Ketika Ulama AS dan Inggris Kritik HAM Indonesia

Jakarta yang hujan menjadi hangat Minggu (13/1/2013), ketika lima tokoh berdiskusi dalam sebuah seminar tentang hubungan Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM). Live in limbo in your own country could be what hurts the most. Hundredth of innocent Muslims from Sampang village, Madura Island, Indonesia, have now been living in inadequate conditions at a sports complex (Gelora … Continue reading Ketika Ulama AS dan Inggris Kritik HAM Indonesia

2013: Tahun Indah bagi Twitter?

Jika ada satu hal yang menarik pada perkembangan Twitter tahun 2012 lalu adalah bahwa media sosial itu tidak membosankan. Atau bahkan sangat mengasyikkan. Sepanjang tahun lalu, layanan microblogging itu meledak sejadi-jadinya. Twitter menjadi tuan rumah bagi kejadian seperti ‘Tanya Jawab Bersama Presiden Obama’, kericuhan di Bahrain, Mesir, dan Badai Sandy. Tak kurang dari 125 kepala … Continue reading 2013: Tahun Indah bagi Twitter?

Aceng dan Transparansi

Bicara Aceng Fikri sejatinya juga bicara soal transparansi. Kalau saja Bupati Garut itu bersikap transparan tentang rencana menceraikan Fany Octora empat hari sesudah dinikahinya, umpamanya, maka ceritanya akan berbeda. Mungkin sekali Fany tak jadi nikah, dan Aceng justru selamat dari krisis. Meski itu transparansi di level pribadi, tetap saja untuk seorang tokoh atau sebuah brand, … Continue reading Aceng dan Transparansi

Emang Bisa, Berkorban Kayak Pahlawan?

Banyak orang berkorban demi orang lain. Di Indonesia, khususnya saat November ini, kita selalu ingat pengorbanan para pahlawan bangsa. Ada Bung Tomo. Juga ada banyak pahlawan, yang rata-rata waktu itu masih berusia muda, di berbagai daerah. Bahkan juga yang tanpa nama dan ikhlas untuk mati dikuburkan bukan di Taman Makam Pahlawan tetapi di mana saja … Continue reading Emang Bisa, Berkorban Kayak Pahlawan?

Kamu Pernah Ngalahin Setan? Ciyuus?

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, baiklah mari baca dulu kisah ini. Alkisah, putri Nabi Siti Fatimah dan keluarganya berpuasa. Ketika itu ia, suaminya, Ali bin Abi Thalib, dan kedua putra mereka yang masih belia, Hasan dan Husain, berpuasa tiga hari berturut-turut. Puasa itu untuk membayar hutang nazar, karena sebelumnya mereka punya kaul demi kesembuhan Hasan … Continue reading Kamu Pernah Ngalahin Setan? Ciyuus?

Wah, Hadis Umat Terpecah 73 Golongan Diragukan?

Bila hadis tentang 73 golongan itu 'sahih' (benar), bukankah berarti 98% umat Islam masuk neraka? Di beberapa tempat suka ada orang-orang yang mudah 'menyala' hanya gara-gara perbedaan kecil  dengan pihak lain. Salah satu alasan adalah anggapan bahwa dirinya sendiri saja, atau golongan mereka saja, yang benar, sedangkan pihak lain -- yang kadang dianggap musuh -- … Continue reading Wah, Hadis Umat Terpecah 73 Golongan Diragukan?

Kenapa Budaya Lamban Merugikan Kita?

“Di zaman internet begini kok pelayananmu lambat sekali…,” tegur seorang teman kepada petugas di supermarket terkenal di Jakarta. “Saya antri selama 36 menit, padahal di depan saya hanya tiga orang. Berarti 12 menit per orang. Kalau di perusahaan saya, kamu sudah saya pecat…” Yang ditegur kaget. Jarang ada konsumen mengeluh secara detail begitu. “Maaf, Pak. … Continue reading Kenapa Budaya Lamban Merugikan Kita?

Ternyata Syiah Sudah Lama Dibantai

Peristiwa penyerangan dan penganiayaan terhadap Muslimin Syiah model Sampang bukan kali ini saja. Sejak lama mereka selalu dikejar, dituding, difitnah. Dibunuh. Bahkan Khalifah Ali bin Abithalib (yang menjadi Imam Syiah pertama) pun dikutuk selama puluhan tahun oleh penguasa Bani Umayyah. Para pecinta keluarga (Ahlul Bait) Nabi saw itu punya contoh teladan, ketika cucu Nabi saw, … Continue reading Ternyata Syiah Sudah Lama Dibantai

Negara Dagelan

"Apa kita ini hidup di negara lelucon? Apa kita bangsa yang kurang serius atau gemar becanda dan dagelan?" tanya seorang teman dalam sebuah halal bihalal. Pertanyaan itu mengusik mereka yang hadir dalam acara setahun sekali itu. Tak urung, diskusi mengalir ke sana kemari. Fokusnya menjawab pertanyaan tadi: apa kita ini bangsa yang tidak serius, apakah … Continue reading Negara Dagelan

Jokowi dan Dahlan Iskan: Gaya yang Mendobrak

"Mendobrak" mungkin kata yang tepat saat terjadi perubahan mendadak yang mencengangkan banyak orang. Keberhasilan membawa perubahan dapat dilakukan bahkan hanya melalui hal-hal kecil, dan oleh sedikit orang. Dahlan Iskan dan Jokowi dua contohnya. Mereka seolah 'mendobrak' . Berbagai pemikiran (ide), produk dan pesan dapat menyebar lewat ‘getok tular’ (alias word of mouth)  -- yang dapat mewabah … Continue reading Jokowi dan Dahlan Iskan: Gaya yang Mendobrak

Dakwah Damai Habib

Pertengahan Juli lalu ratusan habib berkumpul di Jakarta. Mereka tak sedang menggelar aksi penyisiran menggebrak tempat antimaksiat menjelang puasa. Sebaliknya, mereka justru sedang berdiskusi dalam sebuah seminar internasional tentang cara dakwah yang damai dan toleran, berdasarkan sufisme dan spiritualitas, yang mendasari kesadaran beragama masyarakat kita sejak berabad-abad silam. Tentu saja bukan hanya habaib (jamak kata … Continue reading Dakwah Damai Habib

Fabregas

Gelandang Timnas Spanyol Cesc Fabregas, yang negaranya baru saja menjuarai Piala Eropa 2012, menilai Indonesia memiliki potensi besar berprestasi di dunia sepak bola. Itu dikatakan Fabregas saat berada di Jakarta, Kamis (5/7) kemarin. Pemain FC Barcelona itu rupanya optimis melihat antusiasme anak-anak yangmengikuti ‘coaching clinic’ bersamanya di Jakarta. Menurut mantan pemain Arsenal itu, Indonesia sebenarnya … Continue reading Fabregas