RSS

Wah… Sesudah Film, Kini Kartun Menghina Nabi

20 Sep

Belum reda protes umat Islam terhadap film Innocence of Muslims, kini muncul lagi sebuah kartun porno menghina Nabi Muhammad saw di Perancis. Media yang menerbitkan kartun itu adalah majalah mingguan beraliran “kiri” Charlie Hebdo. 

Akibat kartun itu, mulai Jumat 21 September ini Perancis akan menutup kedutaan, konsulat, pusat kebudayaan dan sekolahnya di 20 negara. Menteri Luar Negeri Perancis Laurent Fabius sendiri segera memerintahkan peningkatan keamanan, di semua negara di mana hal ini bisa menjadi masalah.

Ini bukan yang pertama Charlie Hebdo menghina Nabi. Tahun lalu, mereka mempublikasikan sebuah edisi satire “redaksi-tamu” oleh Nabi Muhammad yang mereka sebut dengan Sharia Hebdo, sehingga kantor mereka dilempari bom molotov. Kita belum tahu apa yang akan terjadi akibat kartun itu. Yang jelas, akibat film ‘Innocence of Muslims’ yang menghina Nabi saw itu telah menyebabkan jatuhnya korban di banyak negara.

Potongan kaligrafi Surat 48 – Al-Quran abad 8 atau 9

Pengrusakan akibat film slapstick amatiran — yang judulnya berarti ‘Kaum Muslim yang Tak Berdosa’ – itu juga ditandai dengan perusakan fasilitas milik Amerika Serikat (AS).

Pembuat film *) itu tampaknya tidak paham, bahwa bagi masyarakat di Timur, berbeda dengan Barat, urusan berkaitan agama selalu menjadi isu sangat sensitif. Ketika muncul kartun menghina Nabi Muhammad di Denmark tahun 2005, juga muncul protes yang tidak sedikit di berbagai belahan bumi.

Lelaki yang digambarkan seolah sebagai Nabi Muhammad saw dalam film “Innocence of Muslims”: amatiran

(* Catatan: Pembuat film itu, belakangan diketahui bernama Nakoula Basseley Nakoula, telah dituntut artis yang menjadi bintang dalam film itu, Cindy Lee Garcia, yang merasa tertipu. Garcia juga menuntut youtube dan google (pemilik youtube) — yang telah menyebarkan video yang menggambarkan Nabi Muhammad sebagai ‘pemburu perempuan’. Silakan baca beritanya dalam bahasa Inggris di bawah ini.)

*) English excerpt, from The Telegraph: Cindy Lee Garcia is one of three actresses in the film to have come forward with similar accusations since the explosion of violence that ripped through Muslim countries in the Middle East, Africa and Asia last week. Garcia is suing in a Los Angeles court on grounds of invasion of privacy, fraud, slander and intentional infliction of emotional distress.

She is targeting Nakoula Basseley Nakoula, a 55-year-old Egyptian Copt and convicted fraudster – out on parole – who lives in Los Angeles and has admitted to working on the film, “Innocence of Muslims.” US media say Nakoula wrote and produced the film, using the pseudonym Sam Bacile before being identified. He was questioned overnight Friday by police before going into hiding with his family. Garcia is also suing YouTube and its owner Google for releasing excerpts of the very amateurish film, which was later dubbed into Arabic and made to show Mohammed as a thuggish womaniser.

1,4 milyar umat Islam siap membela Nabi Muhammad saw: protes di Beirut, Lebanon 17 September 2012

Begitu pula, saat Ayatullah Khomeini menjatuhkan hukuman mati terhadap Salman Rushdie, penulis buku Ayat-Ayat Setan(1989), maka Muslimin di dunia pun ikut marah kepada sang penulis. Dan Rushdie – yang merupakan keturunan India yang mukim di Inggris — pun sempat bersembunyi selama bertahun-tahun, dan hidup dalam ketakutan.

Salman Rushdie

Salman Rushdie: penulis ‘Ayat-ayat Setan’ ini adalah setan bagi Khomeini

Penghinaan terhadap Islam juga terjadi pada 2010, ketika Pastor Terry Jones dari Florida, AS, mengumumkan rencananya membakar kitab suci Al Quran. Ketika itu, bukan hanya kaum Muslimin yang marah, melainkan juga para tokoh gereja di dunia. Bahkan Vatikan pun mengutuk rencana Jones itu.

Kini nama Pastor Terry Jones muncul lagi. Badan pertahanan AS Pentagon buru-buru meminta Jones menarik dukungannya terhadap film anti-Islam itu. Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata AS, Jenderal Martin Dempsey bicara melalui telepon dengan Jones, dan menunjukkan kekuatirannya, bahwa ketegangan yang muncul akibat film itu akan meningkatkan amok di Mesir dan Libia.

Memang tidak jelas siapa sebenarnya otak di belakang film itu. Kabarnya para aktor dan aktris film yang diproduksi di California pada 2011 itu merasa tertipu oleh pembuat film tersebut. Mereka tidak tahu film itu akan berisi penghinaan kepada Islam dan Nabi Muhammad SAW. Mereka kaget, karena setelah film — yang awalnya berjudul ‘Dessert Warrior’ dengan sutradara Alan Roberts — itu selesai, dialog ditukar lewat dubbing, kisahnya bergeser, dan judul film pun berganti.

Demo Muslimin di Filipina.

Pembuat film — yang kabarnya sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab — itu kini juga bersembunyi, mirip dengan Salman Rushdie dulu. Tak jelas siapa dia.

Dalam wawancaranya dengan kantor berita AP dan Wall Street Journal, ia mengaku berhasil menghimpun dana hingga US$5 juta untuk memproduksi film picisan itu, yang antara lain diperoleh dari sekitar 100 donor Yahudi, dan beberapa warga Kristen Koptik Mesir yang bermukim di luar negeri.

Kantor berita Inggris, Reuters, melaporkan bahwa gereja Koptik Mesir menerbitkan pernyataan yang mengutuk beberapa orang Kristen Mesir yang hidup di luar negeri — yang menurutnya telah membiayai “produksi sebuah film yang menghina Nabi Muhammad”.

Koran the Wall Street Journal, sebagaimana dikutip CNN, mengidentifikasi produser film itu adalah Sam Bacile, seorang warga Amerika asal Israel yang punya bisnis real estate. Kepada the Journal Bacile mengatakan bahwa ”Islam itu kanker.”

Demo di Kedubes AS di Kairo, Mesir: siapa yang seperti kanker? Nakoula.

Begitulah. Untuk orang yang tidak mengerti tentang, atau menyalahpahami, Islam, dan terlanjur punya praduga negatif seperti Bacile dan Terry Jones, Nabi Muhammad dianggap menyeramkan dan hina.

Terry Jones

Terry Jones: diprotes banyak orang

Padahal sejak awal masa kenabiannya pun, Muhammad saw selalu menghargai dan menghormati pemeluk agama lain. Saat dikejar-kejar kaum kafir Mekah, Nabi memerintahkan serombongan sahabatnya, yang dipimpin Jafar bin Abuthalib (sepupu Nabi), mengungsi dan minta perlindungan penguasa Nasrani di negeri Habasyah (Etiopia sekarang). Nabi dan umat Islam juga bergaul dan berdagang dengan kaum Yahudi Madinah.

Penggambaran yang sama sekali tidak akurat dan penuh kebohongan dalam film Bacile itu tentu bermula dari sikap negatif atau kebodohan Bacile dan para pendukung pembuatan film berdurasi dua jam itu.

Maka, kita jadi penasaran, mengapa sebagian orang Koptik Mesir yang ada di luar negeri bersedia bergandeng tangan menghinakan umat Islam. Tidakkah mereka ingat bahwa pada zaman kediktatoran Mubarak, dan jauh sebelum itu, sesungguhnya mereka juga sama-sama tertindas, bersama banyak golongan lain di sana, laki-laki, wanita, Muslimin, Kristen, kaum miskin, aktivis buruh – praktisnya semua orang didhalimi sehingga tidak mendapatkan kebutuhan dasar, hak politis, hak sipil dan hak-hak lainnya?

Demo Muslimin di India

Artikel ini aslinya berjudul “Dosa Film Innocence of Muslims”, ditayangkan portal media  ‘Inilah.Com’, 20 September 2012.

Kita juga jadi bertanya, tahukah Pastor Terry Jones, Bacile dan para sponsornya bahwa umat Islam juga menghormati Yesus? Tahukah mereka bahwa umat Islam selalu menyebut nama Yesus dengan gelaran alaihi as-salam (a.s.), ‘damai atasnya’– yang maknanya adalah pemuliaan, sebagaimana diberikan kepada keluarga Nabi Muhammad, dan orang-orang suci dalam Islam?

العربية: القرآن في متحف التاريخ الطبيعي في نيو...

القرآن في متحف التاريخ الطبيعي في نيويورك                                        Kitab suci Al Quran di Museum Sejarah Alam di New York, AS (Wikipedia)

Al Quran secara eksplisit menyebut Yesus, atau ‘Isa’ dalam bahasa Al Quran, sedikitnya 25 kali. Itu artinya lima kali lipat dari penyebutan nama Nabi Muhammad saw. Al Quran juga menggelari Isa a.s. — yang namanya berasal dari bahasa Ibrani, Esau dan Yeshehua – dengan sebutan-sebutan yang mulia, di antaranya ‘Al-Masih’, ‘Kalimat Allah’, dan ‘Putra Maryam’.

Di dalam Al Quran, Nabi Isa disebut sebagai ‘utusan yang saleh’, dan ‘pembawa Kitab Injil’. Memang masih ada ulasan lain seperti kontroversi penyalibannya, tetapi citra Nabi Isa di mata kaum Muslim adalah sebagai seorang yang mulia, yang ajarannya disempurnakan oleh Nabi Muhammad.

Selain menulis tentang mukjizat Isa as yang bicara ketika dalam buaian, menghidupkan orang mati, dan menyembuhkan orang buta dengan izin Tuhan, Al Quran juga memberi penghormatan yang luar biasa kepada ibunda beliau, Maria (Maryam) yang kudus. Bahkan salah satu di antara 114 surat di dalam Al Quran diberi nama ‘Surat Maryam’.

Muhammad 15

Lukisan Nabi Muhammad saw di atas buraq (Wikipedia)

Kemarahan Muslimin di dunia terhadap film itu mengajarkan kepada semua orang yang bermaksud menghina Islam, bahwa sejak Nabi Muhammad menerima Al Quran 14 abad lalu hingga zaman ini, seluruh lapisan Muslimin sangat yakin akan kebenaran Islam, dan janganlah sekali-sekali mencoba mengusiknya.

Islam adalah agama yang toleran, dan penuh cinta damai, bahkan nama “Islam” itu juga berarti ‘damai’, dan ‘mendamaikan’; tetapi di dalamnya ada perintah untuk membela Al Quran dan sang Nabi yang suci hingga titik darah penghabisan, bila ada yang menghinanya.

Walhasil, peristiwa ini memberi pelajaran agar semua orang hendaknya lebih serius dalam usaha mencari pencerahan jiwa, melakukan perubahan sikap, attitude, keyakinan, tindakan dan kebijakan yang lebih arif dan damai.

Protes di Indonesia: pelajaran bagi semua pihak

Bagi Bacile sendiri, mestinya ia tahu bahwa meski sejuta film semacam itu dibuatnya, hal itu tidak bakal mampu merendahkan status Nabi Muhammad saw di mata Muslimin sebagai makhluk Tuhan terbaik, ataupun menghapus cinta di hati umat Islam kepadanya.

Advertisements
 

Tags: , , , ,

5 responses to “Wah… Sesudah Film, Kini Kartun Menghina Nabi

  1. Keshia. R

    26/09/2012 at 8:39 pm

    Menanggapi artikel diatas, saya mau share aja ya pak. Saya seorang nasrani yang dari kecil terbiasa dengan perbedaan karena ayah saya nasrani yang menikah dengan ibu saya seorang muslim.

    Bicara tentang agama memang tidak akan ada habisnya. Belum lagi agama memang menyimpan rahasia-rahasia kehidupan yang memang menakjubkan buat para penganutnya masing-masing. Menurut saya tipis perbedaannya antara “menghargai” dan “menghina” agama orang lain. Siapapun bisa melakukannya, anak kecil pun bisa berkata menusuk hati jika bicara tentang hukum agama, padahal mungkin dia tidak mengerti kalau yang dia ajak berbicara bukan satu faham dengan dirinya. Misalnya seperti pengalaman ada anak melihat saya memelihara anjing lalu katanya “kak jangan pegang anjing, anjing itu najis haram, nanti kakak ga boleh pegang aku sebelum cuci pakai pasir!”

    Whhoooppss.. that’s Harsh!

    Tapi untuk orang sedewasa kita, apakah itu harus masuk kehati?? menurut saya TIDAK, kalau memang itu yang dipelajari dari kepahaman si anak mengenai agamanya. Itu justru harus disingkapi dengan hal baik. Menurut saya “rasa tersinggung” adalah inti dari segala percerai-beraian di dunia ini- apalagi yang menyangkut SARA. Sulit sekali memang mempraktekkan rasa lapang dada, tapi setidaknya berdoalah minta Tuhan untuk kita bisa selalu menjaga sikap dan perilaku kita untuk tidak menyakiti orang lain, menghina, apalagi mengadu domba perbedaan…

     
    • Syafiq Basri

      26/09/2012 at 11:36 pm

      Terima kasih, Keshia.
      Saya kira kita sependapat: kita mesti selalu menjaga perilaku agar tidak menyakiti orang lain, apalagi menghina dan mengadu domba. Bila yakin agama kita baik dan benar, mestinya penganutnya menjaga reputasi agama itu secara baik dan benar pula.
      Akan halnya penghinaan kepada Nabi Muhammad saw melalui film dan kartun, sejatinya tidak (mampu) merendahkan status kemuliaan sang Nabi sendiri. Masalahnya, yang menghina itu tidak paham bahwa dalam Al Quran sendiri nama Yesus (Nabi Isa) dan Bunda Maria (Maryam, dalam bahasa Al Quran) sangatlah dimuliakan. Sehingga saya pikir mereka yang menghina itu memang sama sekali belum pernah menengok apa yang diajarkan dalam Al Quran.

       
  2. Adiant Alexandria Histeric

    25/09/2012 at 1:59 am

    Info ini masih rahasia, 2 minggu yang lalu saya mendapati rekaman video pejabat tinggi Amerika sedang mengadakan rapat untuk PERANG DUNIA 3. Mereka menunda rapat tersebut bulan November nanti, sayangnya, baru beberapa jam saya close video itu, setelah di buka lagi, video itu sudah di remove. Yang saya ingat, China dan Rusia adalah target untuk di krisiskan, sehingga mereka akan meminta bantuan kepada Amerika, kurang lebih begitulah rencananya.

     
    • Syafiq Basri

      25/09/2012 at 8:08 am

      Terima kasih.
      Wah… gawat benar kalau sampai ada yang membuat rencana untuk PD 3. Semoga Tuhan lindungi kita dari angkara murka dan segala kejahatan yang diliputi ilmu-Nya.
      Btw, sekarang info itu sudah tidak rahasia lagi donk?!

       
  3. mieke1506

    21/09/2012 at 6:45 am

    Saya pikir, tampaknya memang hanya ada dua pilihan “predikat” bagi mereka: bodoh/dungu (bahasa halusnya “ketidaktahuan”) atau memang jahat (dengan tujuan yang “entah”). Kalau kita memang mencintai Nabi Muhammad saw, kita harus selalu siap diuji. Seorang teman non-muslim, yang selama puluhan tahun menjadi teman saya dan selalu saya pandang sebagai orang baik, tiba-tiba saja mengirimi saya e-mail yang isinya kurang lebih seperti gambaran film di atas. saya terpana, tercengang dan entah apa lagi. saya balas e-mail itu, pendek saja, yang antara lain menyiratkan pertanyaan “Apakah kamu dalam keadaan sehat wal afiat alias waras?” Dia tidak membalas e-mail saya dan sejak saat itu kami belum berhubungan lagi (biasanya, ia yang hampir selalu menyapa atau mengunjungi saya)

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: