RSS

Orasi di depan Musuh

13 Dec

Aku putra orang yang diantar Jibril hingga ke Sidratul Muntaha… Aku putra orang yang di-solawati para malaikat penghuni langit…

Aku putra Mekah dan Mina, aku putra Zamzam dan Sofa, aku putra pembawa rukun Ka’bah dari segala sudutnya, aku putra pemakai sandal dan selalu melepaskannya saat ihram, aku putra sebaik-baiknya orang yang tawaf dan sa’i …

Aku putra orang yang diantar dengan Burog ke hawa, aku putra orang yang diperjalankan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa;

Aku putra orang yang dipukul antara dahi dan lehernya saat bersyahadat (dalam solat).. Orang yang hijrah dua kali; berbaiat dua kali, pendekar Badr dan Hunain, Aku putra orang yang tidak pernah kafir pada Allah walau sekejap mata; putra seorang yang pertama kali memenuhi panggilan Allah dan Rasulnya dari kalangan mukmin (yang pertama kali masuk Islam)… Aku putra seorang yang lisannya penuh hikmah bagi para ibadah..

Siapa tidak tersentuh membaca atau mendengar pidato itu — yang diungkapkan di depan kepala ayahnya yang habis dipenggal tentara musuhnya ?

Isi pidato selengkapnya ada dalam rekaman Youtube yang mengunggah orasi Ali Zainal Abidin di istana Yazid, Damaskus ini.

Ali bin Husain Zainal Abidin a.s. — yang biasa dikenal dengan As-Sajjad (ahli bersujud dalam solat) dan para wanita keluarga Nabi saww ditawan tentara Yazid dan digiring dalam belenggu rantai dari Karbala di Irak menuju istananya di Damaskus (Siria) pada tahun  61 H.

Penyair Farazdaq pun memperkenalkan Zainal Abidin saat beliau haji di Mekah pada zaman Hisyam bin Abdul Malik bin Marwan, penguasa Bani Umayyah.

Imam Zainal Abidin adalah putra Al-Husain bin Ali bin Abithalib as, khalifah ke-IV yang menikah dengan Siti Fatimah Az-Zahra as, putri Nabi Muhammad saww.  Beliau meneruskan dakwah kakeknya – Muhammad saww — dan meneruskan keturunan Nabi saw hingga menyebar ke seluruh dunia, termasuk kaum Ba’alawi dari keturunan Ahmad Al-Muhajir di Indonesia.

Advertisements
 
1 Comment

Posted by on 13/12/2011 in Diskusi Agama, Doa, Link Bagus

 

One response to “Orasi di depan Musuh

  1. mieke1506

    14/12/2011 at 7:33 am

    Lalu, di mana dan apa yang sekarang kita semua perbuat?

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: