Tag Archives: KPK

Krisis Demokrat Dan Lain-lain

Ketika Partai dan Organisasi Dilanda Krisis

Apa yang terjadi dengan berbagai organisasi di negara kita? Mengapa kita merasakan hingar bingar yang seperti tak pernah berhenti? Tempo hari kita menyaksikan ramainya kasus pelanggaran etika di Citibank lewat peristiwa Melinda Dee dan pembunuhan oleh ’debt collector’.

Ada pula perdebatan menyangkut kasus-kasus Bank Century,’Cicak dan Buaya’, simulator SIM, Wisma Atlit, Hambalang, kasus impor sapi yang melibatkan tokoh PKS, hingga peristiwa termaktubnya nama Anas Urbaningrum sebagai tersangka. Terakhir tapi tidak kalah penting, adalah pelanggaran etika terkait bocornya Surat Perintah Penyelidikan (Sprindik) KPK Februari lalu.

Anas mencium tangan SBY: hingar bingar di Indonesia
Anas mencium tangan SBY: hingar bingar di Indonesia

Jika boleh menarik garis merah, sesungguhnya sebagian besar – jka tidak semua – kasus-kasus itu berkait erat dengan pelanggaran etika, yang kemudian menyebabkan terjadinya krisis komunikasi dalam organisasi terkait. Continue reading Krisis Demokrat Dan Lain-lain

Kekuatan Media Sosial

Benarkah media sosial bakal makin penting saat pemilu tahun 2014 mendatang? Boleh jadi. Bisa jadi pula, media konvensional seperti koran, televisi dan radio, tetap menjadi andalan para politisi untuk berkampanye saat itu.

Sekarang kita belum tahu pasti.Yang jelas, belakangan ini media sosial itu terasa kian berperan, khususnya setelah muncul pernyataan presiden awal Oktober lalu yang menyebut soal media baru itu dalam kasus KPK vs Polri. Barangkali inner circle SBY memang memonitor apa yang dibicarakan orang di media sosial. Boleh jadi mereka mendengar kicauan ramai di Twitter, salah satu microblogging paling riuh di Indonesia ini. Saat terjadi kericuhan mengenai isu pelemahan KPK itu, ratusan ribu atau jutaan pengguna Twitter menggalang aksi dukungan bagi KPK.

Save KPK : berkat media sosial

Para tokoh antikorupsi seperti Usman Hamid (Kontras), Illiandeta (dari ICW) dan Anita Wahid saling bahumembahumenggalangkekuatan bersama tokoh lain seperti Fadjroel Rachman, Anies Baswedan, Alissa Wahid, dan banyak lain-lainnya. Dari Twitter, kegiatan yang mereka lakukan merambah ke tempat lain. Di antara yang mereka lakukan, misalnya @hamid_usman menggalang kekuatan melalui situs change.org-nya,dan @Illiandeta menjadi salah satu motor pengerah massa ke depan gedung KPK dan bundaran HI. Continue reading Kekuatan Media Sosial

KPK dan Kekuatan Rakyat di Twitter

KPK dan Kekuatan Rakyat di Twitter.

Media sosial kini makin diperhitungkan. Ramainya perbincangan soal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di media sosial seperti Facebook dan Twitter, berhasil menarik perhatian presiden, yang rupanya cepat menyadari bahwa makin banyak orang geram pada upaya yang dianggap akan melemahkan KPK.

Di internet sulit membedakan manusia dan anjing: akun asli menjadi dasar untuk membangun jejaring kekuatan massa

Riuhnya kicau (tweet) di Twittersphere, misalnya, menunjukkan adanya kekompakan rakyat untuk membangun kekuatan bersama. Tak kalah seru dibandingkan aksi demo di jalan atau di depan gedung KPK, di media sosial itu rakyat ‘memberontak’ menjadi pembela KPK.

Kicau pengguna Twitter di Indonesia, yang kini diperkirakan berjumlah 28 jutaan orang, saling bersambut. Ada kicau murni dari akun yang jelas. Ada pula tweet dari akun palsu yang mengatasnamakan Ketua KPK Abraham Samad. Dengan sekitar 28 ribuan pengikut (follower), akun @SamadAbraham terang-terangan menuduh Presiden SBY korup. Ternyata itu bohong. “Tidak benar Ketua KPK pernah menyatakan menyerang Presiden. Ketua KPK tidak punya Twitter, “ kata Juru Bicara KPK Johan Budi.

Yang menarik, ada pula akun anonim yang sangat getol memprovokasi dan mengkritik keras lembaga KPK dan Abraham Samad. Akun itu milik TrioMacan2000, yang mengantongi sekitar 141.000 pengikut.

— Selanjutnya silakan klik URL tersebut di atas.

KPK dan Kekuatan Rakyat di Twitter

Media sosial kini makin diperhitungkan. Ramainya perbincangan soal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di media sosial seperti Facebook dan Twitter, berhasil menarik perhatian presiden, yang rupanya cepat menyadari bahwa makin banyak orang geram pada upaya yang dianggap akan melemahkan KPK.

Di internet sulit membedakan manusia dan anjing: akun asli menjadi dasar untuk membangun jejaring kekuatan massa

Riuhnya kicau (tweet) di Twittersphere, misalnya, menunjukkan adanya kekompakan rakyat untuk membangun kekuatan bersama. Tak kalah seru dibandingkan aksi demo di jalan atau di depan gedung KPK, di media sosial itu rakyat ‘memberontak’ menjadi pembela KPK.

Kicau pengguna Twitter di Indonesia, yang kini diperkirakan berjumlah 28 jutaan orang, saling bersambut. Ada kicau murni dari akun yang jelas. Ada pula tweet dari akun palsu yang mengatasnamakan Ketua KPK Abraham Samad. Dengan sekitar 28 ribuan pengikut (follower), akun @SamadAbraham terang-terangan menuduh Presiden SBY korup. Ternyata itu bohong. “Tidak benar Ketua KPK pernah menyatakan menyerang Presiden. Ketua KPK tidak punya Twitter, “ kata Juru Bicara KPK Johan Budi. Continue reading KPK dan Kekuatan Rakyat di Twitter