RSS

Munajat Orang yang Taubat

19 Jul

Dengan Asma Allah, yang Mahakasih dan Mahasayang. Tuhanku, Kesalahan telah menutupiku dengan pakaian kehinaan, Jauh dari diriMu telah membungkusku dengan jubah kerendahan, Besarnya dosaku sudah membuat hatiku mati; Hidupkan daku dengan ampunan-Mu, Wahai Cita dan Dambaku, Wahai Ingin dan Harapku 

Demi Keagungan-Mu, Tidak kudapatkan pengampun dosaku selain-Mu, Tiada kulihat penyembuh lukaku kecuali Dirimu, Aku pasrah berserah pada-Mu, Daku tunduk bersimpuh pada-Mu… 

Jika Kau usir aku dari pintu-Mu, Kepada siapa lagi aku (kemudian) akan bernaung?Jika Engkau tolak aku dari sisi-Mu, Kepada siapa lagi aku berlindung? Celaka sudah diriku – lantaran aib dan cela (diriku), Alangkah rendah dan buruknya amal perbuatanku…Aku bermohon pada-Mu, Wahai Pengampun dosa besar, Wahai penyembuh tulang yang patah (pengumpul tulang yang berserak);

Anugerahkan padaku penghancur dosa, Sembunyikan rahasia-rahasiaku yang memalukan, Jangan lewatkan aku di  hari kiamat, Dari sejuknya ampunan dan maghfirah-Mu… Jangan tinggalkan aku dari indahnya maaf dan penghapusan-Mu… Ilahi, naungi dosa-dosaku dengan kabut indah rahmat-Mu, Kirimkan awan kasih-Mu untuk menutupi cela (kesalahan)-ku;  Ilahi, Kepada siapa lagi hamba yang lari kecuali pada Tuan (Mawla)-nya;  Adakah selain Dia yang melindunginya dari murka-Nya. Ilahi, Sekiranya sesal atas dosa itu (adalah sebuah) taubat, Sungguh, demi keagungan-Mu, aku ini termasuk orang yang menyesal;  Sekiranya istighfar itu meringankan dosa — Sungguh kepada-Mu aku ini beristighfar Kepada-Mu daku kembali sampai Kau ridho. Ilahi, dengan kodrat-Mu ampuni aku, Dengan kasih-Mu maafkan daku, Dengan ilmu-Mu sayangi aku…Ilahi, Engkaulah yang membuka pintu menuju maaf-Mu kepada hamba-hamba-Mu; Kau namai itu taubat, kemudian Engkau berfirman: “Bertaubatlah kepada Allah, taubat yang semurni-murninya.” Lantas apa alasan orang yang lalai memasukinya setelah pintu itu terbuka? Ilahi, sekali pun dosa hamba-Mu itu memperburuk, maka dari sisi-Mu keindahan ampunan untuknya;Ilahi, aku bukan yang pertama membantah-Mu dan Kau maafkan, Dan menolak nikmat-Mu tetapi (tetap) Kau kasihi.Wahai Yang menjawab pengaduan orang yang berduka, Wahai pelepas derita, Wahai penabur karunia , Wahai Yang Maha Mengetahui rahasia, Wahai Yang Paling Indah dalam menutup aib dan cela… Aku memohon pertolongan dengan karunia dan kebaikan-Mu; Aku ber-tawassul dengan kemuliaan dan kasih-Mu; Perkenankanlah doaku, jangan kecewakan harapanku, Terimalah taubatku, hapuskan kesalahanku; Dengan karunia dan rahmat-Mu, Wahai Yang Lebih Pengasih dari segala yang mengasihi…  ·         

 Munajat Orang Yang Bertaubat (Munajat At-Tai’ibien) di atas adalah doa Imam Ali Zainal Abidin as. Beliau adalah cucu Nabi saw melalui Al-Husain putra Imam Ali bin AbiThalib dan sayyidah Fatimah alaihim as-salam. Bahasa Arab dipetik dari kitab Mafaatihul Jinan;  Kumpulan doa beliau antara lain dapat dilihat dalam “Ash-Shahifah As-Sajjadiyah, Kumpulan Doa-doa Mustajab,”  Penerbit Lentera, Jakarta. ·         

Dianjurkan untuk selalu memulai dan mengakhisi setiap doa dengan salawat kepada Rasulullah dan keluarganya sawa: “Allahumma solli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad.”

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 19/07/2007 in Doa

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: