Tag Archives: Nabi Musa

Blackberry Firaun – Humor

English: Pharaoh Ramses II of Egypt in Abu Sim...
Pharaoh Ramses II of Egypt in Abu Simbel. (Photo credit: Wikipedia)

Bung Kiwir dan pamannya bertamasya ke Kanada. Mereka mampir ke Museum purbakala di Ottawa, ibukota Kanada.  Kiwir asyik menikmati Mummy Mesir kuno, Rameses I  yang dikenal dengan nama Fir’aun, yang dipinjam dari Museum Mesir.

Di kotak yang ada di bawah Mummy itu terdapat tulisan: 1292 BC. Kiwir penasaran, ingin tahu apa makna tulisan itu. Ia bertanya pada pamannya:  “Ada angka di kotak ini 1292 BC. Itu maksudnya apa ya Om?”

Paman:  “Aaaaah… kamu ini dasar orang kampung… Ketahuan kurang gaul. Payaah lu…  Tahu gak, itu kan PIN Blackberry Fir’aun…”

Kiwir: haaa…?

Lelucon ini aslinya dalam Bahasa Sunda berikut ini:

Kiwir jeung Alo na pelesir ka Kanada.
Di ditu maranehna jalan-jalan ka museum nu aya di Ottawa, ibukota Kanada.
Kiwir keur nelek nelek Mummi Mesir kuno, Rameses I.   Pas di handapeun peti batuna aya tulisan 1227BC. Kiwir naroskeun ka alo na, hayang terang naon maksadna eta tulisan.
Kiwir:  “Om,  aya angka di batu ieu 1292 BC. Maksudna naon nya Om?”.
Alo:  “Ah sia mah dasar kampung; katingali kurang gaul, nteu gableg kanyaho …  Eta teh PIN Blekberi-na Fir’aun …

 

English: Mummy of 19th dynasty King Rameses II.
Mummy of 19th dynasty King Rameses II. (Photo credit: Wikipedia)

Catatan: Menurut sebagian riwayat, Rameses I diperkirakan hidup sekitar tahun 1292 atau 1290 Sebelum Masehi (Before Christ alias BC). Sebagian sarjana memperkirakan Rameses I inilah yang hidup pada zaman Nabi Musa (as), yang kita kenal dengan nama Fir’aun (atau Pharaoh dalam bahasa Inggris). Rameses I (atau Ramses) adalah ayah Seti I’ dan kakek ‘Rameses II, yang berhasil mengangkat keagungan kerajaan di Mesir ke titik tertinggi.

40 Tahun Bermaksiat

Nabi Musa, Palestine
Palestina, bagian wilayah dakwah Nabi Musa as (Photo credit: Wikipedia)

Alkisah, suatu ketika datang musim paceklik yang hebat. Semua penduduk kota menderita saking panasnya udara yang luar biasa.

Nabi Musa (as) berdoa dan minta kepada Allah agar diturunkan hujan.

Kemudian Allah menjawab, “Aku tak akan menurunkan hujan, sebelum seorang ahli maksiat yang ada di situ pergi — karena orang itu telah menentang-Ku selama 40 tahun.”

Continue reading 40 Tahun Bermaksiat

100 Tokoh Michael Hart

Apa yang ditulis Michael Hart tentang Nabi Muhammad saw?

Sejarah mencatat bahwa Nabi Muhammad saw bukan saja dikagumi dan dihormati Muslimin sedunia. Tetapi beliau juga dianggap sebagai tokoh nomor satu yang mengubah dunia.

Banyak yang memuji Nabi Muhammad saw. Di antaranya adalah Michael Hart, yang menulis buku dengan judul: “The 100, a Ranking of the Most Influential Persons in History,” (Seratus; Ranking Orang-orang Paling Berpengaruh dalam Sejarah).

Buku "The 100" karya Michael Hart

Dalam susunan ranking 100 orang itu, terdapat nama-nama beken seperti: Isaac Newton (2), Jesus Christus (3) – di bawahnya baru nama-nama seperti Buddha (Gautama), Confucius, Christopher Columbus (penemu benua Amerika), Albert Einstein, Karl Marx, Aristotle, Lenin, Nabi Musa (16), Charles Darwin, Mao Tse-tung, Genghis Khan, George Washington, Napoleon Bonaparte, Adolf Hitler, William Shakespeare, Thomas Edison, dan sebagainya.

Tetapi, dari semua itu, Nabi Muhammad saw berada di ranking teratas, sebagai ‘orang nomor satu paling berpengaruh dalam sejarah manusia di dunia’.

Apa yang dikatakan Michael Hart mengenai Nabi saw?

“Pilihan saya terhadap Muhammad sebagai yang paling atas dalam urutan tokoh paling berpengaruh di dunia, mungkin mengejutkan sebagian orang, sementara sebagiannya mempertanyakannya. Tetapi, beliaulah satu-satunya lelaki dalam sejarah yang berhasil secara sangat mencengangkan baik dari sudut keagamaan maupun ditinjau dari sudut sekuler.”

Seorang yang aslinya sederhana, Muhammad meletakkan dasar-dasar salah satu agama terbesar di dunia dan menyebarkannya, dan menjadi pemimpin politik yang sangat efektif. Sekarang, 13 abad setelah kematian beliau (seharusnya 14 abad – SB), pengaruhnya masih demikian besar dan terus berjalan tanpa pernah berhenti.

Sebagian besar tokoh dalam buku (The 100)  ini bernasib baik karena dilahirkan dan dibesarkan di tengah pusat-pusat kebudayaan dunia, di tengah bangsa-bangsa yang beradab dan punya peran politik penting. Tetapi Muhammad tidak. Beliau yang lahir pada tahun di kota Mekah,di bagian selatan jazirah Arab, yang saat itu merupakan wilayah yang terkebelakang di dunia – daerah yang tandus, dan tertinggal, jauh dari pusat-pusat perdagangan, seni dan pengetahuan (yang ada di dunia).

Genghis Khan statue before his Mausoleum in Or...
Genghis Khan statue before his Mausoleum in Ordos, Inner Mongolia, China. (Photo credit: Wikipedia)

Siapa Michael Hart?  Hart dilahirkan di New York City, AS, pada tahun 1932. Ia bukan saja punya beberapa gelar sarjana, antara lain, sarjana matematika dari Cornell University sarjana dalam bidang fisika, astronomi dan computer science. Selain itu, ia juga menyandang sarjana dalam bidang huku. Tetapi puncaknya adalah, Michael Hart juga berhasil meraih gelar Doktor (Ph.D) dalam bidang fisika ruang angkasa (astrophysics) dari Princeton University, salah satu perguruan tinggi paling terkemuka di AS.

Sebelum menjadi professor dalam bidang fisika di Trinity University di San Antonio, Texas, Michael Hart pernah bekerja sebagai peneliti di pusat ruang angkasa AS, NASA.

Hart sudah menulis empat (4) buku tentang sejarah manusia dan ruang angkasa, tetapi bukunya yang pertama sajalah, yang berjudul “The 100” itu yang meledak sehingga diterjemahkan ke 15 bahasa di dunia. Awalnya buku itu diterbirkan pada tahun 1978, tetapi kemudian direvisi dan dicetak ulang pada tahun 1992.

Continue reading 100 Tokoh Michael Hart