RSS

Dua Mata Saya,Mulut Saya Satu…

11 Dec

DO YOU REALIZE THAT …

We are born with two eyes in front,
because we must not always look behind.
But see what lies ahead, beyond us.

Sadarkah Anda bahwa…

Kita lahir dengan dua mata di depan, Sebab kita tidak boleh menengok ke belakang, Tapi menatap ke hadapan kita,  jauh di depan kita.

We are born to have two ears
one left – one right so we can hear both sides.
Collect both the compliments and criticisms, to see which are right.

Kita lahir dengan dua telinga, Satu di kanan, satu di kiri, sehingga kita bisa mendengar dari kedua belah pihak; Kumpulkan semua pujian dan kritik, untuk menetapkan mana yang benar.

We are born with a brain concealed in a skull.
Then no matter how poor we are, we are still rich.
For no one can steal what our brains contains.
Packing in more jewels and rings than you can think.

Kita lahir dengan otak yang terlindung kuat di dalam tengkorak, Sehingga tidak peduli semiskin apa pun kita, kita tetap kaya, Sebab tidak ada seorang pun yang bisa mencuri apa yang dikandung otak, Ia menampung lebih banyak ‘mutiara’ dan ‘cincin berlian’ ketimbang yang Anda pikirkan.

We are born with two eyes, two ears, but one mouth.
For the mouth is a sharp weapon, it can hurt, flirt, kill.
Remember to talk less, listen and see more.

Kita lahir dengan dua mata, dua telinga, tapi satu mulut, Karena mulut itu senjata yang tajam,ia dapat melukai, merayu, membunuh, Ingatlah untuk selalu bicara sedikit, tapi lebih banyak mendengar dan melihat.

We are born with only one heart, deep in our ribs.
It reminds us to appreciate and give love from deep within.
Learn to love and enjoy being loved but do not expect people to love you the way or as much as you had loved them.
Give love without expecting love in return and you will find love more beautiful.

Kita lahir dengan hanya satu hati, jauh di dalam di bawah tulang-tulang iga, Itu mengingatkan kita untuk menghargai dan memberikan cinta dari dalam, dalam sekali, Belajarlah untuk mencintai dan nikmati saat dicintai, tapi jangan berharap orang mencintaimu sebanyak cintamu pada mereka. Berikan cinta tanpa mengharap balasan cinta, dan anda akan menemukan cinta yang lebih indah.

Advertisements
 
2 Comments

Posted by on 11/12/2011 in English, Pemikiran

 

2 responses to “Dua Mata Saya,Mulut Saya Satu…

  1. mieke1506

    11/12/2011 at 7:26 pm

    Indahnya . . . . .

     
    • Syafiq Basri

      12/12/2011 at 12:54 pm

      Seperti lagu kanak-kanak jaman dulu ya, Teh Mieke?
      Nuhun.

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: