Valentine dan Serigala

Apa sih sebenarnya Hari Valentine itu? Benarkah ia sebenarnya berasal dari konsep 'penyembahan dewa atau berhala' yang bahkan pemeluk Kristiani sekali pun tidak layak merayakannya? Sengaja tulisan lama (tahun 2012) ini kita munculkan kembali (dengan sedikit revisi), untuk mengingatkan orang-orang yang kita cintai, bahwa kasih sayang kita kepada mereka tak lekang sepanjang jaman. Berbagai negara … Continue reading Valentine dan Serigala

Misteri Pedang Sayyidina Ali, dari Negeri Panjalu (Tanah Pasundan) ?

Kanzunqalam's Blog

Pada acara tahunan dalam Prosesi Upacara Adat Nyangku masyarakat Panjalu, Ciamis, ada upacara yang paling ditunggu-tunggu yaitu  pencucian pedang yang dipercaya merupakan warisan dari Sayyidina Ali r.a.

Menurut babad Panjalu, pedang tersebut diberikan langsung oleh Sayyidina Ali kepada Raja Panjalu yang bernama Prabu Borosngora.

pedangali1

Bukti bahwa pedang ini berasal dari Sayiddina Ali r.a, dibilahnya tertulis 3 kalimat bahasa arab yang berbunyi :

La Fabasirtha Ali Ya Ali al dzulfikaqar Wa Ali Wasohbihi Azma’in, Laa Syaefi Illa Dzulfiqar, Laa Fatta Illa Aliyya Karomallahu Wajnahu.

Ini adalah pedang milik Syaidinna Ali Karomallohu Wajhnahu“.

Pedang ini juga pernah diteliti oleh Ir. Suhamir, ahli purbakala dari pusat, hasilnya disimpulkan bahwa bahan logamnya bukan berasal dari Nusantara (sumber : Upacara Ritual Nyangku).

Misteri Prabu Borosngora

Prabu Borosngora yang mendapatkan anugerah Pedang Sayyidina Ali ternyata masih diselimuti misteri. Hal ini dikarenakan jika berdasarkan penelitian ahli sejarah, Raja Panjalu ini indentik dengan figur…

View original post 170 more words

Kecewa tak harus marah, kan? Rasa baik, pikir baik, hasil baik.

Sebuah artikel yang inspiratif.

Indira Abidin's Blog

image

Kecewa Tak Harus Marah.

Pagi hari..
Anak sekolah, belum juga siap, kecewa marah..

Siang hari..
Bertemu relasi, ada ketidaksesuaian, kecewa, marah…

Sore hari..
Kembali ke rumah, rumah masih berantakan, kecewa marah…

Malam hari..
Hendak beranjak ke pembaringan, tak jua bisa memejamkan mata, kecewa marah..

Apakah seluruhnya harus diakhiri dengan amarah..?

A. Cukup Ekspresi Wajah.

Abu Said al-Khudri radhiyallahu ‘anhu menuturkan,

“Rasulullah orang yang sangat pemalu, lebih pemalu dari gadis dalam pingitan.

Apabila beliau tidak menyukai sesuatu, kami bisa mengetahuinya pada raut wajah beliau..” (HR. al-Bukhari: 6119, Muslim: 2320)

Cukup perubahan wajah, tanpa harus umbar amarah.

B. Kuat Hebat.

Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam bersabda,

“Bukanlah orang yang kuat itu ia yang pandai bergulat.

Tetapi orang yang kuat yaitu ia yang mampu mengendalikan diri tatkala marah…”

(HR al-Bukhari: 6114, Muslim: 2609)

Bukan karena tak mampu membalas…

Tidak juga sebab ia lemah..

Namun ia menahan marah berharap pahala dan surgaNya.

Kecewa tak harus…

View original post 154 more words

Peringatan Sayidina Ali tentang ISIS

Peringatan Sayidina Ali tentang ISIS - Bahaya Teroris Wahabi Takfiri: Belakangan ini ramai sekali berita tentang ISIS di berbagai media arus utama (mainstream media) dan Media Sosial. Selain aspek politiknya, sesungguhnya terdapat pula kajian tentang isu tersebut dari sisi agama.   Tidak kurang dari sahabat setenar Sayidina Ali (ra) sendiri yang memperingatkan bahaya ISIS itu. Dengan … Continue reading Peringatan Sayidina Ali tentang ISIS

Hancurkan Egomu – Rumi

Dalam salah satu syairnya, Rumi mengatakan...  Very little grows on jagged rock. Be grounded. Be crumbled, so wildflowers will come up where you are. Kira-kira terjemahan bebasnya begini: Sedikit sekali yang bisa tumbuh di batu yang keras (sombong). Membumilah. Merunduk rendah, hancurkan (ego) diri bagai tanah. Sehingga bermacam bunga tumbuh di tempatmu berada.