RSS

Wah, Cacat Tapi Lebih Ngetop Ketimbang yang Normal…

23 Jan

Attitude is altitude.

Life is interesting journey of ups and downs. But how the journey ends, its up to you.
“Saya pernah dikira ‘alien’ (makhluk luar angkasa) oleh seorang gadis kecil,” kata Nick. Lalu Nick mendatangi anak itu. “Saya bilang wraaaarrr…,” kata Nick sambil menunjukkan mimik wajah yang menyeramkan.  “Anak itu menjerit histeris, lalu saya lari kepadanya, dan bilang, “saya akan menelan kamu..!”

Tawa pun meledak. Anak-anak yang menyaksikan gaya Nick bercerita itu terbahak mendengar kisah itu. Nick sendiri ikut tertawa. Ia bahkan seorang yang amat sering tertawa.

Nick Vujicic

Nick Vujicic

Itu mungkin lucu buat mereka. Yang tidak lucu adalah bahwa Nick sebenarnya tak punya lengan atapun tungkai (kaki), kecuali secuil telapak kaki dan dua jari kecil di ujung pinggangnya, yang ia sebut sebagai ‘chicken drum stick’ —  bagian ‘paha ayam’ yang bentuknya mirip pemukul drum.  “Ini memang seperti ‘drum stick’ ayam, sehingga anjing saya dulu sering mau menggigitnya,” kata Nick berkelakar lagi.

Penuh humor, Nick lahir dalam keadaan cacat tanpa lengan dan kaki. Lelaki bernama lengkap Nicholas James Vujicic ini lahir (pada 4 Desember 1982) dengan penyakit ‘Tetra-amelia Syndrome – kelainan tanpa kedua lengan dan tanpa kedua tungkai.

Saat kecil, orang Australia ini dirundung kesulitan. Ia mesti berjuang keras, secara mental maupun emosional. Juga secara fisik.

Tetapi akhirnya ia bersahabat dengan ‘kecacatannya’ itu, dan pada usia 17 tahun Nick mulai mendirikan organisasi nirlaba miliknya, Life Without Limbs (Hidup Tanpa Lengan dan Tungkai, alias Hidup dengan Tuna Daksa).

Untuk setiap kekurangan yg Anda miliki, Anda diberkahi dgn kelebihan, lebih dari cukup untuk mengendalikan tantangan yg Anda hadapi...

Untuk setiap kekurangan yg Anda miliki, Anda diberkahi dgn kelebihan, lebih dari cukup untuk mengendalikan tantangan yg Anda hadapi…

Di video ini, Anda bisa menyaksikan ketika Nick menendang bola kecil dengan ‘chicken drum stick’-nya, dan ‘memegang’ pesawat telepon di antara dagu dan pundaknya, dan lain-lain hal yang sungguh mengagumkan yang melihatnya.

Dengan kaki kecilnya, Nick bilang ia bisa menulis dan menggambar. “Saya bisa mengetik 43 kata per menit (words per minutes) di komputer, dengan menggunakan tumit dan jempol secara bergantian,” katanya. Nick bukan hanya main drum (dengan alat khusus semacam keypad dan mouse), main golf, atau menggendong anak, tetapi ia juga pandai berenang, loncat indah ke kolam renang, dan.. menyelam di laut.

Sikapnya yang berani menertawakan dirinya, menunjukkan Nick ‘sudah selesai dengan dirinya’. Tidak ada minder, atau rendah diri lagi. Ia justru menjadi motivator kelas dunia, yang sulit dicari tandingnya. Ia bahkan tampil di acara kelas dunia seperti TED dan Oprah.

Tak Percaya pada Disability Fisik.

Asal kata ‘disability’ adalah ‘disable’, yang di dalam kamus atau thesaurus bahasa Inggris diartikan dengan ‘stop’, hinder, halt, immobilize, atau ‘put out of action’ – semuanya bermakna ‘tidak bisa’, atau terhalang, berhenti. Nick tidak setuju bahwa makna-makna (kata ‘disable’) itu berkaitan dengan cacat tubuh.

Menurutnya, ‘cacat terbesar adalah bukan tidak punya lengan dan tungkai, tetapi (cacat itu) ada dalam pikiran (jiwa) Anda – yakni ketika Anda berhenti atau menghalangi diri sendiri sehingga tidak mau melakukan sesuatu.

Salah satu motivator ternama: Nick di depan massa

Salah satu motivator ternama: Nick di depan massa

Nick tidak percaya adanya ‘halangan’ bagi siapa pun. The greatest disability is not something that hinder you to be able to do something. I think the greatest disability is not having no arms and no legs. But is your mind – the choices that you make. Your mind to choose.

Banyak hal dalam hidup ini yang Anda tak bisa mengubahnya. Hal-hal atau peristiwa yang Anda alami, yang tidak bisa Anda ubah (seperti dirinya yang cacat itu). Maka pertanyaannya adalah, apakah Anda akan mengambil tidakan atau tidak? Apakah Anda akan memilih.

“The question is ‘are you going to make the choice’ ?” kata Nick.  Are you going to make the choice to get up or give up?”  

Bangun (get up) atau menyerah (give up)? Sikap itu ada dalam pikiran (jiwa) Anda. Sekali lagi, ‘cacat terbesar bukanlah tidak punya tangan dan kaki, melainkan pikiran Anda sendiri’. Nah!

“I don’t see any dissability in our life than to make the decision to give up. Once you give up, there is no hope, kata Nick. Saya tidak melihat halangan apa pun dalam hidup, kecuali (ketika Anda) memutuskan untuk menyerah. Sekali Anda menyerah, maka tidak ada lagi harapan.

Petikan kalimat motivasi Nick

Petikan kalimat motivasi Nick

Selama Anda belum menyerah, selalu ada harapan. Lalu, jangan takut gagal. “Don’t be afraid of failing,” kata Nick. Every time you fall down, everytime you fail, you learn something new. And be ready for the next one. You have learnt not to do something. Then learn from it and move on. Leave what behind, and press forward.

Setiap kali Anda jatuh, setiap kali Anda gagal, Anda belajar sesuatu yang baru. Dan bersiaplah untuk yang berikutnya. (Kegagalan itu) memberi Anda pelajaran agar tidak melakukan sesuatu (yang sama). Maka, belajarlah daripadanya, dan terus maju. Tinggalkan yang sudah lewat, dan dorong diri Anda ke depan. Maju.

“Don’t let anything to hold you back. If thereis no thing can hold me back, what is holding you back.

Jangan takut pada cita-cita. Bermimpilah yang jauh. Raihlah tujuan-tujuan besar.

“No goal is too big,” katanya. Tidak ada gol yang terlalu besar (sepanjang ada harapan).

Harapan itu amat penting. Seperti menunggu kereta di stasiun, ia tidak ada di situ ketika Anda datang. Tapi bukan berarti ia tidak ada. Anda akan menunggu kereta, karena jadwalnya mengatakan kereta akan datang.

Anda punya harapan. Jangan ikuti mereka yang sibuk memikirkan apa yang dia ‘tidak punya’. Bersyukurlah selalu. Bersikaplah positif, taklukkan segala tantangan, selalu penuh syukur dan tidak pernah menyerah.  “Overcome challenges,  thankful and never give up,” kata Nick.

Apa yang dikatakan orang lain kepada kita sering membuat kita sedih. Akibat perkataan orang itu kita menjadi kecut, karena takut kita akan terasing, lalu (merasa akan) tidak berarti bagi orang lain. Bohong. It’s a lie to think that you are not good enough; its a lie to think that you are not worth, kata Nick di Youtube ini.

Adalah tidak benar untuk beranggapan bahwa Anda tidak berarti. Itu semua hanya ‘halangan’ yang Anda ciptakan dalam pikiran Anda sendiri – mungkin gara-gara orang di luar sana mengejek Anda, mengatakan Anda ‘gendut’, terlalu kerempeng, jelek, pendek, atau kelewat tinggi, dan sebagainya. Jangan percaya itu. Ubah cara berpikirmu.

Kisah Cinta Nick.

Nick yang gemar tertawa mengatakan, bahwa ia berpikir tidak mungkin bisa menikah. Mana ada yang mau pada saya. Meski ganteng, tapi dua pasang tangan dan kakinya tidak ada.

Lihat kisah cinta Nick di Youtube ini.
Nick. isteri dan anak mereka

Nick. isteri dan anak mereka

Pada akhirnya, di usia 29 tahun, Nick menikahi seorang gadis cantik jelita bernama Kanae Miyahara. “Saya sekarang percaya adanya cinta yan benar-benar murni,” kata reporter TV yang mewawancarai Nick dan Kanae.

Nick sekarang menjadi pendeta dan ‘motivator’ ulung di berbagai negara di dunia, khususnya dalam tema-tema mengenai ‘hidup bersama tuna-daksa’, atau tentang ‘harapan’ (hope), dan ‘bagaimana menemukan makna dalam hidup’.

Akhirnya, ini yang dikatakan Nick: “I have gone for life without limbs, meaning it is without limits. What about you?”  Saya telah menjalani hidup tanpa tangan dan tungkai, tapi saya artikan itu hidup tanpa batas. Maka bagaimana dengan Anda (yang punya semuanya lengkap)?

Catatan dalam bahasa Inggris:

Nicholas James Vujicic, (born on 4 December 1982) is an Australian preacher and motivational speaker born with Tetra-amelia syndrome, a rare disorder characterized by the absence of all four limbs. As a child, he struggled mentally and emotionally, as well as physically, but eventually came to terms with his disability and, at the age of seventeen, started his own non-profit organization, Life Without Limbs. 

Vujicic presents motivational speeches worldwide, on life with a disability, hope, and finding meaning in life (Wikipedia). For more information you can visit these websites:
http://www.lifewithoutlimbs.org/
http://www.attitudeisaltitude.com/

Advertisements
 

One response to “Wah, Cacat Tapi Lebih Ngetop Ketimbang yang Normal…

  1. hikmahyahya

    23/01/2014 at 9:09 pm

    Reblogged this on alwayshikmah.

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: