RSS

Lelucon Berteman di Media Sosial

18 Sep

Humor Menciptakan Teman Baru di Media Sosial.

Di Facebook:

  • “Tono, ayo kita berteman…”
  • “Tentu. Kamu dan saya sama-sama mutual friends -nya si Joni. Mari kita connect…”

Di Linkedin:

  • “Tono, ayo kita berkawan…”
  • “Silakan kirim resume, riwayat hidupmu, dilengkapi dengan surat pengantar dan contoh hasil pemeriksaan darah…”

Di Twitter:

  • “Tono, ayo kita berteman…”
  • (Sebuah mesin menjawab): “Saya adalah robot milik Tono. Permintaan Anda untuk berteman telah mendapatkan ‘auto-approve’ (persetujuan otomatis)…”

Making friends in social media: Menjalin persahabatan di Media Sosial

Advertisements
 
2 Comments

Posted by on 18/09/2012 in Communication, Jokes

 

2 responses to “Lelucon Berteman di Media Sosial

  1. Syafiq Shahab

    23/09/2012 at 11:27 am

    Yg namanya membajak apapun bentuknya pasti tidak etis. Tp dlm kasus iseng spt itu ya tergantung. Klo emang udah biasa iseng spt itu dan teman yg diisengi ga ada masalah ya gpp. Tp klo emang bukan org yg suka diisengi sebaiknya ga usah demi menjaga silaturahmi
    lebih baik lagi jika tidak melakukan iseng spt itu sama sekali krn bisa jadi kita salah omong, salah tulis dan bisa terjadi salah paham yg akhirnya jadi panjang

    Contohnya seperti komen saya ini. Walopun saya sama2 bernama syafiq tp ya lancang aja ikutan njawab.. hahaha

     
  2. Anindya Alyssa

    18/09/2012 at 1:14 pm

    Pak Syafiq,

    Berbicara mengenai lelucon di media sosial. Sekarang ini banyak sekali orang yang menyalah gunakan media sosial dengan berkata sebagai lelucon. Tidak berbicara mengenai lini masa yang ‘menyampah’, akun parodi, ataupun akun palsu. Namun ada suatu fakta yang menarik untuk saya sekiranya bisa dibahas. Apakah etis untuk membajak akun seseorang, baik di Facebook, Twitter ataupun di BlackBerry Messenger dan menulis sesuatu lalu di post? Apa tanggapan Pak Syafiq mengenai hal tersebut? Membajak yang saya maksud adalah bukan di hacked oleh hacker, tetapi oleh teman sendiri yang iseng.

    Dan mengapa hal tersebut menjadi salah satu ‘kebiasaan’ masyarakat yang menganggap hal tersebut sah-sah saja untuk dilakukan di media sosial?

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: