Resep 99 Koin


πŸ— RESEP 99

Ini kisah singkat tentang raja dan tukang kebun.

Suatu ketika Raja sedang termenung melihat taman di depan istananya. Ia gelisah, seolah tak pernah merasakan ketenangan, dan sulit sekali menemukan kebahagiaan.

Kesehatannya mulai menurun karena ia mulai susah tidur. Banyak pikiran yang mengganggunya, padahal selama ini ia tidur di dalam kamar yang mewah dan menggunakan kasur yang empuk, lebih dari ‘spring bed‘ terbaik pada masa kita sekarang.

Di tengah lamunannya, sang Raja melihat seorang tukang kebun yang sedang bekerja di taman sambil tertawa.

Setiap hari ia pergi ke taman dengan senyuman, dan pulang dengan keceriaan, padahal gajinya pas-pasan, dan rumahnya pun amat sederhana. Tak pernah tampak kesedihan di wajahnya.

Saat dia pulang, keluarganya telah menanti dengan riang. Mereka menyambutnya dengan hidangan makanan seadanya. Keluarga kecil ini pun makan bersama dengan bahagia.

Raja pun heran melihat sang tukang kebun.

Ia memanggil penasihatnya dan bertanya: β€œHai penasihatku, telah lama aku hidup di tengah kegelisahan, padahal aku memiliki segalanya.Tapi aku sungguh heran melihat tukang kebun itu. Tak pernah tampak kesedihan di wajahnya. Kadang-kadang ia tertidur di bawah rindangnya pohon, seperti tak ada beban dalam hidupnya; padahal ia tidak memiliki apa-apa…”

Si penasihat yg bijak tersenyum dan berkata, β€œSemuanya ditentukan dengan resep 99“.

“Bila tukang kebun itu terkena resep ini, maka hidupnya akan gelisah dan ia tidak akan bisa tidur.”

β€œApa yang kau maksud dengan resep 99 ?,” tanya Raja.

β€œBesok malam perintahkan prajurit untuk mengantarkan hadiah kepadanya. Sediakan satu kotak uang dan tulislah 100 koin dinar. Namun isi lah kotak itu dengan 99 koin dinar saja.”

Raja pun menuruti saran dari penasihatnya. Ketika hari mulai gelap, prajurit mengetuk pintu rumah tukang kebun ini dengan membawa hadiah.

Si tukang kebun membuka pintu rumahnya dan terkejut melihat prajurit membawa kotak hadiah.

β€œIni hadiah dari raja untukmu,” kata si prajurit yang diutus.

β€œYa, sampaikan terima kasihku kepada raja,” jawab tukang kebun sambil kegirangan melihat kotak dengan tulisan “100 koin dinar.” Belum pernah ia memiliki uang sebanyak itu.

Tukang kebun segera membawa masuk kotak itu, dan menghitungnya bersama keluarga. Namun anehnya, jumlah uang di dalam kotak itu hanya 99 koin dinar.

Dia pun menghitung berulang ulang, tapi tetap jumlahnya 99 koin saja.

Dia yakin, pasti ada satu butir koin (uang) yang jatuh. Dia pun mulai mencari-cari di sekitar pintu, tapi tak menemukan apa-apa. Akhirnya dia mencoba untuk menelusuri sepanjang jalan menuju istana. Semalaman ia tidak tidur, mencari sebutir koin yang dikiranya terjatuh, tapi tetap tidak menemukan apa-apa.

Matahari mulai terbit, Raja beserta penasihatnya menanti tukang kebun ini. Tak berapa lama dia datang dengan wajah yang masam dan merengut.

Raja pun kaget dan bertanya pada penasihatnya, β€œApa yang terjadi? Tak biasanya ia datang dengan wajah seperti ini?!”

Penasihat raja menjawab,
β€œDuhai Raja, begitulah kehidupan. Kita memiliki banyak hal namun kita mencari yang tidak kita miliki.”

Tukang kebun ini mendapatkan 99 dinar secara cuma-cuma, namun ia sibuk mencari 1 koin dinar yang hilang.

Jadi munculnya kegelisahan hati, karena kita sibuk mencari sesuatu yang tidak kita miliki, sementara kita tidak pernah mensyukuri 99 anugerah yang kita miliki.

Sang Raja pun terhenyak dan sadar akan kesalahannya. Kini ia menjadi benar-benar bahagia, sebab sudah menerima jawaban atas kegelisahannya selama ini.

🌹✍

Sebuah pelajaran yang berharga, bahwa nikmat, kebaikan Tuhan telah dicurahkan begitu banyak kepada kita, namun seringkali banyak di antara kita masih saja sibuk mencari dan mencari… menanti, dan menanti sesuatu yang belum tentu ada, sehingga lupa MENSYUKURI segala apa yang sudah kita terima dan kita miliki.

‘Hargai apa yang kita miliki saat ini. KEBAHAGIAAN tidak akan pernah datang kepada mereka yang ‘tidak pernah BERSYUKUR.

πŸ€πŸŒΉπŸ€

Silakan Beri Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s