RSS

Tag Archives: Ibn Muljam

Imam yang Syahid di Mihrab

Tulisan seni kaligrafi 'Ali bin Abithalib': sang Singa Allah

Tulisan seni kaligrafi ‘Ali bin Abithalib’: sang Singa Allah

Mirip Nabi saw, akhlak Imam Ali bin Abithalib (as) sungguh luhur. Saat itu kepalanya baru saja ditebas pedang. Racun di badanya mulai menjalar. Ketika diberi semangkuk susu untuk menetralkan racun di tubuhnya, Imam hanya meminum setengahnya. Ia menyisakan separuhnya lagi untuk seseorang. “Berikan susu ini kepada orang asing yang ada di penjara. Perutnya kosong,” katanya.  Seseorang bertanya, “Siapa orang asing di penjara itu, wahai Imam?” Beliau menjawab, “Orang yang telah berusaha membunuhku,Ibnu Muljam.”

Mari mengenang sejarah sahabat Nabi saw. Sesungguhnya dari sekian banyak sahabat Nabi saw, yang paling banyak kita kenal adalah empat sahabat besar, yakni Abubakar ra, Umar ra, Usman ra dan Ali ra – yang keempatnya kemudian popular sebagai Khulafa’-ur- Rasyidin.

Dari ke-4 sahabat besar itu, dua yang terakhir ternyata wafat terbunuh. Khalifah Usman  ra (memerintah mulai tahun 644 sd 656 M) dibunuh di rumahnya, di Madinah, oleh pemberontak dan pengacau, setelah sebelumnya dikepung selama 40 hari.

Sayidina Usman, yang dikenal sebagai saudagar kaya yang dermawan (dan menurut sebagian sejarawan pernah menikahi dua putri Nabi saw) itu syahid pada hari Jumat 18 Dzulhijjah 35 H (656 M). Dampak peristiwa terbunuhnya Usman itu kemudian berjalan cukup pelik; terjadi fitnah di sana-sini.

Setelah Usman ra meninggal, pengganti beliau adalah Ali (ra). Sayidina Ali yang sepupu dan sekaligus menantu Nabi saw  itu juga dibunuh saat melaksanakan solat subuh di masjid Kufah, Irak.

Berhubung tragedi pembunuhan Imam Ali berlangsung pada 10 hari-hari terakhir bulan Ramadhan ini, maka layak kiranya kita simak kisahnya berikut ini:

Read the rest of this entry »

Advertisements
 
1 Comment

Posted by on 14/06/2017 in Diskusi Agama, Sunni-Syiah

 

Tags: , , , , , , , ,

Syahidnya sang Putra Ka’bah

Inilah hari-hari berduka keluarga Nabi SAW. Mulai 19 hingga 21 Ramadhan merupakan puncak kepedihan mereka, saat bumi bergetar dan lelangit kelam, mengiringi kepergian syahidnya salah seorang manusia yang paling berpengaruh dalam sejarah Islam.

Ia orang yang dikenal karena kesederhanaannya, keagungannya, kearifannya, keberaniannya, kepandaiannya, kecerdasannya,kepribadiannya, dan kepemimpinannya.

Setelah Nabi SAW, tiada orang yang bisa menandingi ibadahnya. Dia lelaki yang paling dicintai Rasul saw, yang menyatakan bahwa perumpamaan dia terhadap Rasul saw sama ‘seperti Harun as terhadap Musa as’. Ia sahabat, keluarga, saudara, dan pembela sang Nabi SAW.

Dialah satu-satunya orang yang dilahirkan di tempat yang paling suci, Ka’bah. Tapi salah seorang penulis wahyu (Al-Qur’an) itu juga korban dari fitnah yang paling buruk. Read the rest of this entry »

 
1 Comment

Posted by on 18/07/2014 in Diskusi Agama, Sejarah, Sunni-Syiah

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,