RSS

Tag Archives: Umar

Kesederhanaan Jokowi – JK

Kesederhanaan Pemimpin

Benarkah kesederhanaan seorang pemimpin penting artinya bagi sebuah bangsa? Tentu saja. Banyak bukti untuk itu. Yang paling kentara, pada masa kita adalah para pemimpin sekelas Nelson Mandela dan Ahmadinejad (Iran). Keduanya terbukti menjadi pemimpin yang bukan saja dikagumi rakyatnya, melainkan juga dunia.

Mendiang Nelson Mandela: sederhana

Mendiang Nelson Mandela: sederhana

Pemimpin AS seperti Benjamin Franklin dan George Washington juga dikenal sederhana dan rendah hati.  Awalnya Washington dikenal kelewat ambisius dan suka membanggakan dirinya. Tapi belakangan secara bertahap ia memperbaiki dirinya. Bagi Washington, greatness at any price is not real greatness — kecongkakan pada keagungan bukanlah kejayaan yang sejati.

Alih-alih dari menuruti ambisinya, termasuk meraih kekuasaan absolut saat di puncak karir, Washington justru menyadari bahwa, semakin banyak ia melayani orang lain dan menjunjung keadilan, makin bermaknalah kesuksesan yang diraihnya. Kian berkurang ambisinya terhadap ketenaran, kian layak ia meraih kehormatan.  Dan di situlah ia meraih nilai kemuliaan, persis sebagaimana ia memperjuangkan kemuliaan itu sendiri.

Read the rest of this entry »

Advertisements
 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Ramadan di Sampang – Media Indonesia 30 Juli 2013

The largest Shia majority countries are Iran, ...

The largest Shia majority countries are Iran, Iraq, Azerbaijan, and Bahrain; all are coloured in dark red. (Photo credit: Wikipedia)

Saat sahur di sebuah musola di Sampang, Madura, kita membayangkan sekelompok orang bermunajat, memohonkan kebaikan bagi tetangga, teman dan handai tolan. “Tuhan, kenyangkanlah setiap yang lapar di antara kami; Gusti, lapangkanlah mereka yang sedang dalam kesulitan.”

Itu petikan salah satu doa Imam Syiah, yang menjadi panutan mereka. Saat Ramadan, khususnya pada setiap habis solat, doa semacam itu , yang di dalamnya selalu menyertakan orang lain, banyak mereka lantunkan, sesuai tuntunan akhlak ke-12 Imam Syiah Istna’asyariyah.

Namun, rupanya ajaran agar berbudi baik itu tidak cukup membuat mereka hidup tenang. Mereka dianggap sesat, sehingga harus dikucilkan dan mengungsi di negerinya sendiri. Rumah dan pesantren mereka dibakar, dan aparat negara melakukan pembiaran, lalu mengatakan bahwa itu karena mereka ‘berkonflik’ dengan yang mayoritas, bukan sedang didhalimi atau ditindas.

Opini ini dimuat pada harian Media Indonesia, 30 Juni 2013. Silakan klik di sini untuk melihat e-paper Media Indonesia itu.

Mereka dituduh menyeleweng, atau kafir, sehingga mesti bertaubat. Akibat tudingan model begitu, tidak heran bila dalam pertemuan dengan pengungsi Sampang di Surabaya pekan lalu, Menteri Agama Suryadharma Ali dan ulama yang mendampinginya ngotot meminta para pengikut Syiah itu melakukan ‘taubatan nasuha‘ lebih dulu sebelum dipulangkan ke Sampang. Menurut Direktur LBH Universalia Hertasning Ichlas,yang mendampingi pengungsi, keyakinan yang didorong tekanan dan paksaan model itu, tidak konstitusional, semu, dan memalukan bagi cara dakwah Ahlus Sunnah. Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , ,

Zainal Abidin

On Ali bin Al-Husain or Zainal ‘Abidin (38-95 H):

The Prophet’s great grandson, `Ali ibn al-Husayn, is known as Zayn al-‘Abidin (`the adornment of the worshippers’). He composed “AL-SAHIFAT AL-SAJJADIYYA,” which has been cherished in Islamic sources from earliest times.

ALI BIN AL-HUSAIN

`Ali ibn al-Husain was born in Medina, according to most sources in the year 38 H (658-9 M). He may have been too small to have remembered his grandfather ‘Ali bin Abithalib, who was killed in 40/661, but he was brought up in the presence of his uncle Hasan and his father Husayn (Husain), the Prophet’s beloved grandchildren. Read the rest of this entry »

 
1 Comment

Posted by on 10/08/2012 in Diskusi Agama, Doa, English

 

Tags: , , , , , , , , , ,