3 Amal Penting Sebelum Mati

Aaah...ternyata hadis tentang ‘3 amal yang tidak putus setelah wafat’ itu lemah, baik dari segi sanad (periwayat), maupun matan (content)-nya. Tapi heran bin ajaib, hadis itu begitu populer di kalangan kita. Itu sebabnya ia banyak disebut dalam berbagai pengajian dan ceramah. Sehingga, merujuk pada hadis itu, banyak yang melarang kaum Muslim membaca tahlil, ziarah kubur, … Continue reading 3 Amal Penting Sebelum Mati

Tips agar Anak Gemar Membaca

Satu hal yang sering dikeluhkan para orangtua adalah sulitnya mendidik anak agar gemar membaca. Jangankan menggemarinya, punya minat membaca saja sulit. Tapi, ada contoh singkat yang dialami Anies Baswedan, saat dia masih di SD, yang dapat memberi inspirasi bagi para orangtua.   Antara Membaca dan Bersepeda Saat duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), Anies rutin main … Continue reading Tips agar Anak Gemar Membaca

Wanita Menurut Imam Ali as

Wanita adalah makhluk lembut dengan emosi yang kuat; Yang telah diciptakan Tuhan Yang Maha Agung untuk bertanggungjawab mendidik masyarakat dan bergerak maju; Tuhan menciptakan perempuan sebagai simbol dari keindahan diri-Nya, Dan untuk memberikan kenyamanan dan dukungan bagi pasangan serta keluarganya. * Imam Ali bin Abithalib as.                     … Continue reading Wanita Menurut Imam Ali as

Kisah Anies: Ringan tapi Inspiratif

“Anak muda sudah seharusnya memilih jalan mendaki. Jalan berat memang sarat tantangan, tetapi bisa mengantarkan ke puncak.” Ini buku baru tentang Anies Baswedan, yang diceritakan dalam sekumpulan kisah pendek tentangnya. Meski ringan, isinya inspiratif. Diperkaya dengan kutipan-kutipan (quotes) Anies dan berbagai foto kegiatan Anies, buku setebal 196 halaman ini menceritakan kisah sehari-hari yang diramu dengan buah pemikiran dan … Continue reading Kisah Anies: Ringan tapi Inspiratif

Surat Terbuka Tentang Suriah, Untuk Kang Emil

Tulisan ini membongkar berbagai berita palsu dan rekayasa tentang Suriah. Terlalu bagus untuk dilewatkan. Di dalamnya juga ada beberapa foto palsu yang dinisbatkan sebagai (seolah-olah) terjadi di Aleppo baru-baru ini, padahal aslinya bukan.

Kajian Timur Tengah

Assalamualaikum,

Kang Emil, kumaha damang?
Perkenalkan saya Dina, bukan orang Sunda. Tapi, karena saya menikah dengan urang Sunda, dan seluruh proses studi saya dari S1 hingga S3-Hubungan Internasional saya jalani di Bandung (Unpad), ikatan emosional saya dengan Sunda sangatlah kuat. Di banyak kota di Indonesia yang saya kunjungi, banyak yang mengira bahwa saya adalah orang Sunda karena saya sudah terhegemoni oleh logat Sunda.

Saya terdorong menulis surat ini setelah melihat 2 postingan di Fanpage Kang Emil tentang Suriah. Postingan pertama, share foto bertajuk Save Aleppo.

rk1g

Masih di hari yang sama, selang beberapa jam kemudian, kang Emil memposting status tanpa foto.

rk1f

Selengkapnya kalimat Kang Emil:

rk1c

Saya mencermati perbandingan jumlah share  dan komentar di kedua status itu. Buat saya, ini menjadi bukti bahwa isu Suriah adalah isu monolog. Gerakan “Save Aleppo” dianggap sebagai fakta yang tak perlu dipertanyakan lagi. Status “Save Aleppo” di-share 25ribu lebih tapi hanya ada 3100 komentar…

View original post 1,287 more words