang sangat efektif.

Bila selama 2011 saja, perusahaan dengan 1300-an karyawan itu meraih penjualan iklan sebesar $ 139,5 juta, maka pada 2012 lalu diperkirakan angka iklannya naik 86,3 % hingga mencapai $ 259,9 juta.

Sumber perolehan uang Apple, Jan 2012: Twitter menyumbang 1/3 dari $ 900 juta perolehan Apple. [Apple's source of its $900 million in media coverage was almost evenly split between news media-social networks and Twitter. -Source - Computerworld.com]

Sumber ‘fulus’ Apple, Jan 2012: Twitter menyumbang 1/3 dari $ 900 juta perolehan Apple. [Source – Computerworld.com]

Para pemimpin dunia, atlit ternama, bintang film, organisasi berita dunia, dan rumah-rumah hiburan termasuk di antara jutaan akun Twitter aktif yang melaluinya para pengguna dapat merasakan denyutan nyata planet bumi.

Berkat itu semua, secara mudah Twitter bakal makin kaya. Malah, sejak tahun lalu Twitter makin banyak melibatkan berbagai brand ternama dunia, dan berkomunikasi secara intensif dengan mereka.

Di antara beberapa hal yang mungkin dilakukannya tahun ini adalah merekayasa penempatan iklan secara lebih elok dan nyaman.  Untunglah, Twitter bisa mengungguli Facebook dalam soal ini, karena perusahaan klien bisa dengan mudah memasang iklannya pada perangkat ponsel beraplikasi Twitter semudah pemasangan di situs Internet.

Dibeli Apple?

Kelima, adalah munculnya sinyalemen bahwa Twitter akan dibeli Apple. Namun ada yang sangsi itu bakal terjadi. Sebabnya, antara lain, karena Twitter sering mengatakan pihaknya ingin tetap menjadi perusahaan independen. Alasan lain adalah nilai perusahaan yang berkisar $ 8,4 milyar, dan adanya investasi sebesar $ 1,16 milyar (di atas) yang diterimanya belum lama ini.

Apple sendiri punya dana cadangan raksasa. Tetapi mereka pernah gagal membangun jaringan sosial seperti ‘Ping’.  Meski Apple memiliki data-base klien yang luar biasa besarnya, antara lain lewat iTunes, tetap saja itu tidak sama dengan jejaring sosial yang dibutuhkan konsumen.

Bisa saja Twitter menjadi jaringan sosial (yang diperlukan Apple) itu. Yang jelas, bila Apple membeli Twitter, maka itu bakal menghentikan upaya Google atau Facebook untuk melakukannya, dan selama proses itu berjalan Apple bisa memegang kontrol dalam memenangi persaingan di tataran media sosial dunia.

Lalu, sebagaimana dicatat majalah Forbes April lalu, Twitter akan memberi Apple sejumlah besar data yang dapat digunakan Apple membangun dan mempertahankan bisnisnya. Sementara Twitter sendiri dapat terbantu mereguk calon-calon klien bagi layanan baru seperti Apple TV yang banyak digosipkan orang.

Apple TV yang digosipkan itu - HDTV yang mungkin baru tersedia pada 2014

Apple TV yang digosipkan itu – HDTV yang mungkin baru tersedia pada 2014

Tak ada yang tahu apakah itu akan terjadi. Ada spekulasi Twitter ingin masuk ke pasar lewat go public, meski mungkin baru pada tahun 2014 mendatang. Tetapi, kalau saja ada tawaran dari Apple, misalnya sebesar $ 10 milyar sekarang ini, sulit rasanya bagi Twitter untuk menolak.

Baca juga:

Advertisements
 

Tags: , , , , , , ,

One response to “2013: Tahun Indah bagi Twitter?

  1. Amanda Rachmah

    08/01/2013 at 7:37 pm

    Media sosial memang tidak pernah bosan untuk dibahas yah Pak.
    Bukan hanya sebagai keasyikan individual saja, tetapi juga turut diperhitungkan di dalam industri bisnis. Seperti yang Bapak tulis dalam artikel di Koran Sindo pada tanggal 31 Oktober 2012 (Kekuatan Media Sosial):
    “tren baru yang sekarang, menunjukkan bahwa ratusan juta orang di dunia makin peduli pada status sosial mereka, khususnya dengan memanfaatkan ‘senjata baru’ yang tidak dimiliki oleh generasi sebelumnya: internet.”

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: