RSS

Munajat Sya’baniyah

19 Jul

فارسی: از مقاله حضرت محمد (ص) ویکی انگلیسی گرفتم

فارسی: از مقاله حضرت محمد (ص) ویکی انگلیسی گرفتم (Photo credit: Wikipedia)

Ya Allah,

sampaikan salam kepada Muhammad dan keluarga Muhammad

Dengarlah doaku ketika aku memohon kepada-Mu;  Dengarlah panggilanku ketika aku menyeru-Mu ; Pandanglah daku ketika aku merintih kepada-Mu ; Aku sudah lari menghadap-Mu;

Kini aku bersimpuh di hadapan-Mu; Pasrah merendah kepada-Mu; Mengharapkan pahalaku di sisi-Mu; Engkau ketahui apa pun yang ada dalam diriku; Engkau memahami segala keperluanku; Engkau mengerti getaran batinku;

English: Muhammad preaching, 1840es-1850es, pa...

Lukisan Nabi Muhammad saw berkhutbah (lukisan diperkirakan dibuat pada tahun 1840-1850-an, oleh Grigory Gagarin (Wikipedia)

Tidak tersembunyi bagi-Mu keadaan kembaliku; Dan tempat akhirku dan apa pun yang ingin aku sampaikan dengan pembicaraanku dan permohonanku yang ingin aku ucapkan dan aku harapkan untuk hasil akhirku;

Sudah berlaku ketentuan-Mu padaku, duhai Junjunganku; Yang berlaku bagiku sampai akhir umurku, lahir dan batinku; Pada tangan-Mu, tidak pada tangan yang lain; Pertambahan dan pengurangan nikmat-Mu padaku; Keselamatan dan kesengsaraanku …

 

Pintu masuk kota Madinah zaman dulu

Pintu masuk kota Madinah zaman dulu

… Tuhanku,  jika Kau tahan karunia-Mu padaku, Maka siapa lagi yang memberi rezeki kepadaku ; Jika Kau sia-siakan daku, Siapa lagi yang akan menolongku… Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari murka-Mu dan datangnya kemarahan-Mu…

Tuhanku,  jika aku tidak layak menerima kasih sayang-Mu, Engkau sangat layak untuk mencurahkan kepadaku keluasan anugerah-Mu;

Tuhanku, inilah diriku bersimpuh di hadapan-Mu, Kepercayaanku yang penuh kepada-Mu telah menaungi diriku; Engkau telah melakukan apa yang layak Kau lakukan; Engkau telah lindungi daku dengan ampunan-Mu 

Tuhanku, jika tidak Engkau ampuni, Siapa lagi yang paling utama untuk mengampuni selain-Mu;

Sekali pun ajalku sudah dekat dan amalku tidak membawaku dekat kepada-Mu; Telah kujadikan pengakuan dosaku sebagai wasilah (‘perantara’) untuk mendekati-Mu; Aku sudah berbuat aniaya terhadap diriku ; Celakalah diri ini jika Engkau tidak mengampuninya;

Tuhanku, tidak henti-hentinya kebaikan-Mu memenuhi hari-hariku; Jangan putuskan kebaikan-Mu padaku pada hari kematianku.. 

Tuhanku, bagaimana mungkin aku putus asa atas perhatian-Mu yang baik kepadaku setelah kematianku; Padahal Engkau (selalu) hanya memperlakukanku dengan indah selama hidupku;

Tuhanku, jagalah segala urusanku seperti apa yang layak Kau lakukan; Limpahilah aku selalu dengan karunia-Mu; Anugerahkanlah kasih sayang-Mu kepada seorang pendosa yang sudah dilingkupi dirinya oleh kejahilannya sendiri…;

Sudah Kau tutupi dosa-dosaku di dunia (sehingga orang lain tidak tahu); Padahal aku lebih memerlukan ‘penutupan’-Mu pada Hari Akhirat nanti; Jika hari ini tidak Kau perlihatkan dosa-dosaku pada seorang pun di antara hamba-hamba-Mu yang saleh, Maka janganlah Kau permalukan aku di Hari Kiamat di hadapan para saksi 

Tuhanku…Karunia-Mu meluaskan harapanku; Maaf-Mu lebih utama dari perbuatan (amal baik)-ku; Tuhanku, bahagiakan daku ketika aku berjumpa dengan-Mu; Pada hari ketika Engkau tetapkan keputusan untuk hamba-hamba-Mu; 

Tuhanku …permohonan maafku kepada-Mu ; Adalah permohonan orang yang tidak bisa hidup tanpa diterima permohonan maafnya; Terimalah permohonan maafku, Wahai Yang paling santun kepada para pendosa yang memohon maaf.. Tuhanku… Janganlah Kau tolakkan keperluanku; Janganlah Kau kecewakan keinginanku; Janganlah Kau putuskan dambaan dan harapanku;

Tuhanku, Sekiranya Engkau berkehendak untuk merendahkanku, Tentulah Engkau tidak memberiku petunjuk; Sekiranya Engkau bermaksud untuk mempermalukanku; Tentulah Engkau tidak menyelamatkanku;

Bimasakti — salah satu ciptaan Tuhan

Tuhanku, (karena sangka baikku maka) aku tidak pernah mengira Engkau akan menolak keperluanku; Yang untuk memperolehnya telah kuhabiskan umurku;  Tuhanku, bagi-Mu segala pujian selama-lamanya, kekal abadi, tiada akhirnya; Terus bertambah dan tidak pernah punah, sejauh Kau inginkan dan Kau rela…

Tuhanku…, jika Kau pegang (tuntut) daku pada kejahatanku; Aku akan ‘memegang’-Mu pada ampunan-Mu; Jika Kau pegang daku pada dosa-dosaku; Aku akan memegang pada maaf-Mu; Jika Kau masukkan daku ke neraka-Mu,  Aku akan beritahukan seluruh penghuninya, “Aku hanya mencintai-Mu.”  Tuhanku, jika amalku sedikit di koridor ketaatan kepada-Mu; Harapanku besar di hadapan kedambaanku kepada-Mu;  

Tuhanku, bagaimana mungkin aku kembali dari hadirat-Mu; Dalam keadaan kecewa dan disia-siakan, padahal kebaikan sangkaku akan anugerah-Mu telah mendatangkan; kepadaku keselamatan dan kasih sayang; Tuhanku..sudah aku habiskan umurku tenggelam dalam kelalaian dari mengingat-Mu; Sudah aku hancurkan masa mudaku dalam ketidaksadaran (‘mabuk’) menjauhi-Mu;  Tuhanku, aku tidak sadar pada hari-hari ketertipuanku kepada-Mu; Dan kecenderunganku pada jalan kemurkaan-Mu;

Tuhanku, aku hamba-Mu, anak hamba-Mu juga; Sekarang berdiri di hadapan-Mu; Bertawasul dengan kemurahan-Mu untuk mendekati-Mu Tuhanku, akulah seorang hamba yang ingin menghampiri-Mu; Setelah menghadap-Mu dengan (secara) ‘tidak tahu malu’; Aku mohonkan ampunan-Mu karena ampunan adalah sifat kemurahan-Mu; 

Tuhanku, aku tidak mempunyai kekuatan untuk meninggalkan perbuatan maksiatku kepada-Mu; Kecuali pada saat Engkau sadarkan daku akan kecintaan-Mu; Dan seperti Engkau kehendaki aku, Begitulah keadaanku; Kusampaikan syukur kepada-Mu ; Karena telah Kau masukkan daku ke dalam kemurahan-Mu; Dan karena telah Kau bersihkan hatiku dari noda-noda kelalaian dari mengingat-Mu;  

Tuhanku…pandanglah daku seperti memandang dia yang Kau seru dan menjawab seruan-Mu; Kau bimbing dia dengan bantuan-Mu; Sehingga dia menaati-Mu Duhai Yang dekat,Tidak menjauh dari orang yang terhempas dari-Nya; Wahai Yang maha pemurah, Tidak bakhil , tidak pelit dari orang yang mengharap pahala-Nya; 

Tuhanku, Anugerahkan padaku hati yang kerinduannya mendekatkannya kepada-Mu; Karuniakan padaku lidah yang ketulusannya diangkat ke sisi-Mu; Berikan padaku penglihatan yang kebenarannya menghampirkannya kepada-Mu; 

Tuhanku, Siapa saja yang mengenal-Mu, tidak akan dibiarkan; Siapa saja yang berlindung kepada-Mu, tidak akan disia-siakan; Siapa saja yang Kau hadapi, tidak akan diabaikan;  Tuhanku, Siapa saja yang bergantung kepada-Mu, pastilah memperoleh cahaya;

Muhammad advancing on Mecca, with the angels G...

Lukisan Nabi Muhammad saw menuju Mekkah bersama malaikat Jibril, Israfil dan Izrail (Photo credit: Wikipedia)

Siapa saja yang berlindung kepada-Mu, pastilah memperoleh perlindungan; Aku sudah berlindung kepada-Mu, wahai Tuhanku; Maka janganlah kecewakan sangkaanku akan kasih sayang-Mu; Jangan Kau halangi daku dari kasih sayang-Mu; 

Tuhanku, tempatkan daku dalam golongan orang-yang memperoleh kecintaan-Mu; Pada tempat dia yang mengharapkan tambahnya cinta-Mu;  Tuhanku, masukkan dalam hatiku kerinduan (setelah) berzikir kepada-Mu; Ilhamkan kepadaku keinginan untuk berada dalam kelezatan mengenang asma-Mu; Di tempat kesucian-Mu; 

Tuhanku, dengan kekuasaan-Mu; Masukkanlah aku hanya pada tempat orang yang mentaati-Mu; Tempat yang baik dari keridaan-Mu;  Tuhanku, aku tidak mampu mengatur diriku; Tidak sanggup mendatangkan manfaat bagi-Mu; 

Tuhanku, akulah hamba-Mu yang lemah dan banyak berbuat dosa; Akulah budak-Mu yang penuh cacat dan cela; Jangan jadikan daku di antara orang yang Kau palingkan wajah-Mu darinya; Jangan jadikan daku orang yang kelalaiannya menghalanginya dari maaf-Mu; 

Cinta Allah nomor satu : Taj Mahal,  simbol cinta suami kepada isteri –

Tuhanku, anugerahkan kepadaku kesempurnaan bergantung hanya pada-Mu; Sinarilah mata hati kami dengan cahaya pandangannya kepada-Mu; Sehingga pandangan hati dapat menyobekkan tirai-tirai (penghalang) cahaya; Dan menyampaikannya pada sumber kebesaran; Sehingga arwah kami bergantung pada kebesaran kesucian-Mu;  Tuhanku, jadikanlah daku orang yang Kau seru dan menjawab seruan-Mu; Jadikanlah daku orang yang Kau lihat lalu berguncang hatinya karena kebesaran-Mu; Kau panggil dia secara sembunyi ; Dan dia beramal pada-Mu secara terbuka;  

Tuhanku, aku tidak membiarkan keputus-asaan mengalahkan sangka baikku kepada-Mu; Tidak putus harapanku akan keindahan kemurahan-Mu;

Tuhanku, jika dosa-dosa telah menjatuhkan daku dari hadirat-Mu; Maafkanlah daku karena kepasrahanku sepenuhnya kepada-Mu; Tuhanku, jika dosa-dosa telah menghempaskanku dari kemuliaan anugerah-Mu; Keyakinan akan santunan karunia-Mu telah menyadarkan diriku; 

Tuhanku, jika kelalaian telah menidurkan aku dari persiapan untuk menemui-Mu; Pengetahuanku akan kemurahan nikmat-Mu telah menyadarkan daku;  Tuhanku, jika besarnya hukuman-Mu telah memanggilku ke neraka; Limpahan pahala-Mu telah memanggilku ke surga; 

Tuhanku…kepada-Mu aku bermohon; Kepada-Mu aku berdoa dan berharap; Aku bermohon kepada-Mu, sampaikan salawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad; Jadikan daku orang yang selalu berzikir kepada-Mu, tidak memutuskan perjanjian dengan-Mu; tidak alpa untuk bersyukur kepada-Mu; Dan tidak menganggap enteng perintah-Mu; 

English: Mohammed receiving his first revelati...

Lukisan Nabi Mohammad saw menerima wahyu pertama dari malaikat Giabril. (Miniature illustration on vellum from the book Jami’ al-Tawarikh (literally “Compendium of Chronicles” but often referred to as The Universal History or History of the World), by Rashid al-Din, published in Tabriz, Persia, 1307 A.D. Now in the collection of the Edinburgh University Library, Scotland. (Photo credit: Wikipedia)

Tuhanku…bawalah daku pada cahaya kebesaran-Mu yang cemerlang; Sehingga aku mengenal-Mu; Berpaling dari selain-Mu; Takut pada pengawasan-Mu;

Wahai Pemilik keagungan dan kemurahan… Semoga Engkau (ya Allah) melimpahkan kesejahteraan pada Muhammad, rasul-Mu dan keluarganya yang suci;  Dan menyampaikan salam (ku) kepadanya dengan salam yang sebanyak-banyaknya.

(Dari kumpulan doa cucu Nabi saww, Imam Ali Zainal Abidin as, dalam kitab “As-Shahifah As-sajjadiah”).

Advertisements
 
1 Comment

Posted by on 19/07/2007 in Doa

 

Tags: ,

One response to “Munajat Sya’baniyah

  1. mieke1506

    28/02/2012 at 1:35 pm

    Saya suka do’a ini. Menurut pendapat dan perasaan saya, lebih masuk ke dalam hati bila saya berdo’a dengan redaksi ayng saya fahami. Tentu saja, seharusnya saya faham bahasa Arab (belum putus asa untuk belajar Bhs Arab – meskipun bergelut sendiri) sehingga otomatis bisa berdo’a dalam bahasa Arab dan memahaminya ( g usah terlalu jauh, minimal seperti saya memahami bahasa Inggris – ini cukup bagi saya). Apa makna sya’baniyah? Hatur nuhun

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: