Kamu Pernah Ngalahin Setan? Ciyuus?

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, baiklah mari baca dulu kisah ini.

Alkisah, putri Nabi Siti Fatimah dan keluarganya berpuasa. Ketika itu ia, suaminya, Ali bin Abi Thalib, dan kedua putra mereka yang masih belia, Hasan dan Husain, berpuasa tiga hari berturut-turut. Puasa itu untuk membayar hutang nazar, karena sebelumnya mereka punya kaul demi kesembuhan Hasan dan Husain dari sakit. Mereka berempat dikenal sebagai Ahlulbait Nabi SAW yang dijamin kesuciannya dalam Al-Quran.

Kaligrafi nama Fatimah (as)

Hari pertama, persis menjelang saat buka puasa, datang seorang pengemis yang kelaparan. Mereka berikan sedikit roti gandum yang mereka siapkan kepada sang pengemis, dan malam itu mereka hanya berbuka dengan minum air.

Hari kedua. Mereka puasa lagi. Menjelang buka, datanglah seorang anak yatim memohon makanan. Melihat anak kecil yang lapar, Ahlulbait Nabi itu merelakan makanan mereka. Pada hari kedua itu mereka kembali berbuka hanya dengan air. Continue reading Kamu Pernah Ngalahin Setan? Ciyuus?

Hadis Umat Terpecah 73 Golongan Diragukan?

Bila hadis tentang 73 golongan itu ‘sahih’ (benar), bukankah berarti 98% umat Islam masuk neraka?

Di beberapa tempat suka ada orang-orang yang mudah ‘menyala’ hanya gara-gara perbedaan kecil  dengan pihak lain. Salah satu alasan adalah anggapan bahwa dirinya sendiri saja, atau golongan mereka saja, yang benar, sedangkan pihak lain — yang kadang dianggap musuh — salah, sesat, dan masuk neraka. Hingga harus  diserang, dihabisi, dibunuh. Aduh…
Nah, di antara alasan yang paling sering dipakai untuk menunjukkan ‘kebenaran’ diri sendiri itu adalah hadis Nabi (saw) yang mengatakan, ‘akan berpecahnya umat menjadi 73 golongan (firqah); semuanya masuk neraka, dan hanya satu yang masuk surga’. Padahal, hadis itu, anehnya, tidak dimuat dalam Kitab Sahih Buchari dan Muslim (dua kitab hadis paling penting dalam mazhab Sunni). Ibn Hazm menyatakan hadis itu sama sekali tidak sah. 

Simak juga sebuah ceramah dalam video (youtube) yang sangat menarik dan penting mengenai ‘hadis terbaginya umat dalam 73 golongan’ itu oleh Dr Yasir Qadhi dari AS di tautan ini.

Belakangan ini, mungkin karena terdorong oleh semangat yang tinggi untuk mengamalkan Islam, dan menegakkan sunnah Rasulullah, cukup banyak di kalangan umat Islam yang begitu mudah memberikan stempel kafir, syirik, munafik, dan ahli bid’ah kepada orang-orang Muslim lain yang dianggap tidak memiliki pemahaman yang sama dengan mereka.

Continue reading Hadis Umat Terpecah 73 Golongan Diragukan?