Media: Antara Politisi dan Rakyat
HINGGA hari ini kita belum tahu persis apa hasil akhir polemik antara Dipo Alam dan Media Group. Namun, pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam ulang tahun Majalah Tempo 9 Maret (2011) lalu seperti mengingatkan adanya ‘persaingan’ antara penguasa dan pers.
Saat itu SBY menilai fungsi pers sebagai kontrol terhadap penguasa saat ini sudah berjalan. “Dulu pers takut terhadap penguasa. Sekarang saya tidak tahu, mungkin penguasa takut kepada pers,” kata SBY setengah bercanda.
Oleh: Syafiq Basri Assegaf; Artikel di Media Indonesia 13 April 2011 (halaman 15 – Opini)
Meski pernyataan Dipo Alam konon merupakan sikap pribadinya, toh orang sulit memisahkan antara Dipo sebagai individu dan predikatnya sebagai Sekretaris Kabinet yang menjadi ‘tangan kanan’ pemerintah, sehingga orang seperti anggota DPR Pramono Anung pun, misalnya, sempat menilainya sebagai ‘pernyataan pejabat pemerintah’. Read the rest of this entry »