RSS

Tuhan Itu Gak Ada, Kata Tukang Cukur

21 Feb

Leonardo DiCaprio during press conference on &...

Leonardo DiCaprio

Kiwir mau pangkas rambut. Ia datang ke tukang cukur langganannya di dekat rumahnya, di Depok. Ternyata tutup. ”Lagi pulang kampung, Mas,” kata penjaja toko di sebelah kios tukang cukur itu.

Berhubung rambutnya sudah panjang, Kiwir gak betah. Ia mencari ’barber shop’ lain di seputaran Jalan Margonda, dekat kampus UI.  Brewoknya juga sudah awut-awutan. ’Gak keren kayak Leonardo DiCaprio,’ katanya dalam hati.

Tidak lama, Kiwir sudah di kursi tukang cukur. Sambil memotong rambut Kiwir, tukang cukur mengajaknya bicara. Mulailah mereka terlibat pembicaraan yang kian lama kian menghangat. Keduanya memperbincangkan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan. (Biasa kan, di mana-mana biasanya tukang cukur — sebagaimana tukang pijat — , baik di barber shop atau pun di salon, lazimnya doyan ngobrol…)

Sesaat kemudian, topik pembicaraan beralih tentang masalah akhirat. Wah… berat, Bo’ … [ Hehehe 🙂 ]

  • Tukang cukur:”Saya tidak percaya Tuhan itu ada.”
  • Kiwir: “Kenapa kamu berkata begitu?”
  • “Begini, coba Anda perhatikan di depan sana , di jalanan… untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada. Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada, adakah yang sakit? Adakah anak terlantar??
    Jika Tuhan ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi.”

(Note: Tulisan ini didapat dari email seorang kawan. Tidak jelas siapa penulis aslinya – tapi nampaknya ini merupakan sebuah terjemahan dari sebuah artikel di salah satu buku yang somehow pernah saya baca tapi lupa judulnya.)

Kiwir diam. Ia berpikir keras. ’Bagaimana caranya agar tidak terjebak dalam debat kusir,’ pikir Kiwir. Seusai potong rambut itu, Kiwir pergi meninggalkan barber shop.

Beberapa saat kemudian, di jalan Kiwir melihat seorang lelaki berrambut panjang, tidak beraturan, kribo gimbal dan kotor. Brewoknya pun semrawut, kayak habis ditimpa puting beliung. Orang itu terlihat dekil dan tidak terawat.

Kiwir buru-buru kembali ke tempat tukang cukur dan berkata, “Kamu tahu, sebenarnya TUKANG CUKUR itu TIDAK ADA..”

Tukang cukur tidak terima. Protes. ” Kamu kok bisa bilang begitu ? Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu!”

“Tidak!” elak Kiwir. “Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang, gondrong, dekil dan kotor serta brewokan seperti orang itu,” kata si Kiwir sambil menunjuk ke arah luar.

“Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!”, sanggah tukang cukur. ”Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang ke saya,” jawab si tukang cukur membela diri.

Pelangi dan alam yang cantik: bukti adanya Tuhan

“Cocok!” kata Kiwir menyetujui. “Itulah masalahnya. Sama dengan Tuhan, DIA  ITU ADA !  Tapi apa yang terjadi… orang-orang tidak mau datang kepada-Nya, dan tidak mau mencari-Nya.  Maka, banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.”

 

Baca juga: “Di mana Wajah Tuhan?“.

Advertisements
 
1 Comment

Posted by on 21/02/2012 in Diskusi Agama, Pemikiran

 

Tags: ,

One response to “Tuhan Itu Gak Ada, Kata Tukang Cukur

  1. Toha

    01/07/2012 at 10:17 pm

    seingat saya ini aslinya dari cerita Nasrudin Hoja..

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: