RSS

Gila, 20 Juta Muslimin Kumpul di Irak

12 Nov

Sambungan dari tulisan sebelumnya (klik di sini).

Bukan. Ini bukan pengerahan umat untuk perang. Ini adalah ‘demonstrasi damai’ yang diikuti puluhan juta muslimin, demi penghormatan mereka kepada seorang cucu Nabi Muhammad saw, Al-Husain (as). Ini adalah Peringatan “Arba’in”.

Peringatan-peringatan Arba’in setiap 20 Safar dihadiri berjuta kaum Muslimin sedunia, baik Syiah atau pun Sunni, dan bahkan juga pengikut agama Nasrani yang terkesan pada perjuangan Imam Husain. (Lihat misalnya buku yang ditulis penganut Nasrani Syria, Antoine Bara, “Imam Hussein in Christian Ideology.”) Lazimnya para peziarah berjalan kaki berhari-hari dari berbagai kota seperti Najaf, Basra, Bagdad atau lainnya.

Ziarah Arba’in telah berlangsung sejak tahun 61 H, 40 hari setelah peristiwa gugurnya Imam Husain (as) sebagai syahid pada 10 Muharram tahun yang sama. Menurut sejarah, di antara yang pertama melakukan ziarah ke Karbala ketika itu adalah seorang sahabat utama Nabi saw, Jabir bin Abdullah Al-Ansori, yang datang bersama Atiyya bin Sa’d.

Kini, peziarah dari luar negeri pun banyak yang memulai perjalanan mereka dari ibukota Irak (Bagdad), atau kota suci Najaf. Bahkan tidak sedikit yang datang berjalan kaki dari Pakistan, India, Iran, Turki, atau negara lain yang berbatasan dengan Irak. Tahun 2017 ini diperkirakan jumlahnya mencapai 30-an juta, meski sementara media mengurangi jumlahnya menjadi 20-an juta.

Tahun 2014 silam, sebagaimana disampaikan penyiar televisi CCTV America (dalam video) ini, diperkirakan 17 jutaan orang hadir pada Arba’in tahun itu: 

 

♥♥ Keteladanan Al-Husain telah mendunia, menjadikannya legenda dalam kebaikan di dunia. Sebagai contoh, Oktober 2017 lalu sejumlah kaum ibu yang tergabung dalam organisasi sosial ‘Who is Hussain Texas‘ menyumbangkan dana $10.000 kepada para korban badai Harvey melalui walikota Houston, Texas. (Saksikan videonya, sekitar 6 menit. Klik di sini). ♥♥

Dan di tengah perjalanan menuju Karbala, para penduduk berbagai kota menyambut para peziarah itu, dan menjamu mereka secara sukarela, sambil berharap bahwa mereka dapat memperoleh berkah Tuhan karena melayani ‘para tamu’ yang akan mengunjungi Al-Husain (as), sang cucu kecintaan Nabi saw itu.

Peziarah Arba’in pada beberapa tahun belakangan ini mengambil resiko besar, terutama terkait adanya ancaman dari kelompok teroris ISIS yang memorak-porandakan Syria dan Irak. Tahun 2016 lalu, sebagaimana diberitakan BBC, tidak kurang dari 77 peziarah mati syahid akibat bom truck yang diledakkan ISIS. Selain mereka, setidaknya 40-an orang lainnya luka-luka.

Tapi resiko mati syahid itu rupanya sudah diperhitungkan para peziarah — terutama karena tokoh yang mereka kunjungi sendiri, yakni Al-Husain (as) adalah seorang ‘Penghulu Para Syahid’.  Itu sebabnya, dari tahun ke tahun jumlah peziarah ke Karbala terus meningkat, sehingga peristiwa Arba’in selalu masuk sebagai momen ‘ketika paling banyaknya orang berkumpul di bumi‘, seperti ditulis Wikipedia (klik di sini ).

Tiga foto di atas menggambarkan Muslimin yang menyemut di sekitar Karbala pada acara Arba’in.

Pada setiap Arba’in, berdatangan pula para pemeluk agama non-Islam, seperti Nasrani dan lainnya — berhubung mereka juga menganggap bahwa perjuangan ‘sang syahid’ (Al-Husain) merupakan teladan perjuangan kemanusiaan agung demi menegakkan keadilan dan membela mereka yang tertindas.

Dalam video (3 menit) ini dapat disaksikan bahwa Arba’in dihadiri oleh penganut Muslim Syiah dan Sunni, serta penganut agama lain termasuk Nasrani dan Yazidi. Pada tahun-tahun silam acara itu tetap berlangsung, meski ada ancaman dari teroris ISIS yang merangsek Irak dan Syria:

 

 

‘Arbain mengajarkan kepada kita makna untuk berkorban melawan ketidak-adilan dan penindasan. (Arbaeen teaches us about the meaning of sacrifice and to stand up against injustice and oppression). — tulis penduduk London, Hasnain, kepada BBC.

Berikut ini di antara daftar ‘large gatherings’ hingga tahun 2013 silam, yang dimuat Wikipedia:

  • 20  juta:  Arba’in Desember 2013 (20 Safar 1435 H).
  • 15-18 juta: Arba’in, Januari 2013, 20 Safar 1434 H. (Pada tahun 2013 terjadi dua kali ‘Arbain).
  • 15-18 juta: Arba’in, Januari 2012.
  • 15 juta:  Arba’in 2011.
  • 15 juta: Penguburan C.N. Annadurai, Tamil Nadu, India (1969).
  • 10 – 14 juta: Arba’in 2010.
  • 10 – 14 juta: Arba’in 2009.
  • 5-7 juta: Pemakaman Ayatullah  Khomeini (pemimpin revolusi Islam Iran) di Teheran (1989).
  • 5 juta:  Saat kunjungan Paus John Paul II di Manila, Filipina (1995).
  • 5 juta:  Pelayat pada penguburan Presiden Mesir Jamal Abdul Nasser di Cairo 1 Oktober 1970.
  • 4,2 juta: Hadirin konser Rod Stewart di Rio de Janeiro, Brazil  (1996).
  • 4 juta:  Hadirin pada upacara penguburan penyanyi Mesir Umm Kulthum, Kairo 6 February 1975.
  • 3,16 juta: Jamaah haji ke Mekah, 2012 ( 3,16 juta terdiri dari 1,4 juta orang Saudi dan 1,75 juta asing).
  • 2-4 juta: pelayat pada pemakaman Paus John Paul II di Roma, Italy, 7 April 2005.
  • 2 juta: Penyambutan kemenangan tim Bola Dunia Spanyol di Madrid (2010).

VIDEO-VIDEO Perjalanan Arba’in:

Di bawah ini beberapa video perjalanan menuju Karbala dari berbagai sumber di YouTube:

Video (perjalanan menuju Arba’in, 2017 — diunggah 5 November 2017, sebelum puncak Hari Arba’in (yang jatuh pada 9-10 November):

 

 

 

Bila ada waktu, saksikan perjalanan peziarah (dalam video 30 menitan) ini. Di dalamnya ditayangkan betapa rakyat Irak, sebagai tuan rumah, secara sukacita menyambut puluhan juta tamu yang hendak berziarah ke Makam Imam Husain (as):

 

Extra – Extra – Extra

Dalam video (9 menit) ini, Sayed Ammar Nakshawani secara gamblang menjelaskan karakter Yazid bin Muawiyah, pembunuh Imam Husain (as). Mengutip tiga buku karya ulama Sunni kenamaan, Ibnul Katsir (dalam bukunya Al-Bidayah wan Nihayah), Adz-Dzahabi dan Ibn Hajar, Nakshawani mengkritik habis-habisan siapa saja yang memuji Yazid:

 

Di video singkat (5 menit) ini, Nakshawani menceritakan betapa tinggi akhlak Al-Husain (as) yang melepaskan ikatan pada tangan Syimr bin Dzil Jauzhan (orang yang belakangan menjadi pemenggal kepala Al-Husain di Karbala):

Simak juga beberapa video lain oleh Nakshawani tentang Imam Ali bin Abithalib (as), ayah Al-Husain (as):

 

 

Baca juga: 

Advertisements
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: