RSS

Wah, Amal Kita Bisa Jadi Debu…

29 Apr

Sayidatun Nisaa Al-‘Alamiin Siti Fatimah as (putri baginda Nabi saw) berkata: “Barang siapa yg ‘mengangkat’ amal baiknya dengan benar-benar melaksanakanya secara penuh keikhlasan, maka Allah menjamin akan menyelesaikan semua urusannya.’

Dengan kalimat lain, amal baik hanya akan ‘diterima’ Allah bila dilakukan secara ikhlas.

Dalam sebuah ayat, Allah menjelaskan bahwa, ‘hanya amal yg ditujukan mencari (atau mendekatkan diri kpda) Allah saja yg akan ‘kekal’; sedang yang tidak demikian akan hancur sia-sia. Dalam kaitan ini, seorang ustadz mengutip ayat Qur’an yang berbunyi:

Kulli shai-in haalikun illa wajhAllah.

كل شئ هالك إلا وجهه

Segala sesuatu akan hancur, kecuali (yang untuk) ‘wajah’-Nya (Allah).

Doa sesudah solat: tak bisa hanya mengandalkan amal

Doa sesudah solat: tak bisa hanya mengandalkan amal

Artinya, ‘wajah Allah’ itu adalah tujuan utama perjalanan hidup (atau amal ibadah) kita. Oleh karena itu, hendaknya kita pasrahkan semua urusan kepada Allah. Semua yang terjadi harus disyukuri, baik dan buruk, sehat dan sakit, gembira atau sedih, sepanjang (kita yakin bahwa) itu dari Alllah, maka tentu itulah yang terbaik. Oleh karenanya,setelah melakukan usaha (ikhtiar) secara sebaik-baiknya, manusia hendaknya memasrahkan segala halnya kepada Tuhan. Tugas kita hanya berusaha, berikhtiar. Tidak kurang tidak lebih. Selanjutnya semua akan menjadi urusan Tuhan.

[Memang ada penafsiran lain terhadap ayat tersebut, tetapi menurut sang ustadz, ia bisa juga dimaknai sebagaimana di atas. Yakni bahwa ‘yang dibawa ke hadiran Allah sajalah yang akan langgeng’, sedang yang selain itu akan sirna, atau sia-sia].

MEMBAWA AMAL, BUKAN MELAKUKAN AMAL, KE HADIRAT ALLAH

Sejalan dengan itu, dua ayat Qur’an yang lain menunjukkan pembalasan amal (yang ikhlas) itu dari Allah SWT:

  • Yang pertama: Sesiapa yang ‘datang’ (kepada Allah) dengan perbuatan (amal) baik, maka baginya (disediakan) balasan yang lebih baik dari itu.

من جاء بالحسنة فله خير منها

  • Yang kedua: menyatakan bahwa “barang siapa yg ‘datang’ (kepada Allah) dengan perbuatan (amal) baik, maka baginya balasan sepuluh kali lipat.

من جاء بالحسنة فله عشر امثا لها

Dalam kedua ayat itu, yang dipakai adalah kata “jaa-a” [ جاء ] yang berarti ‘datang’ (kpda Allah); dan bukan “amala” (melakukan amal, beramal).

Sebab, orang bisa “melakukan” amal baik, tapi kelak ketika ia datang kepada Allah, ia ternyata tidak membawa amal itu, sebab amalnya telah sirna, jadi debu. Sia2.

Artinya, amal itu harus ‘dibawa’ ke depan Allah, bukan cuma “dilakukan”. Sebab, seperti debu, amal itu bisa hilang — sebagaimana dinyatakan-Nya dalam Surat Al-Furqan (ayat 23) di bawah ini:

وقدمنا الى ما عملوا من عمل فجعلناه هباء منثورا

[Q.S.Al-Furqan 23].

“Dan kami akan perlihatkan segala amal yang mereka kerjakan, lalu kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan”.

Dalam terjemahan bahasa Inggris, arti ayat itu tertulis begini: ‘And we will regard what they have done of deeds, and make them as dust dispersed’.

Berkaitan dengan ini, sebuah doa (lihat sticker di atas) yang diajarkan salah seorang cucu baginda Nabi saw berbunyi begini:

Allahumma inna maghfirotaka arjaa ‘indiy min ‘amaliy; wa inna rakhmataka ausa’u min dzanbiy. Allahumma in kaana dzanbiy ‘indaka ‘adhimun fa-afwuka a’dhomu min dzanbiy.

Allahumma in lam akun ahlan an ablugha rakhmataka, fa rakhmatuka ahlun an tablughaniy wa tasa’aniy, liannaha washi’at kulla syai-in. Birakhmatika Yaa Arhamur raahimiin.

Wahai Tuhan, sesungguhnya maghfirah-Mu lebih aku andalkan (harapkan) ketimbang amal-amalku; dan sungguh rakhmat-Mu lebih luas dari dosa-dosaku; Wahai Allah, sekiranya dosaku di sisi-Mu sangat besar, maka sesungguhnya maaf-Mu jauh lebih agung dari dosa-dosaku.

Allahumma, jika aku tidak pantas menggapai rakhmat-Mu (karena hinanya diriku ini), maka sesungguhnya rakhmat-Mu amat layak merengkuhku dan menolongku, karena ia (rakhmat-Mu) itu sangat luas dan meliputi segala sesuatu. Demi rakhmat (kasih-sayang)-Mu, Wahai Yang Paling Terkasih di antara para pengasih.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 29/04/2015 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: