Pengin Bahagia? Optimislah!

Kehidupan kita sekarang rasanya menyesakkan dada. Puluhan kasus korupsi, geng motor, pembunuhan, perkosaan, radikalisme atas nama agama, peristiwa Mesuji dan Bima, perseteruan dalam partai politik, dan banyak lainnya, membuat hati kecut.

Banyak orang lantas menjadi pesimis, seolah tidak ada lagi harapan dan masa depan. Banyak orang jadi apatis – sehingga tak heran bila banyak yang lebih memilih ‘golput’ pada pemilihan kepala daerah.

Tulisan lain tentang KEBAHAGIAAN: klik di sini.

Padahal, tidakkah seharusnya semangat optimisme mesti terus dipompa dan ditularkan? Saat bicara di kantor, di kendaraan, di caf atau warung kopi, tidakkah sebaiknya kita juga melihat banyak hal dari sisi positif, ketimbang hanya dari sudut pandang yang negatif?

Optimisme: kunci sukses dan bahagia

Banyak yang menganjurkan agar orang bicara optimisme – melihat gelas ‘setengah penuh’, ketimbang hanya melihatnya sebagai ‘setengah kosong’. Continue reading Pengin Bahagia? Optimislah!