RSS

Tag Archives: Karbala

Slamet Gundono dan Opera Suro

Namanya lebih besar daripada tubuhnya, Tapi ia sangat dikagumi banyak orang, di dalam dan luar negeri. Namanya Ki Slamet Gundono. Ia antara lain pernah memperoleh penghargaan ‘the Prince Claus Award’ dari Belanda (2005). 

Tulisan ini pernah ditayangkan di sini pada 20 Januari 2012 lalu. Sehubungan dengan wafatnya Slamet Gundono (5 Januari 2014 lalu), sengaja artikel ini di-renovasi, untuk mengenang sang seniman besar ini. Tulisan bahasa Indonesia ada di bagian bawah. Untuk tulisan dalam bahasa Inggris, Anda bisa merujuk berita dari The Jakarta Post di bawah, atau artikel dalam Wikipedia ini

Ini yang ditulis ‘The Jakarta Post‘ tentang sang tokoh:

Slamet Gundono, the nation’s most prominent contemporary wayang dalang (puppeteer), died in Kartasura, Central Java, on Sunday from complications following a heart attack. He was 47. In 1995, Gundono caused a buzz at a festival of dalang in Surakarta, Central Java, when he presented a pakeliran (Javanese wayang or shadow puppet show) that went outside the rules.

Most Prominent Puppeteer - Slamet Gundono (photo: The Jakarta Post)

Most Prominent Puppeteer – Slamet Gundono (photo: The Jakarta Post)

Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , , ,

Ketika 20 Juta Orang Kumpul…

Belum pernah ada 20 juta orang berkumpul bersama secara damai seperti yang terjadi saat peringatan ‘Arbain di Irak, 24 Desember 2013.

Masih ingat saat berlangsung inagurasi Presiden Barack Obama di Washington, D.C., 20 January 2009, atau perkawinan Prince William dan Catherine Middleton 29 April 2011 lalu?  Pelantikan Obama, sebagai presiden AS kulit hitam pertama (sebagai presiden AS ke-44) itu dihadiri 1,8 juta orang, sedangkan perkawinan putra Pangeran  Charles itu dihadiri dua juta orang: satu juta berkumpul di London, dan sejuta lainnya di luar istana Buckingham. 

Obama setelah menang pemilu: 1,8 juta orang

Obama setelah menang pemilu: 1,8 juta orang

Kedua peristiwa yang ditayangkan oleh media massa secara gegap gempita ke seluruh dunia itu memang jarang terjadi. Itulah dua di antara gathering besar di dunia, ketika jutaan orang berkumpul bersama-sama  secara damai.

Tetapi kapankah terjadi gathering terbesar di dunia?

Ternyata, menurut Wikipedia, dari tujuh gathering terbesar di dunia, dengan jumlah hadirin melebihi 10 juta orang, enam di antaranya berlokasi di Karbala (Irak), yakni dalam rangka memperingati Hari ‘Arbain. Read the rest of this entry »

 
 

Tags: , , , , , ,

Menangis Selama 40 Tahun

Feb. 27, 2008 - Shi'a and Sunni Muslims make t...

Feb. 27, 2008 – Shi’a and Sunni Muslims make their way to the Imam Husayn Shrine in Karbala, Iraq, Feb. 27, 2008, during their pilgrimage in observance of the Arba’een and Ashura holidays. Only since the removal of Saddam Hussein have Iraqis been able to take part in the pilgrimage. (U.S. Navy photo by Petty Officer 1st Class Denny C. Cantrell) (Photo credit: Wikipedia)

Dikisahkan bahwa selama 40 tahun Imam Ali bin Husain (as) selalu menangis setiap kali dihidangkan makanan dan minum kepadanya.

Ali bin Husain As-Sajjaad (as) adalah satu-satunya cucu Nabi saw yang selamat dari pembantaian (ethnic cleansing) terhadap keluarga Nabi saw yang dilakukan oleh penguasa biadab Bani Umayyah di bawah pimpinan Yazid bin Muawiyah, di Karbala, Irak, pada 10 Muharram 61 H.

Suatu hari, seorang pelayannya bertanya kepada cucu Nabi saw yang digelari ‘Zainal Abidin’ atau As-Sajjaad (karena banyaknya bersujud) itu. “Wahai putra Rasulullah, tidakkah datang waktunya bagimu untuk berhenti bersedih?”

As-Sajjaad menjawab:

”Bagaimana kamu ini?! Nabi Ya’kub punya 12 anak, dan Tuhan menjadikan salah seorang dari mereka itu hilang (maksudnya Nabi Yusuf). Akibat itu, matanya memutih akibat tangis yang terus menerus, rambutnya beruban gara-gara sedih yang sangat, dan punggungnya membungkuk dalam kepedihan; padahal putranya itu dalam keadaan hidup. Sementara aku…Aku menyaksikan ketika ayahku (Al-Husain as), saudaraku, pamanku dan 17 anggota keluargaku dibantai di depan mataku. Bagaimana bisa kepedihan ini berhenti…?”

Baca juga:
 
Leave a comment

Posted by on 05/11/2013 in Diskusi Agama

 

Tags: , , , ,

As-Sajjaad and Yazid

Yazid ordered the person who used to recite the Friday khutba to ascend the pulpit and to insult ‘Ali bin Abithalib and Ali’s son Al-Husain (‘a), which he did.

Al-Husain’s son, Ali Zainal Abidin — who’s honored by Muslims as Al-Sajjaad (‘a) — shouted at him saying, “You have traded the pleasure of the creature for the Wrath of the Creator, so take your place in the fire [of hell].”

“Should you on the pulpits publicly taunt him on demand, While through his sword did these very pulpits stand?!”

Part of Imam Ali Zainal Abidin's wise sentences

Part of Imam Ali Zainal Abidin’s sentences, explaining why he always cried on his father (Al-Husain)’s death.

Al-Sajjaad — who’s survived from the massacre in Karbala —  asked Yazid saying, “Do you permit me to ascend this pulpit to deliver a speech that will please Allah Almighty and that will bring good rewards for these folks?” Yazid refused, but people kept pleading to him to yield, yet he was still relentless.

His son, Mu’awiyah ibn Yazid, said to him, “Permit him; what harm can his words cause?” Yazid said, “These are people who have inherited knowledge and oratory and are spoon-fed with knowledge.” They kept pressuring him till he agreed. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on 14/01/2013 in Diskusi Agama, English

 

Tags: , , , ,

Pujian Gandhi dll Pada Cucu Nabi saw – 2

Part II.

Read part 1 here

Al Hussain (as) – Views of Non-Muslim Scholars

The tragedy of Karbala took place in 680 AD on the banks of the Euphrates in Iraq but Karbala has a universal appeal and in today’s climate of violence, it is more relevant than ever. The tragedy of Karbala and its spirit of non-violent resistance and supreme sacrifice has been a source of inspiration to the likes of Mahatma Gandhi and Pandit Nehru.

Mahatma Gandhi’s first Salt Satyagrah was inspired by Imam Hussain’s non violent resistance to the tyranny of Yazid. Gandhi is said to have studied the history of Islam and Imam Hussain (A), and was of the opinion that Islam represented not the legacy of a sword but of sacrifices of saints like Imam Hussain (A).  Mahatma Gandhi writes:“My faith is that the progress of Islam does not depend on the use of sword by its believers, but the result of the supreme sacrifice of Hussain (A), the great saint.”

Nehruconsidered Karbala to represent humanities strength and determination. He writes: “Imam Hussain’s (A) sacrifice is for all groups and communities, an example of the path of righteousness.”

English: Imam Hussain

Imam Hussain as (Photo credit: Wikipedia)

Read the rest of this entry »

 
 

Tags: , , , , , , ,

Ternyata Gandhi Memuji Cucu Nabi saw – 1

Peristiwa Karbala menandai pengorbanan terbesar dalam sejarah manusia mencari keridhoan Tuhan di bumi. Menit demi menit dan detil kejadian (pada 10 Muharram 61 H itu) telah ditulis dan berhasil meninggalkan sejarah tak terlupakan, berkat jasa para saksi mata yang mengikuti perjalanan menuju Karbala itu.

Sayang, sebagian orang Islam seolah lupa (atau dicuci otaknya oleh ‘diktator yang anti damai’ sehingga lupa) pada perjuangan Al Husain (as) untuk menentang kezaliman, tiran dan ketidakadilan.  Sebaliknya, justru banyak tokoh dunia non-Muslim yang memuji kepahlawanan cucu Nabi saw, sang Pahlawan Karbala itu.

Sejatinya, di Indonesia berjuta-juta warga Muslim juga memperingatinya. Di Pariaman, Sumatera Barat, ada upacara Tabuik (Tabot) yang melegenda sejak ratusan tahun lalu. Di Aceh ada pembacaan riwayat Hasan-Husain, di Jawa orang pantang menikahkan anak dan berpesta pada bulan Suro (dari kata Asyura, 10 Muharram). Demikian pula di berbagai daerah lain di Indonesia, peristiwa Asyura selalu menjadi catatan, kenangan dan legenda — meski tidak semua orang paham akar permasalannya secara baik.

Ada apa sebenarnya dengan Asyura? Mengapa banyak tokoh dunia, bahkan yang Non-Muslim pun mengenal sejarah Husain dan mempelajarinya?

Di bawah ini adalah pendapat sebagian mereka, seperti Mahatma Gandhi, Nehru, Rabindranath Tagore, Charles Dickens, Gibbon, Edward Brown, Thomas Carlyle, dan lainnya. Silakan menyimaknya di bawah.

Millions of Shia Muslims gather around the Hus...

Millions of Muslims gather around the Husayn Mosque in Karbala after making the Pilgrimage on foot during Arba’een. Arba’een is a forty day period that commemorates the martyrdom of Husayn bin Ali, grandson of the Prophet Muhammad, and 72 of his followers at the Battle of Karbala in the year 680AD. (Photo: Wikipedia)

Imam Hussain – Views of Non-Muslim Scholars 

The event of Karbala marks the greatest sacrifice for the sake of God in the human history. The minute and stunning details of this great event have been written and survived from the very first day by the eye witnesses.

For the last fourteen hundred centuries, the battle of Karbala reflects the collision of the good versus the evil, the virtuous versus the wicked, right versus the wrong, and the collision of Imam Husain (the head of virtue) versus Yazid (the head of impiety).

Read the rest of this entry »

 
 

Tags: , , , , , , , , ,

Muharram

Mengapa pada bulan Suro (Muharram) banyak yang tak mau menikah atau berpesta? Kenapa banyak yang solat dan haji tapi tetap korupsi? Bagaimana sebenarnya cara beragama intrinsik itu? 

Umat Islam sedunia memasuki tahun baru. Tapi tidak semua Muslimin bergembira memasuki tanggal 1 Muharram 1434 Hijriah ini.

Bukan saja karena pada setiap pergantian tahun berarti umur kita berkurang setahun, melainkan juga karena kenangan teramat pilu dan menyayat hati yang terjadi pada setiap 10 Muharram, ketika Nabi Muhammad saw berduka cita. Pada 10 Muharram (Asyura) itu terjadi tragedi kemanusiaan paling besar dalam sejarah Islam, saat cucu baginda Nabi syahid dalam perang yang amat tidak seimbang di Karbala, Irak. Read the rest of this entry »

 

Tags: , , ,

Emang Bisa, Berkorban Kayak Pahlawan?

Banyak orang berkorban demi orang lain. Di Indonesia, khususnya saat November ini, kita selalu ingat pengorbanan para pahlawan bangsa. Ada Bung Tomo. Juga ada banyak pahlawan, yang rata-rata waktu itu masih berusia muda, di berbagai daerah. Bahkan juga yang tanpa nama dan ikhlas untuk mati dikuburkan bukan di Taman Makam Pahlawan tetapi di mana saja yang mereka tak pernah duga lokasinya.

Yang aneh, Bung Karno dan Bung Hatta baru 7 November lalu dikukuhkan sebagai pahlawan Indonesia. Huuugh… kirain keduanya sudah lama jadi pahlawan. Sungguh terlaaaluh!

Ada juga keteladanan berkorban demi orang lain yang ditunjukkan Nabi Muhammad saw, keluarganya yang suci serta sahabatnya. Mereka semua menjadi cermin beragama di “jalan yang lurus”. Berabad-abad sebelum era Muhammad saw, kakek Nabi, yakni Nabi Ibrahim dan Ismail juga memberikan keteladanannya – yang kita peringati setiap musim haji atau Idul Adha.

Bung Tomo: contoh ideal pengorbanan bagi bangsa

Keteladanan Ibrahim berkomitmen mengorbankan nyawa sang putra sendiri, Ismail, yang siap sedia di meja sembelihan. Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , ,

6 Alasan Menolak TV

Belakangan ini tampaknya kian banyak orang yang kritis. Mereka kian selektif dalam menonton acara di televisi (TV). Sebagian mereka memilih berlangganan TV kabel yang menyajikan banyak acara bermutu dan mendidik seperti National Geographic, History, Discovery, Animal Planet, dan sebagainya. Kalau tidak, banyak dari mereka hanya menonton acara di TV berita seperti TV One dan Metro TV. Selebihnya orang kini lebih tertarik browsing internet atau sibuk bersosialisasi di social media seperti Twitter, Facebook dan Youtube.

Memang tidak semua acara TV buruk, tetapi Anda punya pilihan melakukan banyak hal lain yang mungkin lebih berguna untuk otak

Ada banyak alasan yang dikemukakan para ahli agar orang menjauhi TV — khususnya acara TV yang buruk. Berikut ini enam di antaranya:

1. Bahaya Sex Bebas:  Tanyalah diri Anda sejujurnya: melihat banyaknya jumlah ciuman dan berbagai contoh perilaku seks di layar TV, apa yang akan terjadi bila ibu atau ayah tiba-tiba muncul dan duduk di samping Anda pada saat yang sama? Dampak buruk TV ini kian hari kian menyeramkan. Mengapa membiarkan diri Anda terperangkap di dalamnya, dan ia hanya membuat Tuhan marah meski pun Anda hanya mencicipi secuil saja tindakan haram itu?

Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , , ,

Ternyata Syiah Sudah Lama Dibantai

Ternyata Syiah Sudah Lama Dibantai.

 
Leave a comment

Posted by on 01/09/2012 in Diskusi Agama, Pemikiran

 

Tags: , , , , , , , ,

Ternyata Syiah Sudah Lama Dibantai

Peristiwa penyerangan dan penganiayaan terhadap Muslimin Syiah model Sampang bukan kali ini saja. Sejak lama mereka selalu dikejar, dituding, difitnah. Dibunuh. Bahkan Khalifah Ali bin Abithalib (yang menjadi Imam Syiah pertama) pun dikutuk selama puluhan tahun oleh penguasa Bani Umayyah.

Para pecinta keluarga (Ahlul Bait) Nabi saw itu punya contoh teladan, ketika cucu Nabi saw, Al Husain as dibantai di Karbala.

Banyak yang mengatakan bahwa sekiranya tidak ada lembaran hitam dalam sejarah Islam (yang dilakukan Yaziz bin Muawiyah), mungkin kita tidak menemukan adanya mazhab Syiah dalam Islam, tidak ada mazhab Sunni. Yang ada adalah Islam.

Sekarang, itu semua sudah menjadi sejarah. Seluruh pihak mesti menerima perbedaan sebagai keniscayaan. Tidak perlu ada pertikaian, saling cerca, apalagi saling melukai. Jangankan sesama Muslim, bahkan kepada pengikut agama lain pun semua pengikut Nabi Muhammad saw mesti menghormati, saling bertoleransi dan menghargai satu sama lain.

Feb. 27, 2008 - Shi'a and Sunni Muslims make t...

Shi’a and Sunni Muslims make their way to the Imam Husayn Shrine in Karbala, Iraq, Feb. 27, 2008, during their pilgrimage in observance of the Arba’een and Ashura holidays. Only since the removal of Saddam Hussein have Iraqis been able to take part in the pilgrimage. (U.S. Navy photo by Petty Officer 1st Class Denny C. Cantrell) (Photo credit: Wikipedia)

Bila kita ingin Indonesia tetap dalam naungan NKRI dan tidak tercabik-cabik seperti Afghanistan atau Irak, umpamanya, tiga jutaan pemeluk Islam Syiah Itsna’asyariyah (12 Imam) yang ada di Bumi Pertiwi harus menghormati saudaranya yang Sunni, dan sebaliknya: penganut Islam Sunni juga selayaknya menghargai perbedaan pemikiran yang dianut pengikut Islam Syiah 12 Imam (Itsna’asyariyah).

Yang mesti diingat adalah bahwa mazhab Syiah telah diterima di dunia Islam sejak lama. Bahkan Syeikh Al-Azhar Mahmoud Shaltout sejak tahun 1959 telah menyatakan bahwa mazhab Syiah adalah sama sahnya sebagai mazhab Islam yang lain.

Sejak lama para ulama, termasuk Syaikh Al-Azhar Mahmoud Syaltout menyatakan bahwa Syiah termasuk salah satu mazhab Islam yang sah.

Sejak lama para ulama, termasuk Syaikh Al-Azhar Mahmoud Syaltout menyatakan bahwa Syiah termasuk salah satu mazhab Islam yang sah.

 

Berikut di bawah adalah film tentang tragedi Ahlul Bait Nabi saw itu. Film ini mengisahkan cucu Nabi saw yang dibantai (oleh mereka yang juga mengaku Islam) di Karbala, Iraq. Film dengan teks bahasa Indonesia ini cukup menguras air-mata setiap Muslim pecinta Nabi saw yang melihatnya: Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , ,

Zainal Abidin

On Ali bin Al-Husain or Zainal ‘Abidin (38-95 H):

The Prophet’s great grandson, `Ali ibn al-Husayn, is known as Zayn al-’Abidin (`the adornment of the worshippers’). He composed “AL-SAHIFAT AL-SAJJADIYYA,” which has been cherished in Islamic sources from earliest times.

ALI BIN AL-HUSAIN

`Ali ibn al-Husain was born in Medina, according to most sources in the year 38 H (658-9 M). He may have been too small to have remembered his grandfather ‘Ali bin Abithalib, who was killed in 40/661, but he was brought up in the presence of his uncle Hasan and his father Husayn (Husain), the Prophet’s beloved grandchildren. Read the rest of this entry »

 
1 Comment

Posted by on 10/08/2012 in Diskusi Agama, Doa, English

 

Tags: , , , , , , , , , ,

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,252 other followers