RSS

Tag Archives: Ali

Imam Ali – according to Christian Writers

Character of Imam Ali bin Abi Talib (as) according to famous Christian (and Muslims) writers and Historians

The name of Imam Ali bin Abi Talib (as) is synonymous with Islam; no episode of early Islam can be mentioned without his presence or participation in one way or another. He was brought up by Prophet Muhammad (saw) himself and was fully immersed in all moral and spiritual aspects of his teachings.

People gathered at Imam Ali bin Abithalib's shrine in Najf, Iraq (pict by: Christian Science Monitor)

People gathered at Imam Ali bin Abithalib’s shrine in Najf, Iraq (pict by: Christian Science Monitor)

It is quite apparent that Allah (SWT) had a plan in providing a gift to His last Prophet Muhammad (saw) on earth, in the magnificent form of Ali ibn Abu Talib (as). The unique qualities of head and heart and physique enabled Imam Ali bin Abi Talib (as) to lend support in implementing Prophet Muhammad’s (saw) Divine Mission. Read the rest of this entry »

Advertisements
 
1 Comment

Posted by on 07/01/2013 in Diskusi Agama, English

 

Tags: , ,

Ketika Seorang Arab Menantang Nabi – revisited

Menarik untuk mengangkat tulisan ini lagi, sebab pada 2 Januari 2013 lalu diskusi soal ini (bersama mas Ulil Abshar Abdala dari Jaringan Islam Liberal) sempat ramai diperbincangkan para pengguna Twitter. Sehingga ada teman Tweep yang mendokumentasikannya di Chirpstory ini. [Awalnya tulisan ini dimuat blog ini pada 16 Jan 2012 lalu. Sekarang kita kunjungi lagi — revisit).
Peziarah di Masjid Imam Ali, Najaf, Irak

Peziarah di Masjid Imam Ali, Najaf, Irak

Alkisah seorang Arab menantang Nabi s.a.w. “Wahai Muhammad, engkau suruh kami untuk bersaksi bahwa tidak tidak ada Tuhan kecuali Allah dan bahwa engkau adalah utusan Allah. Kami menuruti perintahmu itu. Engkau suruh kami solat lima kali sehari dan kami taati. Engkau perintahkan kami berpuasa Ramadhan dan kami ikuti. Lalu engkau suruh kami pergi haji ke Mekah dan kami ikuti perintahmu,” katanya kepada Nabi.

Saya tak tahu seperti apa lelaki itu. Tetapi dalam bayangan saya kira-kira ia berwajah beringas. Rambutnya acak-acakan. Matanya merah seperti orang sedang ‘sakau’, dengan hidung mancung kayak burung kakak tua, dan berewok lebat bagaikan tetumbuhan bercampur parasit di dalam hutan sehabis dilanda angin puting beliung. Menyeramkan.

Lelaki itu melanjutkan.

Begini katanya: ” Tapi Engkau (wahai Muhammad) belum puas dengan semua itu… Kini Engkau angkat lengan sepupumu (Ali bin Abithalib, maksudnya), dan mengharuskan kami mengangkatnya sebagai pemimpin kami dengan mengatakan ‘Ali adalah pemimpin (mawla) bagi siapa saja yang menganggapmu sebagai pemimpinnya (mawla).’ Apakah ini perintah Allah atau dari dirimu saja?”

Lukisan wajah Ali bin Abithalib a.s.

Dengan penuh kelembutan Nabi ‘Sang Al-Mustafa’ Muhammad saw menjawab: “Demi Allah Yang Maha Esa! Ini datang dari Allah, Yang Maha Perkasa dan Maha Agung.”

Mendengar jawaban ini lelaki itu berbalik dan menuju untanya sambil berkata: “Ya Allah! Jika apa yang dikatakan Muhammad itu benar, maka jatuhkanlah batu dari langit dan biarlah aku mendapat siksa yang pedih.”

Belum sempat ia mencapai untanya, Allah menimpakan sebuah batu ke atas kepala orang itu, dan menembus badannya hingga ia mati seketika. Dusssszz…

Atas kejadian inilah Allah, Yang Maha Suci, menurunkan ayat berikut ini: “Seorang penanya meminta (bukti) tentang siksa yang bakal terjadi. Bagi orang-orang kafir (yang) tidak seorang pun dapat menolaknya, (yang datang) dari Allah, Yang memiliki tempat-tempat naik.” (Qur’an 70:1-3) Read the rest of this entry »

 
11 Comments

Posted by on 04/01/2013 in Diskusi Agama

 

Tags: , , , , , , , , ,

Doa Indah Awal Tahun Hijriah

Amalan singkat (Doa) Awal Tahun Hijriah

Sebaiknya diawali dengan basmalah dan solawat…

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ

Ya Allah, Tuhan yang MahaDahulu, kini saatnya tahun baru. Kami memohon suaka-Mu dari kejahatan setan, dan mohon kekuatan untuk menahan ‘hawa nafsu’ yang menyeret kami kepada kejelekan, sibukkan kami dengan amal yang mendekatkan diri kami kepada-Mu. Wahai Zat yang Maha Pemurah dan Pemilik kemuliaan.

Al-ikhlas – salah satu surat terpenting dalam Al-Quran

Wahai Sandaran orang yang tidak memiliki sandaran,

Wahai Simpanan mereka yang tidak memiliki simpanan,

Wahai Pelindung orang yang tidak memiliki perlindungan,

Wahai Penolong mereka yang tidak punya penolong,

Duhai Pegangan orang yang tidak memiliki pegangan…

Wahai Permata mereka yang tidak punya harta…

… Doa ini dinukil dari cucu Nabi saw, Imam Ali Ridha as (Ali bin Musa bin Ja’far bin Muhammad bin Ali bin Husain bin Ali bin Abi Thalib as ) bahwa: kakek beliau, yakni Rasullullah saw, pada hari pertama bulan Muharam melakukan solat dua rakaat, dan membaca doa ini tiga (3) kali setelah solat.

Wahai Zat yang baik ujian-Nya, wahai Zat yang besar harapan-Nya, wahai Zat Pemulia orang-orang lemah, wahai Penyelamat mereka yang tenggelam, wahai Penyelamat orang-orang yang celaka…

Wahai Pemberi karunia, wahai Zat Yang Mahaindah (pencipta semua yang indah), Pemurah dan Baik. Bersujud kepada-Mu (sajalah) sang gelap malam, gemerlapnya siang, cahaya bulan, sinar matahari, gemericiknya air dan desahnya pepohonan. (Semua makhluk itu hanya menyembah Engkau.)

Ya Allah, tiada sekutu bagi-Mu.

Ya Allah, jagalah kami dari prasangka (buruk) mereka, ampunilah kami dari apa-apa yang mereka tidak ketahui dan jangan siksa kami karena ucapan mereka. Cukuplah bagi kami Allah (saja) yang tiada tuhan selain Dia, kepada-Nya kami bertawakal; Dialah Tuhan Arsy yang agung, kami beriman kepada semua yang datang dari Tuhan kami. Tidaklah mengingat-Nya, kecuali orang-orang yang berakal (ulil albab).

Ya Allah, jangan sesatkan hati kami setelah Engkau beri petunjuk. Anugrahkanlah rahmat-Mu kepada kami, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi (karunia)…

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ

اَللّـهُمَّ اَنْتَ الْإلَهُ الْقَديمُ وَهذِهِ سَنَةُ جَديدَةُ
فَاَسْئَلُكَ فيهَا الْعِصْمَةَ مِنَ الشَّيْطانِ وَالْقُوَّةَ عَلى
هذِهِ النَّفْسِ الاَْمّارَةِ بِالسّوءِ وَالاِْشْتِغالَ بِما
يُقَرِّبُنى اِلَيْكَ يا كَريمُ يا ذَا الْجَلالِ وَالاِْكْرامِ
يا عِمادَ مَنْ لا عِمادَ لَهُ يا ذَخيرَةَ مَنْ لا ذَخيرَةَ لَهُ يا
حِرْزَ مَنْ لا حِرْزَ لَهُ يا غِياثَ مَنْ لا غِياثَ لَهُ يا سَنَدَ
مَنْ لا سَنَدَ لَهُ يا كَنْزَ مَنْ لا كَنْزَ لَهُ يا حَسَنَ الْبَلاءِ
يا عَظيمِ الرَّجاءِ يا عِزَّ الضُّعَفآءِ يا مُنْقِذَ الْغَرْقى يا
مُنْجِىَ الْهَلْكى¤

يا مُنْعِمُ يا مُجْمِلُ يا مُفْضِلُ يا مُحْسِنُ اَنْتَ الَّذى سَجَدَ
لَكَ سَوادُ اللَّيْلِ وَنُورُ النَّهارِ وَضَوْءُ الْقَمَرِ وَشُعاعُ
الشَّمْسِ وَدَوِىُّ الْمآءِ وَحَفيفُ الشَّجَرِ يا اَللهُ لا شَريكَ
لَكَ¤

اَللّـهُمَّ اجْعَلْنا خَيْراً مِمّا يَظُنُّونَ وَاغْفِرْ لَنا ما لا
يَعْمَلُونَ وَلا تُؤاخِذْنا بِما يَقُولُونَ حِسْبِىَ اللهُ لا اِلـهَ
اِلاّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظيمِ
آمَنّا بِهِ كلٌّ مِنْ عِنْدِ رَبِّنا وَما يَذَّكَّرُ اِلاّ اُولُوا
الاَْلْبابِ¤

رَبَّنا لا تُزِغْ قُلُوبَنا بَعْدَ اِذْ هَدَيْتَنا وَهَبْ لَنا مِنْ
لَدُنْكَ رَحْمَةً اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهّابُ.

 
Leave a comment

Posted by on 15/11/2012 in Doa

 

Tags: , , , , ,

Siaplah Menangis untuk Doa ini (3 – habis)

Doa Kumail bagian 3 (habis).

Ya Rabbi … Ya Rabbi … Ya Rabbi…

Ya Ilahi, Junjunganku, Pelindungku, Pemilik nyawaku (Penentu kebebasanku)! Wahai Dzat yang ditanganNya akhir nasibku (ubun-ubunku) ! Wahai yang mengetahui kesengsaraan dan kemalanganku ! Wahai yang mengetahui kefakiran dan kepapaanku !

Ya Rabbi … Ya Rabbi … Ya Rabbi … Read the rest of this entry »

 
1 Comment

Posted by on 23/10/2012 in Doa

 

Tags: , , ,

Ternyata Syiah Sudah Lama Dibantai

Ternyata Syiah Sudah Lama Dibantai.

 
Leave a comment

Posted by on 01/09/2012 in Diskusi Agama, Pemikiran

 

Tags: , , , , , , , ,

Zainal Abidin

On Ali bin Al-Husain or Zainal ‘Abidin (38-95 H):

The Prophet’s great grandson, `Ali ibn al-Husayn, is known as Zayn al-‘Abidin (`the adornment of the worshippers’). He composed “AL-SAHIFAT AL-SAJJADIYYA,” which has been cherished in Islamic sources from earliest times.

ALI BIN AL-HUSAIN

`Ali ibn al-Husain was born in Medina, according to most sources in the year 38 H (658-9 M). He may have been too small to have remembered his grandfather ‘Ali bin Abithalib, who was killed in 40/661, but he was brought up in the presence of his uncle Hasan and his father Husayn (Husain), the Prophet’s beloved grandchildren. Read the rest of this entry »

 
1 Comment

Posted by on 10/08/2012 in Diskusi Agama, Doa, English

 

Tags: , , , , , , , , , ,

O,Kumail…

Kumayl bin Ziyad Nakha’i says that once Imam Ali put his hand in his hand and took me to the grave-yard. When he passed through it and left the city behind, he heaved a sigh and said “Kumayl, these hearts are containers of the secrets of knowledge and wisdom and the best container is the one which can hold the most and what it holds, it can preserve and protect in the best way. Therefore, remember carefully what I am telling you.

Remember that there are three kinds of people:

Imam Ali: knowledge is better than wealth

  1. One kind is of those learned people who are highly versed in the ethics of truth and philosophy of religion,
  2. Second is the kind of those who are acquiring the above knowledge, and
  3. The third is that class of people who are uneducated. They follow every pretender and accept every slogan, they have neither acquired any knowledge nor have they secured any support of firm and rational conviction.

Kumail bin Ziyad al-Nakhai adalah salah seorang sahabat dekat Khalifah ke-4 (Imam) Ali bin Abithalib as yang berasal dari Yaman. Ia seorang yang berakhlak tinggi dan sangat terhormat. Ia punya banyak pengikut. Pada era Khalifah Ali, keluarga Kumail tinggal di Kufah, Iraq.

Sepeninggal Khalifah Ali (yang syahid dibunuh di dalam Masjid), Bani Umayyah merebut kekuasaan, dan menggeser kekhalifahan dengan ‘kerajaan’ yang diawali oleh Muawiyah bin Abu Sufyan dan kemudian diturunkan kepada putranya, Yazid yang lalim dan amat keji. Read the rest of this entry »

 
13 Comments

Posted by on 23/07/2012 in Diskusi Agama, English, Pemikiran

 

Tags: , , , , ,