RSS

100 Tokoh Michael Hart

27 Mar

Apa yang ditulis Michael Hart tentang Nabi Muhammad saw?

Sejarah mencatat bahwa Nabi Muhammad saw bukan saja dikagumi dan dihormati Muslimin sedunia. Tetapi beliau juga dianggap sebagai tokoh nomor satu yang mengubah dunia.

Banyak yang memuji Nabi Muhammad saw. Di antaranya adalah Michael Hart, yang menulis buku dengan judul: “The 100, a Ranking of the Most Influential Persons in History,” (Seratus; Ranking Orang-orang Paling Berpengaruh dalam Sejarah).

Buku "The 100" karya Michael Hart

Dalam susunan ranking 100 orang itu, terdapat nama-nama beken seperti: Isaac Newton (2), Jesus Christus (3) – di bawahnya baru nama-nama seperti Buddha (Gautama), Confucius, Christopher Columbus (penemu benua Amerika), Albert Einstein, Karl Marx, Aristotle, Lenin, Nabi Musa (16), Charles Darwin, Mao Tse-tung, Genghis Khan, George Washington, Napoleon Bonaparte, Adolf Hitler, William Shakespeare, Thomas Edison, dan sebagainya.

Tetapi, dari semua itu, Nabi Muhammad saw berada di ranking teratas, sebagai ‘orang nomor satu paling berpengaruh dalam sejarah manusia di dunia’.

Apa yang dikatakan Michael Hart mengenai Nabi saw?

“Pilihan saya terhadap Muhammad sebagai yang paling atas dalam urutan tokoh paling berpengaruh di dunia, mungkin mengejutkan sebagian orang, sementara sebagiannya mempertanyakannya. Tetapi, beliaulah satu-satunya lelaki dalam sejarah yang berhasil secara sangat mencengangkan baik dari sudut keagamaan maupun ditinjau dari sudut sekuler.”

Seorang yang aslinya sederhana, Muhammad meletakkan dasar-dasar salah satu agama terbesar di dunia dan menyebarkannya, dan menjadi pemimpin politik yang sangat efektif. Sekarang, 13 abad setelah kematian beliau (seharusnya 14 abad – SB), pengaruhnya masih demikian besar dan terus berjalan tanpa pernah berhenti.

Sebagian besar tokoh dalam buku (The 100)  ini bernasib baik karena dilahirkan dan dibesarkan di tengah pusat-pusat kebudayaan dunia, di tengah bangsa-bangsa yang beradab dan punya peran politik penting. Tetapi Muhammad tidak. Beliau yang lahir pada tahun di kota Mekah,di bagian selatan jazirah Arab, yang saat itu merupakan wilayah yang terkebelakang di dunia – daerah yang tandus, dan tertinggal, jauh dari pusat-pusat perdagangan, seni dan pengetahuan (yang ada di dunia).

Genghis Khan statue before his Mausoleum in Or...

Genghis Khan statue before his Mausoleum in Ordos, Inner Mongolia, China. (Photo credit: Wikipedia)

Siapa Michael Hart?  Hart dilahirkan di New York City, AS, pada tahun 1932. Ia bukan saja punya beberapa gelar sarjana, antara lain, sarjana matematika dari Cornell University sarjana dalam bidang fisika, astronomi dan computer science. Selain itu, ia juga menyandang sarjana dalam bidang huku. Tetapi puncaknya adalah, Michael Hart juga berhasil meraih gelar Doktor (Ph.D) dalam bidang fisika ruang angkasa (astrophysics) dari Princeton University, salah satu perguruan tinggi paling terkemuka di AS.

Sebelum menjadi professor dalam bidang fisika di Trinity University di San Antonio, Texas, Michael Hart pernah bekerja sebagai peneliti di pusat ruang angkasa AS, NASA.

Hart sudah menulis empat (4) buku tentang sejarah manusia dan ruang angkasa, tetapi bukunya yang pertama sajalah, yang berjudul “The 100” itu yang meledak sehingga diterjemahkan ke 15 bahasa di dunia. Awalnya buku itu diterbirkan pada tahun 1978, tetapi kemudian direvisi dan dicetak ulang pada tahun 1992.

Yang mengejutkan banyak orang dari buku Hart itu adalah karena ia memilih Nabi saw di atas Jesus (pada ranking 3, setelah Newton) atau Nabi Musa (yang berada di urutan ke-16).

Lukisan - Sahabat Nabi saw menemui pemimpin Kristen Habasyah di Etiopia

Ia juga memuji Al-Qur’an yang dibawakan Nabi saw – tapi sayang ia menyebutnya (secara keliru dan subjective) bahwa Al-Qur’an adalah ‘karya Muhammad’, bukan firman Allah.

Surat 48 Al-Qur'an - Abad 8 atau 9

Berkat peran Nabi saw dalam penyebaran Al-Quran itu, perkembangan Islam jauh lebih pesat ketimbang pengaruh penyebaran agama Kristen oleh Jesus (nabi Isa as) yang pengembangannya diperankan oleh St.Paul.

Lebih lanjut Hart menceritakan sejarah Nabi saw yang sudah banyak kita ketahui. Tetapi ada beberapa poin penting yang patut digarisbawahi dari tulisan Hart. Di antaranya adalah bahwa:

“Mungkin orang heran mengapa saya memilih Muhammad saw di atas Jesus, padahal jumlah orang Kristen di dunia diperkirakan lebih dua kali lipat umat Islam,” kata Hart. Ada dua alasan penting.

  1. Pertama, karena Nabi Muhammad memiliki peran yang jauh lebih besar dalam pengembangan Islam dibanding pengembangan Kristen oleh Jesus. Di dalam pengembangan agama Kristen itu, menurut Hart, Jesus hanya berperan dalam peletakan ajaran etika dan moral agama Kristen, sementara orang yang paling berperan dalam penyebarannya adalah St.Paul. Tokoh St.Paul ini,  menurut Hart, juga merupakan pengarang sebagian besar kandungan Perjanjian Baru. Sedangkan Nabi Muhammad saw, adalah satu-satunya orang yang bertanggungjawab pada teologi Islam, dan prinsip-prinsip etika dan moral yang ada di dalamnya.
  2. Kedua, Nabi saw memiliki peran kunci utama dalam meletakkan pondasi agama baru, dan dalam penerapan praktek-praktek agama Islam. Kemudian, koleksi wahyu dalam Al-Qur’an yang disampaikan Nabi saw telah di-copy (diberbanyak) secara murni selama kehidupan Muhammad (saw) dan dikoleksi secara bersama-sama dalam format yang otoritatif (bisa dipertanggungjawabkan) tidak lama setelah kematian beliau.

Oleh karena itu, Al-Quran sangat mencerminkan ide-ide dan ajaran Nabi saw sampai tingkatan kalimat dan kata-kata yang persis dan akurat. Sementara, tidak ada kompilasi ajaran Jesus yang berhasil selamat (seperti Al-Qur’an). Atau, dalam kata-kata Hart, “No such detailed compilation of the teachings of Christ has survived.”

Berhubung Al-Quran bagi Muslimin bisa dikatakan sama pentingnya dengan Bible (Injil) bagi orang Kristen, pengaruh Muhammad melalui media (kitab) itu adalah demikian besar. Barangkali pengaruh Muhammad terhadap agama Islam masih lebih besar ketimbang kombinasi pengaruh Jesus Kristus dan St.Paul secara bersama-sama terhadap agama Kristen.

Protes pembakaran Al-Quran oleh tentara AS di Afghanistan.

Dari sisi religi murni, bisa dikatakan bahwa Muhammad sama pengaruhnya dalam sejarah kemanusiaan dengan Jesus. Tetapi, berbeda dengan Jesus, Muhammad adalah juga pemimpin dunia – dalam bahasa Hart ‘secular’ – sekaligus pemimpin agama.

Bahkan, kenyataannya, sebagai pendorong menyebarnya orang-orang Arab di dunia, Muhammad juga berada di urutan pertama pemimpin politik paling berpengaruh sepanjang masa.

Sebelum era Muhamad (saw) tidak ada satu pun kejadian yang bisa menyamai kekuatan penyebaran Islam, dan jelas semua kekuasaan Arab di dunia itu tidak mungkin terjadi kalau saja tidak ada (Nabi) Muhammad saw.

Français : Carte de l'empire mongol au XIIIème...

Kerajaan Genghis Khan, abad 13 (Wikipedia)

Satu-satunya penaklukkan serupa yang bisa dibandingkan dengan itu adalah penaklukan berbagai bangsa oleh orang-orang Mongol pada abad ke-13, yang sangat dipengaruhi oleh Genghis Khan. Namun demikian, meski pun penaklukan orang-orang Mongol itu lebih ekstensif ketimbang (penaklukan) orang-orang Arab, semuanya tidak bertahan lama. Sehingga sekarang ini, satu-satunya wilayah yang diduduki orang-orang Mongol hanyalah wilayah yang mereka miliki sebelum masa Genghis Khan dulu. Ini jauh berbeda dengan penyebaran Islam (dalam bahasa Hart ‘penaklukan Arab’ ) : mulai Iraq hingga Maroko, kita menyaksikan berbagai bangsa di dunia menganut agama Islam, dan sekaligus juga bahasa Arab, sejarah dan budaya.

Peran sentral Al-Quran bagi umat Islam dan fakta bahwa ia ditulis dalam bahasa Arab berhasil mencegah hancurnya bahasa itu menjadi dialek-dialek kelas rendah, yang mana mungkin saja terjadi akibat peristiwa besar pada abad ke-13.

Walhasil, kata Hart, ‘Semua pengaruh yang terjadi sejak abad ke-7, jaman Nabi saw, hingga saat ini – baik secara keagamaan maupun keduniaan (secular), menjadikan saya merasa bahwa Muhammad merupakan satu-satunya pribadi di dunia yang paling berpengaruh dalam sejarah kemanusiaan.’

 

Baca juga:

Advertisements
 
1 Comment

Posted by on 27/03/2012 in Diskusi Agama, Pemikiran

 

Tags: , , , , , , , ,

One response to “100 Tokoh Michael Hart

  1. Sandi Iswahyudi

    11/07/2016 at 10:52 pm

    tulisan yang mencerahkan pak. Saya baru bulan kemarin membaca biografi Nabi Muhammad. Terlambat sih, namun alhamdulillah dapat kesempatan itu

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: