RSS

Tag Archives: Facebook

4 Pesan Nabi Sebelum Tidur

Rasulullah SAAW berpesan kepada Siti Fatimah az-Zahra (as), putri tercintanya: “Hai Fatimah, jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara, yaitu:

  1. Sebelum mengkhatamkan Al-Qur’an
  2. Sebelum membuat para Nabi memberimu syafaat di Hari Akhir
  3. Sebelum para Muslim meridhaimu
  4. Sebelum kau laksanakan Haji dan Umrah”

Sang putri yang Sayyidatun Nisa I’ll ‘Alamin itu bertanya kepada ayahnya: “Ya Rasulullah.. Bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika?”

Terima kasih kepada Kang Abdi Ole Leho, yang mengijinkan saya membagi tulisan beliau di Facebook-nya ke dalam blog ini.

Rasul yang mulia tersenyum dan bersabda: “Sebelum engkau tidur (lakukan ini):

  1. Bacalah Surat Al-Ikhlas tiga kali, dengan begitu seakan-akan kau mengkhatamkan seluruh Al-Qur’an.” [Bismillaahir rahmaanir rahiim, Qulhuallaahu ahad’ Allaahushshamad’ lam yalid walam yuulad’ walam yakul lahuu kufuwan ahad’ (3x)]. Read the rest of this entry »
Advertisements
 

Tags: , , , , , ,

Teman, di Cafe dan Media Sosial

Apa rahasia kafe dan bar? Mengapa kita tidak keberatan membayar air mineral lima kali lipat dari harga di pasar swalayan? Kita membayar mahal agar bisa duduk bersama teman-teman.

Rahasia kafe, bar dan restoran adalah mereka mengkonversikan kualitas waktu kebersamaan kita dengan uang kontan. Mirip dengan kafe atau bar, media sosial adalah tempat teman saling bertemu.

Teman dan ROI di Media Sosial

Beberapa program media sosial yang terbaik bisa mengubah ‘tempo’, atau ‘lamanya waktu yang diberikan konsumen untuk bersosialisasi’ (consumer’s social time) menjadi nilai atau mutu brand (brand premium), sehingga mendukung penciptaan ‘laba atas investasi’ (alias return on investment, ROI) yang lebih tinggi – jauh melebihi perolehan berkat iklan di TV.Lamanya waktu bersama teman atau keluarga sangat berarti bagi kita, sehingga layak kita bayar mahal. Perhatikan betapa biaya yang kita keluarkan untuk mereka itu berkait erat dengan lamanya tempo kerja kita.

Orang-orang akan saling bicara satu sama lain: termasuk di media sosial

Orang-orang akan saling bicara satu sama lain: termasuk di media sosial

Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , ,

Ahok dan Videonya – tentang Media Sosial

Pada Kamis 29 November 2012, sekitar 1,3 juta orang menonton video Ahok di Youtube. Ada apa sebenarnya? Mengapa tokoh seperti Ahok dan Jokowi harus aktif dan mengurus social media mereka secara serius? Memang apa ruginya kalau tidak?

Fenomena Jokowi dan Ahok memang menarik. Belum 100 hari menjab

Ahok bersama Jokowi saat kampanye: tidak cukup hanya menggebrak; perlu dialog berkesinambungan di Media Sosial

at, Pasangan gubernur dan wakil gubernur DKI, itu sudah menunjukkan banyak gebrakan.

Keduanya aktif turun ke lapangan; hal yang jarang dilakukan pemimpin kita. Jokowi masuk keluar perkampungan dan berdialog dengan penduduk di daerah rawan banjir dan lokasi kumuh. Ahok mengadakan rapat-rapat dengan berbagai kepala dinas dan kecamatan di ibukota yang pengap.

Uniknya, banyak video rapat Ahok diunggah Humas Pemerintah Provinsi DKI ke Youtube. Salah satu video yang menarik adalah saat sang wakil gubernur itu sedang ‘mengajar’ karyawan Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI di Ruang Rapat Bappeda DKI.

Dalam video berdurasi 46 menit yang diunggah pada 8 November lalu itu Ahok minta agar anggaran Dinas PU (untuk belanja 2013) yang terlalu tinggi dipotong 25%.

Maka ia pun menawarkan dua cara seperti yang ditandaskannya kepada Dinas Perhubungan DKI. “Anda potong anggarannya. Atau cara kedua, saya hapus proyek itu. Tidak ada jembatan itu, (dan kemudian) saya bangun pakai uang operasional saya untuk membangun jembatan itu,” kata Ahok.

Di bagian lain, ia bahkan menyebut-nyebut ‘kalau tidak suka dengan cara yang ditawarkannya, maka ia akan mengganti pejabat Dinas PU sampai eselon tiga’. Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , , ,

Komunikasi Obama

Obama dan Michelle di media sosial

Kemenangan Barack Obama pada pemilu AS, 6 November lalu tidak hanya disambut rakyatnya.

Keunggulan presiden dari Partai Demokrat, yang mengalahkan penantang tangguh dari partai Republik Mitt Romney dalam pemilu — yang perjalanan kampanyenya sangat melelahkan dan paling mahal dalam sejarah kepresidenan AS – itu juga dimeriahkan oleh para twuips, pengguna Twitter, di dunia.

Bukti paling telak adalah ketika tweet-nya yang bicara singkat, “Empat tahun lagi” (Four more years), dengan foto dirinya sedang berpelukan dengan Michelle isterinya, ini di-retweet lebih dari 762 ribu kali oleh pengguna Twitter. Boleh jadi inilah kicau-ulang (retweet) paling banyak sepanjang sejarah mikroblogging itu.

Bukan hanya itu, tweet yang dinyanyikan akun @BarackObama (yang mengantongi lebih 28 juta followers) pada Rabu 7 November kemarin itu ditandai sebagai ‘favorit’ oleh 266 ribu pengguna Twitter dunia. Read the rest of this entry »

 

Tags: , , ,

Kekuatan Media Sosial

Benarkah media sosial bakal makin penting saat pemilu tahun 2014 mendatang? Boleh jadi. Bisa jadi pula, media konvensional seperti koran, televisi dan radio, tetap menjadi andalan para politisi untuk berkampanye saat itu.

Sekarang kita belum tahu pasti.Yang jelas, belakangan ini media sosial itu terasa kian berperan, khususnya setelah muncul pernyataan presiden awal Oktober lalu yang menyebut soal media baru itu dalam kasus KPK vs Polri. Barangkali inner circle SBY memang memonitor apa yang dibicarakan orang di media sosial. Boleh jadi mereka mendengar kicauan ramai di Twitter, salah satu microblogging paling riuh di Indonesia ini. Saat terjadi kericuhan mengenai isu pelemahan KPK itu, ratusan ribu atau jutaan pengguna Twitter menggalang aksi dukungan bagi KPK.

Save KPK : berkat media sosial

Para tokoh antikorupsi seperti Usman Hamid (Kontras), Illiandeta (dari ICW) dan Anita Wahid saling bahumembahumenggalangkekuatan bersama tokoh lain seperti Fadjroel Rachman, Anies Baswedan, Alissa Wahid, dan banyak lain-lainnya. Dari Twitter, kegiatan yang mereka lakukan merambah ke tempat lain. Di antara yang mereka lakukan, misalnya @hamid_usman menggalang kekuatan melalui situs change.org-nya,dan @Illiandeta menjadi salah satu motor pengerah massa ke depan gedung KPK dan bundaran HI. Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , ,

6 Alasan Menolak TV

Belakangan ini tampaknya kian banyak orang yang kritis. Mereka kian selektif dalam menonton acara di televisi (TV). Sebagian mereka memilih berlangganan TV kabel yang menyajikan banyak acara bermutu dan mendidik seperti National Geographic, History, Discovery, Animal Planet, dan sebagainya. Kalau tidak, banyak dari mereka hanya menonton acara di TV berita seperti TV One dan Metro TV. Selebihnya orang kini lebih tertarik browsing internet atau sibuk bersosialisasi di social media seperti Twitter, Facebook dan Youtube.

Memang tidak semua acara TV buruk, tetapi Anda punya pilihan melakukan banyak hal lain yang mungkin lebih berguna untuk otak

Ada banyak alasan yang dikemukakan para ahli agar orang menjauhi TV — khususnya acara TV yang buruk. Berikut ini enam di antaranya:

1. Bahaya Sex Bebas:  Tanyalah diri Anda sejujurnya: melihat banyaknya jumlah ciuman dan berbagai contoh perilaku seks di layar TV, apa yang akan terjadi bila ibu atau ayah tiba-tiba muncul dan duduk di samping Anda pada saat yang sama? Dampak buruk TV ini kian hari kian menyeramkan. Mengapa membiarkan diri Anda terperangkap di dalamnya, dan ia hanya membuat Tuhan marah meski pun Anda hanya mencicipi secuil saja tindakan haram itu?

Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , , ,

KPK dan Kekuatan Rakyat di Twitter

Media sosial kini makin diperhitungkan. Ramainya perbincangan soal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di media sosial seperti Facebook dan Twitter, berhasil menarik perhatian presiden, yang rupanya cepat menyadari bahwa makin banyak orang geram pada upaya yang dianggap akan melemahkan KPK.

Di internet sulit membedakan manusia dan anjing: akun asli menjadi dasar untuk membangun jejaring kekuatan massa

Riuhnya kicau (tweet) di Twittersphere, misalnya, menunjukkan adanya kekompakan rakyat untuk membangun kekuatan bersama. Tak kalah seru dibandingkan aksi demo di jalan atau di depan gedung KPK, di media sosial itu rakyat ‘memberontak’ menjadi pembela KPK.

Kicau pengguna Twitter di Indonesia, yang kini diperkirakan berjumlah 28 jutaan orang, saling bersambut. Ada kicau murni dari akun yang jelas. Ada pula tweet dari akun palsu yang mengatasnamakan Ketua KPK Abraham Samad. Dengan sekitar 28 ribuan pengikut (follower), akun @SamadAbraham terang-terangan menuduh Presiden SBY korup. Ternyata itu bohong. “Tidak benar Ketua KPK pernah menyatakan menyerang Presiden. Ketua KPK tidak punya Twitter, “ kata Juru Bicara KPK Johan Budi. Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , , ,