RSS

3 Cara Berpikir

07 Dec

Beda Orang Besar dan Orang Kerdil

Bagaimana cara berpikir orang besar, tokoh dunia yang sukses, dibanding ‘orang kecil’?

Ini bukan tentang postur tubuh. Ini tentang pikiran, jiwa manusia. Bagaimana beda di antara mereka; orang besar, orang biasa dan orang kecil (kerdil)?

Small Minds discuss people, Average Minds discuss events, Great Minds discuss ideas”.

Artinya: “Pikiran Kecil membicarakan orang. Pikiran Sedang membicarakan peristiwa. Pikiran Besar membicarakan gagasan”.

Anies Baswedan dan mantan Sekjen ASEAN Surin Pitsuwan; contoh orang dengan cara berpikir besar.

Anies Baswedan dan mantan Sekjen ASEAN Surin Pitsuwan; contoh orang dengan cara berpikir besar.

Akibatnya: PIKIRAN KECIL akan menghasilkan GOSIP; PIKIRAN SEDANG akan menghasilkan PENGETAHUAN; dan PIKIRAN BESAR akan menghasilkan SOLUSI.

Ketiga jenis pikiran ini ada di dalam setiap otak kita. Pikiran mana yang lebih mendominasi kita, begitulah apa yang dihasilkannya. Kalau setiap saat otak kita dipenuhi oleh Pikiran Kecil, maka kita akan selalu asyik dengan urusan orang lain, namun tidak menghasilkan apa-apa, kecuali perseteruan. Tetapi bila Pikiran Besar yang mendominasi, maka ia akan aktif menemukan terobosan baru.

PIKIRAN KECIL senang menggunakan kata tanya “SIAPA”, PIKIRAN SEDANG senang menggunakan kata: “ADA APA”, sedangkan PIKIRAN BESAR selalu memanfaatkan kata tanya: “MENGAPA” (why) dan “BAGAIMANA” (how). Itu sebabnya dalam  skripsi (S1) mahasiswa disuruh mencari ‘ada apa’ (what), sedangkan dalam membuat thesis (S2) mahasiswa mencari jawaban atas pertanyaan ‘why‘ dan ‘how‘.

Otak dan fungsi-fungsi psikologis yang berbeda di dalamnya

Otak dan fungsi-fungsi psikologis yang berbeda di dalamnya

Maka, ketika seseorang melihat peristiwa jatuhnya apel dari pohonnya, akan ditanggapi berbeda:

  • Si PIKIRAN KECIL akan tertarik dengan pertanyaan : “SIAPA SIH YANG KEMARIN KEJATUHAN BUAH APEL?”
  • Si Pikiran Sedang akan bertanya: “APAKAH SEKARANG BERARTI SUDAH MULAI MUSIM PANEN BUAH APEL ?”
  • Sedangkan Si PIKIRAN BESAR : “MENGAPA BUAH APEL ITU JATUH KE BAWAH, BUKANNYA KE ATAS?”.

Dan pikiran yang terakhir itulah yang konon mengisnpirasi SIR ISAAC NEWTON menemukan TEORI GRAVITASI-nya yang terkenal.

Terserah pada Anda, mau memilih jenis pikiran yang mana. Yang jelas, tidak ada satupun prestasi atau karya di dunia ini yang dihasilkan oleh Pikiran Kecil.

KESENANGAN MEREKA:

Ke-3 jenis pikiran ini juga mempunyai ‘MAKANAN’ FAVORIT yang berbeda. Si PIKIRAN KECIL biasanya senang melahap TABLOID, INFOTAINMENT, KORAN MERAH. Si PIKIRAN SEDANG amat berselera dengan KORAN BERITA; dan Si PIKIRAN BESAR memilih BUKU-BUKU/ ARTIKEL yang membangkitkan INSPIRASI, selain suratkabar berita.

Selamat berpikir.

Advertisements
 

Tags: , , ,

2 responses to “3 Cara Berpikir

  1. mieke1506

    01/01/2015 at 7:11 pm

    Saya suka sedih kalau membaca FB (yang makin jarang saya buka) dan menemukan orang-orang yang kegemarannya adalah mengritik atau mencaci-maki orang lain, atau kebijakan yang menurutnya tidak bijak. Saya pikir, semua orang punya kekurangan sekaligus kelebihan. Mereka yang gemar mencari-cari kekurangan orang lain, hanya akan menemukan kekurangan tersebut dan yang gemar mencari kelebihan orang lain, tentu akan menemukan kelebihan tersebut. Maaf, jadi curhat

     
    • Syafiq Basri

      02/01/2015 at 10:30 pm

      Mbak Mieke,
      Anda benar. Itu sebabnya belakangan saya juga jadi jarang buka Facebook.

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: