RSS

60 Hadis Keutamaan Keluarga Nabi saw – Bag. 1

04 Dec

Memasuki bulan Rabiul Awwal ini, baiklah kita unggah kembali beberapa tulisan yang berkaitan dengan kecintaan dan pemuliaan Nabi SAW dan keluarganya. Ini satu di antaranya, sebuah tulisan yang pernah kita tayangkan beberapa bulan yang lalu.

60 Hadits Keutamaan Ahlul Bayt, dari karya Imam Jalaluddin As-Suyuthi

Allah berfirman : ” Sesungguhnya telah datang seorang Rasul dari kaum ( golongan )-kalian sendiri, berat serasa olehnya penderitaan kalian, sangat menginginkan ( keimanan dan keselamatan ) bagi kalian, amat belas kasih lagi penyayang terhadap orang-orang Mu’min (QS.9:128)”. Dan firman Allah : “Boleh jadi kamu (Muhammad Saww) akan menyengsarakan dirimu sendiri karena mereka tidak beriman (QS.26:3).
Lukisan Nabi Muhammad saw dan Malaikat Jibril

Lukisan Nabi Muhammad saw dan Malaikat Jibril

Apa dan Siapa Ahlul Bait ?

Frasa “Ahlul Bait” dari segi bahasa adalah ‘Al Qorib wal ‘Asyirah‘ yaitu keluarga terdekat. Dalam istilah bahasa Inggris, selain kata family, ia sering diterjemahkan dengan house-hold.

Pengertian Ahlul Bait (atau Ahlul Bayt) Nabi secara umum adalah seluruh keluarga dekat beliau, termasuk paman, bibi, anak, anak paman dan bibi serta anak cucu beliau. Pengertian itu telah dipergunakan oleh orang-orang sejak awal sejarah Islam hingga sekarang. Pengertian frasa ‘Ahlul Bayt’ bisa memiliki  beberapa pengertian yang berbeda, tergantung dari sudut mana kita melihatnya.

Lihat juga video tentang perintah Rasulullah SAW untuk mencintai keluarga (Ahlul Bait)-nya, yang dilanggar oleh Bani Umayyah ini: https://youtu.be/307vFTNCVXg

Sedangkan pengertian Ahlul Bayt secara sya’riat adalah  Sayidina Ali (kwh), Siti Fatimah (ra), dan kedua putra Fatimah, Al- Hasan (ra) dan Al-Husain ra. Pembatasan pengertian hanya kepada mereka itu, didasarkan pada dalil-dalil kontekstual yang cukup tegas dan jelas, di antaranya ayat At- Tathir yang berbunyi:

“Sesungguhnya Allah (SWT) berkehendak untuk menghilangkan kotoran dari kalian Wahai Ahlul Bayt dan mensucikan kalian sesuci-sucinya.” [Qur’an Surat.33:33].

Landasannya :

  1. Hadits Riwayat At-Turmudzi dari Sa’ad bin Abi Waqqas (ra): “Ketika turun ayat (QS.33:33) ” Marilah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, wanita-wanita kami dan wanita-wanita kamu dan diri kami dan diri kamu.. “Rasulullah Saww menanggil ‘Ali bin Abi Thalib, Fatimah, Hasan dan Husein kemudian beliau bersabda : “Ya Allah, merekalah Ahlul Baytku (keluargaku) “.
  2. Hadits riwayat At-Turmudzi dari Ummu Salamah (ra): “Ayat At Tathir (QS.33:33), turun untuk Rasulullah Saww di rumahku ketika aku sedang duduk di depan pintu, aku bertanya : Ya Rasulullah, bukankah aku juga Ahlul Baytmu..?, beliau menjawab : engkau dalam kebaikan, engkau dari istri-istriku. Ketika itu Rasulullah Saww di rumah bersama ‘Ali, Fatimah, Hasan dan Husein kemudian beliau memasukkah mereka di bawah sorban beliau seraya bersabda : “Ya Allah, merekalah Ahlul Baytku maka hilangkanlah kotoran dari mereka dan sucikanlah mereka sesuci-sucinya “.
  3. Hadits riwayat Muslim dari Zaid bin ‘Arqom: “Suatu hari Rasul Saww berpidato di hadapan kami dekat danau bernama Khom (atau Ghum), (yang lokasinya berada) di antara Mekkah dan Madinah. Setelah memuji Allah, beliau mulai menasihati kami dan bersabda : “Wahai orang-orang, aku tak ubahnya seorang manusia, mungkin utusan tuhanku akan segera datang memanggilku, ketahuilah bahwa aku meninggalkan pada kalian dua (2) pusaka (benda berharga), kitabullah yang mengandung cahaya dan bimbingan maka ambilah kitabullah dan berpeganglah padanya.. (kemudian) beliau meneruskan : Dan Ahlul Bait-ku, aku memperingatkan kalian tentang Ahlul Bait-ku, aku memperingatkan kalian tentang Ahlul Bait-ku, aku memperingatkan kalian tentang Ahlul Bait-ku…”. Perawi hadits bertanya kepada Zaid bin ‘Arqom : Siapakah Ahlul Bayt Rasul Saww, adakah istri-istri beliau termasuk Ahlul Baytnya?Zaid menjawab: “Tidak, Demi Allah, seorang istri hidup bersama suaminya untuk beberapa waktu dan ketika dicerai, ia akan kembali kepada kaumnya sendiri “.
Sebuah tulisan mengenai kewajiban mencintai Ahlul Bait itu dapat dirujuk pada link berikut ini (klik di sini).

Dan riwayat ayat “At-Tathir” yang menunjuk pembatasan hanya pada mereka cukup kuat dan banyak diriwayatkan oleh kalangan dan tokoh-tokoh penting Ahlus Sunnah lainnya, di antaranya;

  1. Imam Muslim dalam “Shahih”-nya;
  2. Imam At Turmudzi dalam kitab “Shahih’-nya;
  3. Al Hakim dalam kitab “Al-Mustadrak”-nya;
  4. Imam Ahmad dalam kitab “Musnad”-nya;
  5. Imam An Nasa’i dalam kitab Khoshoish;
  6. Al Muhib At Thabari dalam Riyadhun Nadhirah-nya;
  7. Al Muttaqi Al Hindi dalam kitab Kanzul ‘Ummal-nya;
  8. Ibnu ‘Abdi Al Bar Al Andalusi dalam Al-Isti’ab;
  9. Ibnu ‘Atsir Al Jazari dalam Usdul Ghobah-nya;
  10. At Thohawi Al Hanafi dalam kitab Musykil Al-Atsar;
  11. Al Haitsami dalam Majma’ul Zawaid-nya;
  12. Ibnu Jarir At Thabari dalam tafsir “Jami’ul Bayaan”-nya;
  13. As Suyuthi dalam ‘Tafsir Durul Mantsur’-nya;
  14. Imam Abu Daud dalam ‘Musnad’-nya;
  15. Al Khatib Al Baghdadi dalam kitab ‘Tarikh’-nya.

Jalur jalur riwayat mereka dikutip oleh Sayyid Murtadha Al Husaini Al Fairuz Zabadiy dalam kitab Fadhailul Khamsah min Shihatus Sittah, juz 2 hal. 264-289.

Ayat Al-Qur'an yang isinya perintah agar mencintai Ahlul Bait Nabi saw.

Ayat Al-Qur’an yang isinya perintah agar mencintai Ahlul Bait Nabi saw.

Dari riwayat-riwayat tersebut meski secara bahasa kata ‘Ahlul Bayt’ dapat disematkan atas setiap penghuni rumah seseorang, namun secara syari’at Allah SWT dan Rasulnya telah membatasi pengertian kata Ahlul Bayt Nabi hanya kepada sejumlah pribadi dari keluarga terdekat beliau yaitu : Ali bin Abithalib (kwh), Fatimah (ra), Hasan (ra), Husain (ra). (Dalam riwayat lain, Nabi saw dan mereka ber-empat itu disebut sebagai ‘Ahlil Kisaa‘).

Dengan demikian itulah pengertian kata Ahlul Bayt Nabi dalam ‘Ayat At-Tathir ‘(QS.33:33).

 

 

Terjemah Kitab Ihya’ul Mayyit fii Fadhilati Ahlul Bayt Karya : Al-Imam Jalaluddin As Suyuthi.

Manuskrip Tulisan pertama Kitab Syarah Alfiyah Ibnu Malik oleh Jalaluddin As-Suyuthi, 221 Halaman. [Sumber : http://www.mahaja.com/library/manuscripts/manuscript/682 ]

Manuskrip Tulisan pertama Kitab Syarah Alfiyah Ibnu Malik oleh Jalaluddin As-Suyuthi, 221 Halaman. [Sumber : http://www.mahaja.com/library/manuscripts/manuscript/682 ]

Biografi singkat penulis: 

Nasabnya : Alhafizh Jalaluddin Abul Fadl Abdurrahman bin Abu Bakar bin Muhammad Al Khudhairi As Suyuthi Asy Syafi’i.

Kelahiran dan kehidupannya : As Suyuthi dilahirkan pada bulan Rajab tahun 849 H (2 October 1445 M) di kota Suyut, Mesir. Ayahnya wafat ketika ia baru berusia sekitar 5 tahun. Suyuthi sudah hafal Al-Qur’an ketika usianya kurang dari delapan (8) tahun, kemudian beliau menghafal kitab ‘Umdatul Ahkam, Minhajun Nüri, Alfiyah Ibnu Malik dan Minhajul Baidhawi. Suyuthi berguru kepada sekitar 50 orang syeikh dan guru agama. Ia wafat pada tahun 1505 M (atau 911 H), dan kemudian dikenal sebagai salah satu ulama dan cendekiawan Muslim ternama dari Mesir abad ke-15.

Baca tentang Jalaluddin as-Suyuthi (bahasa Arab: جلال الدين السيوطي) dalam Wikipedia bahasa Indonesia (klik di sini) dan yang bahasa Inggris (klik di sini).

 

Saksikan video Mufti Mesir Syeikh Ali Jum’a (Ali Qouma) tentang Suyuthi (kilik di sini).

Karya-karyanya : Beliau menghasilkan lebih dari 500 buah karya tulis. Di antara karyanya yang terkenal adalah:

  1. Ad Dürul Mantsur fit Tafsir bil Ma’tsur,
  2. Al Mizhar;
  3. Al Asybah wan Nazhair,
  4. Aj Jami’ Ash shoghir,
  5. Hamul Hawami’ syarh Jam’ul Jawami’,
  6. Fannul Muhadhoroh fii Akhbar Mishri wal Qohirah,
  7. Tamamud Dirayah,
  8. Tafsir Jalalain,
  9. Dan banyak lagi yang lainnya.

Beliau juga seorang penyair yang banyak menggubah syair, membuat berbagai tulisan ilmiah serta tulisan-tulisan yang berkaitan dengan hukum-hukum Agama.

Tafsir Ad-Durul  Mantsur: Salah satu karya Suyuthi

Tafsir Ad-Durul Mantsur: Salah satu karya Suyuthi

Ibnu Al-Ammad (dalam kitabnya ‘Syadzaratudz Dzahab‘) mengatakan, bahwa : ‘(As-Suyuthi) wafat pada malam Jum’at tgl 10 Jumadil Awwal di kediamannya, di desa Raudhatul Miqyas setelah selama tujuh hari menderita penyakit hebat di tangan kirinya, dalam usia 61 tahun. Beliau dikebumikan di desa Husy Qushun di luar pintu masuk kota Al Qorofah’.

Berikut ini risalah kecil kumpulan 60 hadits (yang diberi subjudul oleh Suyuthi, “Ihya’ul Mayyit bi Fadhalil Ahlul Bayt”):

HADITS 1

Sa’id bin Manshur dalam kitab susunannya meriwayatkan dari Sa’id bin Jubair tentang firman Allah SWT dalam ayat ”Katakanlah, aku tidak meminta dari kalian sesuatu upahpun (atas seruanku) kecuali kasih sayang terhadap keluarga” QS.42:23. Ia berkata, yang dimaksud keluarga dalam ayat itu adalah keluarga Rasulullah Saww.

HADITS 2
Ibnu Al Mundzir dan Ibnu Abi Hatim dan Ibnu Murdawaih meriwayatkan dalam kitab tafsir mereka dan At- Thobroni dalam Al Mu’jam Al Kabir dari Ibnu ‘Abbas Ra berkata: ketika turun ayat ini (QS.42:23) Para shahabat bertanya : Wahai Rasulullah, siapakah keluargamu yang wajib atas kita untuk mencintai mereka..?

Beliau menjawab: ”Ali, Fatimah dan kedua putra mereka”.

Siti Fatimah al-Bathul 'alaiha-as-salaam; jantung hati Nabi saw.

Siti Fatimah al-Bathul ‘alaiha-as-salaam; jantung hati Nabi saw.

HADITS 3
Ibnu Hatim meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas tentang firman Allah (QS.42:23) Dan siapa yg mengerjakan kebaikan”, Ia berkata: ”yang dimaksud kebaikan adalah kecintaan kepada keluarga Muhammad Saww”.

HADITS 4
Diriwayatkan oleh Ahmad dan Turmudzi dan Ia menshahihkannya, An Nasa’i dan Al Hakim dari Al Muthalib bin Robi’ah, Ia berkata: bahwa Rasulullah Saww bersabda: ”Demi Allah, Iman tidak akan masuk ke dalam hati seorang muslim sehingga ia mencintai kalian (keluarga Nabi Saww), karena Allah dan karena hubungan keluarga denganku’‘.

HADITS 5
Diriwayatkan oleh Muslim dan Turmudzi dan An-Nasa’i dari Zaid bin Arqam bahwa Rasulullah Saww bersabda: “Aku ingatkan kalian tentang Ahlul Bait-ku ”.

HADITS 6
Diriwayatkan oleh At-Turmudzi dan ia menggolongkannya sebagai Hadits Hasan dan Al-Hakim dari Zaid Bin Arqom, ia berkata: Rasulullah Saww bersabda: ” Sungguh aku tinggalkan padamu apa yang dapat mencegah kamu dari kesesatan setelah kepergianku, selama kamu berpegang teguh kepadanya; Kitabullah dan ‘Ithrahku (keluargaku) Ahlul Bayt, Keduanya tidak akan berpisah sampai keduanya berjumpa denganku di Al Haudh, Maka hati-hatilah dengan perlakuanmu atas keduanya sepeninggalku nanti ”.

HADITS 7
Diriwayatkan oleh ‘Abdu bin Humaid dalam musnadnya dari Zaid bin Tsabit berkata: Rasulullah bersabda:
” Sungguh aku tinggalkan padamu apa yang dapat mencegah kamu dari kesesatan setelah kepergianku, selama kamu berpegang teguh kepadanya: Kitabullah dan ‘Ithrahku Ahlul Baytku, dan keduanya tidak akan berpisah sehingga datang kepadaku di Al Haudh”.

HADITS 8
Ahmad bin Abu Ya’la meriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri, sesungguhnya Rasulullah bersabda: ”Aku merasa segera akan dipanggil (Allah SWT) dan aku akan memenuhi panggilan itu, maka aku tinggalkan padamu AL-TSAQOLAIN (Dua Pusaka) yaitu: Kitabullah dan ‘Ithrahku. Dan sesungguhnya Allah yang Maha Mengetahui telah berfirman kepadaku bahwa keduanya tidak akan berpisah sehingga keduanya datang menjumpaiku di Al Haudh. Oleh karena itu perhatikan bagaimana perlakuanmu atas kedua peninggalanku itu”.

HADITS 9
Diriwayatkan oleh At-Turmudzi dan ia menggolongkan Hadits ini Hasan dan At-Thobrani dan Al-Hakim dari Ibnu ‘Abbas Ra, Ia berkata: Rasulullah bersabda: “Cintailah Allah karena nikmat-nikmat yang telah dianugrahkan-Nya dan cintailah aku karena kecintaan (kamu) kepada Allah serta cintailah Ahlul Baytku karena kecintaan (kamu) kepadaku”.

HADITS 10
Bukhari meriwayatkan dari Abu Bakar As-Shiddiq (ra), Ia berkata: “Peliharalah Muhammad dengan memelihara keluarganya”.

HADITS 11
Diriwayatkan oleh At-Thobrani dan Al-Hakim dari Ibnu ‘Abbas (ra). Ia berkata: Rasulullah Saww bersabda:
“Wahai bani Abdul Mutholib, aku mohon kepada Allah buat kalian tiga hal, aku memohon dari-Nya agar meneguhkan orang yang bangkit dari kalian, agar ia mengajari yang bodoh dari kalian dan memberi petunjuk bagi yang sesat dan aku memohon dari-Nya agar menjadikan kalian orang-orang dermawan, pemberani dan berhati belas kasih. Maka sekiranya seseorang berdiri di antara salah satu sudut Ka’bah dan Maqam Ibrahim, lalu ia shalat dan puasa, sedangkan ia adalah pembenci keluarga (Ahlul Bayt) Muhammad, pasti ia masuk neraka”.

HADITS 12
At-Thabrani meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas Ra, sesungguhnya Rasulullah Saww bersabda : “Kebencian kepada Bani Hasyim dan Anshor adalah kufur dan membenci orang-orang Arab adalah kemunafikan”.

HADITS 13
Ibnu ‘Adi dalam kitabnya Al-Kamil meriwayatkan dari Abu Sa’id Al- Khudri, ia berkata bahwa Rasulullah Saww bersabda : “Barang siapa membenci kami Ahlul Bayt maka ia adalah munafik”.

Makam Jalaluddin Suyuthi

Makam Jalaluddin Suyuthi

HADITS 14
Ibnu Hibban dalam shahih dan Al- Hakim meriwayatkan dari Abu Sa’id Al Khudri, ia berkata bahwa Rasulullah Saww bersabda : “Demi yang jiwaku ditangan-Nya tidak seorangpun membenci kami kecuali akan dimasukkan Allah SWT ke neraka”.

HADITS 15
At-Thabrani meriwayatkan dari Hasan bin ‘Ali Kwh, beliau berkata kepada Mu’awiyah bin Khadij :
“Wahai Mu’awiyah bin Khadij, hati-hatilah dari membenci kami, karena sesungguhnya Rasulullah Saww bersabda : “Tiada seseorangpun yang membenci dan menghasud kami kecuali akan dihalau dari Al-Haudh dengan cambuk dari api”.

HADITS 16
Ibnu ‘Adi dan Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman meriwayatkan dari ‘Ali Kwh, ia berkata bahwa Rasulullah Saww bersabda :
“Barangsiapa tidak mengenal hak ‘ithrahku dan anshornya maka ia salah satu dari 3 golongan, munafik atau anak haram atu anak dari hasil tidak suci yaitu ; dikandung oleh ibunya dalam keadaan haid”.

HADITS 17
At-Thabrani dalam kitabnya Al Awsath dari Ibnu ‘Umar, ia berkata: Akhirnya ucapan Rasulullah Saww sebelum wafat adalah : “Perlakukan aku sepeninggalku dengan bersikap baik kepada Ahlul Bayt”.

HADITS 18
Diriwayatkan oleh At-Thabrani dalam Al-Awsath dari Hasan bin ‘Ali Ra, sesungguhnya Rasulullah Saww bersabda : “Mantapkanlah dirimu pada kecintaan pada kami Ahlul Bayt sebab barang siapa menghadap Allah SWT sedang ia mencintai kami niscaya ia masuk syurga dengan syafa’at kami. Demi Allah yang diriku / jiwaku berada ditangan-Nya, tidak akan berguna amal seseorang bagi dirinya kecuali bila ia mengetahui hak kami”.

HADITS 19
At-Thabrani dalam Al-Awsath meriwayatkan dari Jabir bin ‘Abdillah Ra, ia berkata: Rasulullah Saww berpidato dihadapan kami, maka aku mendengarnya besabda : “Wahai manusia barangsiapa membenci Ahlul Baytku, Allah SWT akan kumpulkan ia pada hari kiamat sebagai orang yahudi”.

HADITS 20
At-Thabrani meriwayatkan dalam Al- Awsath dari ‘Abdullah bin Ja’far (bin ‘AlI bin Abi Tholib Ra), ia berkata: aku mendengar Rasulullah Saww bersabda : “Wahai Bani Hasyim, aku memohon dari Allah SWT untuk kalian, agar ia menjadikan kalian pemberani dan pengasih, aku memohon agar Dia memberikan petunjuk bagi yang tersesat, memberi rasa aman bagi yang ketakutan dan mengenyangkan yang lapar dari kalian. Dan demi jiwaku yang berada ditangan-Nya, tiada beriman seseorang dari mereka sehingga mencintai kamu karena aku, apakah kamu mengharapkan untuk masuk ke dalam syurga dengan syafa’atku lalu Bani Mutholib tidak mengharapkanya”.

HADITS 21
Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dan Musaddad dalam musnadnya, Al-Hakim, At-Turmudzi dalam Nawadirul Ushul, Abu Ya’la dan At- Thabrani dari Salamah bin Al Akwa’, ia berkata: Rasulullah Saww bersabda : “Bintang-bintang di langit adalah petunjuk keselamatan bagi penghuni langit dan Ahlul Bait-ku adalah penyelamat umatku”.

Hadits Al-Tsaqalain: Al-Qur'an wa 'Ithratiy, Ahla Baitiy'.

Hadits Al-Tsaqalain: Al-Qur’an wa ‘Ithratiy, Ahla Baitiy’.

 

HADITS 22
Al-Bazar meriwayatkan dari Abi Hurairah, ia berkata: Rasulullah Saww bersabda : “Telah kutinggalkan padamu dua (2) hal, Kalian tidak akan sesat setelah keduanya; Kitabullah dan ‘Ithrahku. Keduanya tiada akan berpisah sehingga datang menemuiku di telaga Al Haudh”.

Bagaikan Bahtera Nabi Nuh.

HADITS 23
Al-Bazzar meriwayatkan dari ‘Ali bin ‘Abi Thalib Kwh, ia berkata : Rasulullah Saww bersabda : “Sungguh aku akan dibawa pergi (wafat) dan telah aku tinggalkan padamu 2 pusaka yang berharga yaitu : Kitabullah dan Ahlul Bayt. Dan kamu tidak akan tersesat setelah keduanya”.

HADITS 24
Al-Bazzar meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas Ra, ia berkata : Rasulullah Saww bersabda : “Perumpamaan Ahlul Baytku ibarat bahtera Nuh, barangsiapa yang ikut berlayar bersamanya dia akan selamat dan barangsiapa yang enggan dan terlambat, dia akan tenggelam”.

 

Bersambung ke bagian 2. (klik di 60 Keutamaan Ahlul Bait – bag.2).

 

Advertisements
 

3 responses to “60 Hadis Keutamaan Keluarga Nabi saw – Bag. 1

  1. Dizk Norjo

    24/10/2015 at 1:21 pm

    Kalau ahlil bait terbatas ke 5 anggota keluarga bagaimana dengan hadist imam mahdi yang di lahirkan dari ahlil baitt

     
    • Syafiq Basri

      27/10/2015 at 1:36 am

      Banyak hadisnya mengenai Imam Mahdi ini, Bung. Baik dalam riwayat ulama Sunni (Ahlus Sunnah) maupun ulama Syiah, Imam Mahdi diakui sebagai pemimpin Muslimin di akhir zaman.

       
  2. Muhammad Assegaff

    11/06/2015 at 4:15 pm

    Syukron  Dari: sembrani Kepada: asgf_2001@yahoo.com Dikirim: Kamis, 11 Juni 2015 15:39 Judul: [New post] 60 Hadis Keutamaan Ahlul Bait Nabi saw – bag. 1 #yiv6629194125 a:hover {color:red;}#yiv6629194125 a {text-decoration:none;color:#0088cc;}#yiv6629194125 a.yiv6629194125primaryactionlink:link, #yiv6629194125 a.yiv6629194125primaryactionlink:visited {background-color:#2585B2;color:#fff;}#yiv6629194125 a.yiv6629194125primaryactionlink:hover, #yiv6629194125 a.yiv6629194125primaryactionlink:active {background-color:#11729E;color:#fff;}#yiv6629194125 WordPress.com | Syafiq Basri posted: “60 Hadits Keutamaan Ahlul Bayt, dari karya Imam Jalaluddin As-SuyuthiAllah berfirman : ” Sesungguhnya telah datang seorang Rasul dari kaum ( golongan )-kalian sendiri, berat serasa olehnya penderitaan kalian, sangat menginginkan ( keimanan dan keselam” | |

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: