RSS

Category Archives: Diskusi Agama

Oh, Ternyata Ada Takfiri juga di Syiah

Kelompok Takfiri, yang gemar mengkafirkan orang (Islam) lain, ternyata bukan hanya monopoli kelompok Wahhabi-Salafi. Sebagian orang yang mengaku Syiah ada juga yang Takfiri, dan mereka ini tidak diterima oleh mayoritas Muslimin Syiah, bahkan mereka dianggap keluar dari Islam.

Kata Ulama Syiah, ‘Semua Takfiri itu tidak bisa diterima, baik Takfiri dari mazhab Wahhabi, Sunni maupun Syiah.’ 

Sekjen Lembaga Pendekatan antar Mazhab-mazhab Islam, Ayatullah Muhsin Araki, mengatakan bahwa, “Diantara tujuan diutusnya para nabi (anbiya’) oleh Allah SWT adalah untuk menciptakan persatuan ummat, sebagaimana yang ditekankan dalam Al-Qur’an, jadilah satu umat yang satu hati dan satu jama’ah.

persatuan-2-wanita-sunni-syiah

Dua gadis dari Sunni dan Syiah: teman baik.

Menurut Araki, “Ajaran Mazhab Ahlul Bait yang sejati menegaskan untuk tidak menyinggung isu-isu yang dapat menyulut perselisihan, yang dapat memecah belah ummat dan merusak persatuan. Ahlul Bait secara tegas memerintahkan untuk tidak berkata-kata yang tidak layak, mengumpat, mencaci dan menghujat, menyulut permusuhan dan memancing pertengkaran. Semua mengaku sebagai pengikut Ahlul Bait tapi tidak semua mendengarkan dan patuh pada apa yang diperintahkan Maksumin dari Ahlul Bait.” tambahnya lagi.

Baca beritanya di sini: Waspadai Kelompok Syiah Takfiri, Pemecah Belah Ummat

Read the rest of this entry »

 

60 Hadis Keutamaan Keluarga Nabi saw – Bag. 1

Memasuki bulan Rabiul Awwal ini, baiklah kita unggah kembali beberapa tulisan yang berkaitan dengan kecintaan dan pemuliaan Nabi SAW dan keluarganya. Ini satu di antaranya, sebuah tulisan yang pernah kita tayangkan beberapa bulan yang lalu.

60 Hadits Keutamaan Ahlul Bayt, dari karya Imam Jalaluddin As-Suyuthi

Allah berfirman : ” Sesungguhnya telah datang seorang Rasul dari kaum ( golongan )-kalian sendiri, berat serasa olehnya penderitaan kalian, sangat menginginkan ( keimanan dan keselamatan ) bagi kalian, amat belas kasih lagi penyayang terhadap orang-orang Mu’min (QS.9:128)”. Dan firman Allah : “Boleh jadi kamu (Muhammad Saww) akan menyengsarakan dirimu sendiri karena mereka tidak beriman (QS.26:3).
Lukisan Nabi Muhammad saw dan Malaikat Jibril

Lukisan Nabi Muhammad saw dan Malaikat Jibril

Apa dan Siapa Ahlul Bait ?

Frasa “Ahlul Bait” dari segi bahasa adalah ‘Al Qorib wal ‘Asyirah‘ yaitu keluarga terdekat. Dalam istilah bahasa Inggris, selain kata family, ia sering diterjemahkan dengan house-hold.

Pengertian Ahlul Bait (atau Ahlul Bayt) Nabi secara umum adalah seluruh keluarga dekat beliau, termasuk paman, bibi, anak, anak paman dan bibi serta anak cucu beliau. Pengertian itu telah dipergunakan oleh orang-orang sejak awal sejarah Islam hingga sekarang. Pengertian frasa ‘Ahlul Bayt’ bisa memiliki  beberapa pengertian yang berbeda, tergantung dari sudut mana kita melihatnya.

Lihat juga video tentang perintah Rasulullah SAW untuk mencintai keluarga (Ahlul Bait)-nya, yang dilanggar oleh Bani Umayyah ini: https://youtu.be/307vFTNCVXg

Sedangkan pengertian Ahlul Bayt secara sya’riat adalah  Sayidina Ali (kwh), Siti Fatimah (ra), dan kedua putra Fatimah, Al- Hasan (ra) dan Al-Husain ra. Pembatasan pengertian hanya kepada mereka itu, didasarkan pada dalil-dalil kontekstual yang cukup tegas dan jelas, di antaranya ayat At- Tathir yang berbunyi:

“Sesungguhnya Allah (SWT) berkehendak untuk menghilangkan kotoran dari kalian Wahai Ahlul Bayt dan mensucikan kalian sesuci-sucinya.” [Qur’an Surat.33:33].

Read the rest of this entry »

 

Memang Nabi Punya Keluarga?

Al-Quran dan Keluarga Nabi

Saya merasa ada yang aneh dengan umat ini. Dalam banyak ceramah dan pengajian, kita jarang mendengar ulama menceritakan tentang keluarga Nabi SAW. Seolah Rasul terakhir itu hidup seorang diri, tidak punya keluarga, tidak punya anak atau cucu, dan hanya memiliki sejumlah sahabat.

ahlul_bayt-perahu-nuh

Hadis Nabi SAW: “Ahlil-Baitku ibarat perahu Nabi Nuh; siapa yang naik ke atasnya akan selamat; dan yang tinggal (tidak menumpanginya) dimasukkan Neraka.”

 

Rupanya sikap itu menggejala akibat kekurangtahuan, atau gara-gara terbatasnya buku (sumber) bacaan yang menceritakan mengenai keluarga Nabi itu. Atau, lebih tepat seperti yang dikatakan kawan saya, “mungkin sekali memang ada upaya dari ‘kaki-tangan Bani Umayyah’, yang memusuhi keluarga Nabi SAW, untuk membatasi, bahkan melarang, pembahasan mengenai keluarga Nabi SAW, atau lebih gawat lagi, memelintir, mereduksi dan mempolitisir konsep kecintaan itu sebagai ‘bukan ajaran Ahlus-Sunnah‘ atau, lebih gawat lagi, ‘bukan dari Islam’.Read the rest of this entry »

 

Hart Kultuskan Nabi saw?

Birthofmuhammed

Lukisan tentang kelahiran Nabi Muhammad saw (image via Wikipedia)

Memasuki bulan Rabiul Awwal ini, baiklah kita unggah kembali beberapa tulisan yang berkaitan dengan Maulid Nabi SAW. Tulisan yang pernah ditayangkan di sini lima tahun lalu ini adalah satu di antaranya:

Tragedi WTC Dorong Islam Berkembang Pesat

SURABAYA, KOMPAS.com — Dosen Universitas Paramadina Jakarta, Syafiq Assegaf, menegaskan bahwa tragedi serangan menara kembar WTC di AS pada 11 September 2001 justru mendorong Islam berkembang pesat di seantero dunia.

Kompas.Com; Jumat, 17 Februari 2012 | 22:24 WIB

“Tragedi WTC justru membuat orang penasaran sehingga banyak orang yang mulai mencari Al Quran dan mempelajari Islam,” katanya dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Yayasan At-Tathir di Graha Indrapura, Surabaya, Jumat.

Dalam acara yang juga dihadiri para habaib/ulama di Surabaya dan pembicara lain Dr Umar Shihab (Jakarta) itu, dia menjelaskan bahwa perkembangan pesat Islam itu terlihat di Amerika dan sejumlah negara di Eropa.

“Di Amerika sekarang, setiap tahun ada sekitar 20.000 orang yang masuk Islam, sedangkan di Eropa juga sama. Awalnya, mereka penasaran dengan Islam yang dikait-kaitkan dengan terorisme, tapi akhirnya justru tertarik dengan Islam,” katanya.

Read the rest of this entry »

 
 

Tags: , , , , , ,

Asyura (juga) Milik Sunni

Asyura itu milik semua umat Islam — bukan cuma punya Muslimin penganut mazhab Syiah, sebagaimana pernah difitnahkan oleh segelintir orang.

Catatan tahun 2013 ini layak dibaca ulang kapan pun; dan sekarang kita perbarui agar dapat berbagi dengan lebih banyak orang.

Para ulama Sunni Indonesia ternama seperti KH Aqil Siraj dan Habib Rizieq Syihab tidak terima jika perjuangan Imam Husain itu diklaim sebagai hanya milik Muslim mazhab Syiah. Imam Husain adalah milik kita semua, yang mengaku umat Muhammad saw, yang adalah kakek Al-Husain.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siraj, menyerukan kepada semua umat Muslim di Indonesia, khususnya kaum Nahdliyin, menghormati ritual Asyura yang biasa diperingati kaum Syiah setiap pada 10 Muharam. Tapi, ia tidak setuju jika dalam memperingati Asyura itu orang menyakiti diri sendiri. “Kita yang bukan Syiah pun sebenarnya (juga) harus ikut memperingati 10 Asyura. Harus,” kata Said Aqil sebagaimana dimuat di harian Republika, Jumat 15 November 2013.

Sehari sebelumnya, Kamis 14 November, sekitar 7-8 ribuan Muslimin Indonesia — termasuk ribuan umat  Islam mazhab Syiah (dari 3 jutaan pemeluk Islam Syiah di Indonesia) — juga memeringati Asyura di Wisma Samudra, Kelapa Gading, Jakarta. Ribuan Muslimin lainnya juga mengadakan ritual Asyura di Bandung, Medan, Makasar, dan berbagai kota lain di Indonesia.

* Pada tahun 2016 ini, peringatan Asyura Nasional diadakan pada hari Rabu 12 Oktober lalu di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta, dan diperkirakan dihadiri lebih dari 12 ribu orang dari berbagai kota di Indonesia.

Di bawah ini potongan film tentang Asyura (dari YouTube):


Read the rest of this entry »

 
 

Tags: , , , ,

Seandainya Saya Naik ke Langit

Ketika melihat banyaknya teror di yang terjadi belakangan ini, muncul pikiran mbeling ini. ‘Ketimbang sibuk ngurusin dunia yang banyak disalahpahami orang yang mengaku beragama, tidakkah lebih baik seorang hamba berusaha beribadah sebaik-baiknya, sehingga bisa ‘naik ke langit’ mencapai derajat amat tinggi agar bisa meniru langkah Nabi SAW untuk mencapai tempat termulia di sisi Tuhan?’

Ketika Allah membimbing - Ali as

Jika Tuhan membimbingmu untuk mengingat (berzikir kepada)-Nya, itu pertanda bahwa Dia mencintaimu. (Imam Ali bin Abithalib as).

“Wah, seandainya saya bisa begitu, setelah diberi kesempatan naik ke langit, bagaikan sebuah mi’raj, begitu maka saya tidak akan turun ke bumi,” kata kawan saya yang sedang belajar jadi pesuluk ala seorang sufi, ”Karena saya telah mencapai puncak tertinggi yang mungkin hanya bisa dibayangkan seorang hamba Tuhan.”

Ah, tentu saja kami mimpi. Kami juga keliru. Meski kekeliruan itu tidak separah absurditas (baca: kesalahan fatal) pikiran para teroris (yang mengira dirinya mati syahid lalu ‘naik’ ke surga dan ketemu bidadari), tetapi itu bukan tujuan penghambaan kepada Tuhan. Sesungguhnya Islam justru mengajarkan seorang muslim harus ‘turun’, ia mesti ‘membumi’. Fungsinya sebagai anggota masyarakat adalah hal yang sangat penting, karena Islam tidak datang hanya mengajarkan zikir dan doa – apalagi kalau sampai tujuan zikir (cara beragama)-nya melenceng dan menyesatkan hingga merugikan orang lain atau membunuh yang tidak berdosa.

Tulisan ini aslinya telah dimuat di Rubrik Nasional, Indonesiana, Tempo 13 Juli 2016 lalu (klik di sini)

Read the rest of this entry »

 

Ilmu di mata Imam Ali as

Ilmu di mata Imam Ali as
Sejak 14 abad silam hingga kini, tak ada yang dapat menggambarkan pentingnya pengetahuan (knowledge), mencari ilmu dan belajar dalam hidup ini lebih dari Nabi Muhammad (SAW). Sesudah beliau, tokoh utama yang piawai dalam mencerahkan kita adalah ‘pintu kota ilmu’ sang Nabi, yakni Khalifah Ali bin Abithalib (ra). Berikut adalah beberapa Kata Mutiara dari Imam Ali (as) yang praktis dan indah luar biasa:
Honesty - Ali as

Kejujuran adalah bahasa Langit (Imam Ali as).

 

 

 

 

 

 

 

 

  • The most complete gift of God is a life based on knowledge. [Pemberian paling sempurna dari Tuhan adalah kehidupan yang dilandasi (dengan) pengetahuan].
  • Knowledge gives life to the soul. [Pengetahuan memberikan (menyalakan) ‘hidup’ pada jiwa].
  • To respect the learned is to respect God. [Menghargai orang bijak (berilmu) berarti menghargai Tuhan].

Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , , , ,