RSS

Kembali ke Rumah – Rumi

14 Jan

Jika cahaya ada dalam dirimu, engkau kan menemukan jalan (kembali) ke ‘rumah’-mu.

Begitu kata Rumi, dalam syairnya. Tentu saja sekali lagi ia bicara mengenai ‘rumah abadi’, ketika ruh kita kembali ke ‘rumah’-nya, yakni ke hadiran Sang Maha Pencipta.

Screenshot_2014-08-21-02-26-07-1-1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ini sejalan dengan apa yang dikatakan Rumi dalam syairnya berikut ini, yang intinya berpesan agar, janganlah kita berputus asa. “Wahai jiwa (hati), janganlah putus harapan. Keajaiban muncul melalui hal-hal yang tidak tampak (the invisible).”

Rumi paham rupanya, kebanyakan manusia sering hanya mengandalkan apa yang dilihatnya, sedangkan Tuhan sering memunculkan rahasia, keajaiban-keajaiban, dari yang tidak kasat mata. Cahaya Tuhan juga dapat ditemukan melalui ‘jalan’ yang rahasia — mungkin aneh (ajaib) bagi kita — tapi, sejauh manusia dapat menyingkapkan tabir ‘ego’-nya, maka jiwa (hati)-nya akan menemukan keajaiban munculnya cahaya Ilahi itu.

Screenshot_2014-08-21-00-32-08-1-1

 

 

 

 

 

 

 

Baca juga: Mencari Cinta – Rumi

Advertisements
 

2 responses to “Kembali ke Rumah – Rumi

  1. good life

    24/03/2015 at 9:19 pm

    Membaca Rumi memang menyejukkan hati. Terimakasih atas tulisannya

     
    • Syafiq Basri

      26/03/2015 at 3:24 pm

      Benar, Rumi membawa suasana hati menjadi kian sejuk. Dan mencerahkan jiwa. Terima kasih kembali.

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: