RSS

Tag Archives: Karbala

Syahidnya sang Putra Ka’bah

Inilah hari-hari berduka keluarga Nabi SAW. Mulai 19 hingga 21 Ramadhan merupakan puncak kepedihan mereka, saat bumi bergetar dan lelangit kelam, mengiringi kepergian syahidnya salah seorang manusia yang paling berpengaruh dalam sejarah Islam.

Ia orang yang dikenal karena kesederhanaannya, keagungannya, kearifannya, keberaniannya, kepandaiannya, kecerdasannya,kepribadiannya, dan kepemimpinannya.

Setelah Nabi SAW, tiada orang yang bisa menandingi ibadahnya. Dia lelaki yang paling dicintai Rasul saw, yang menyatakan bahwa perumpamaan dia terhadap Rasul saw sama ‘seperti Harun as terhadap Musa as’. Ia sahabat, keluarga, saudara, dan pembela sang Nabi SAW.

Dialah satu-satunya orang yang dilahirkan di tempat yang paling suci, Ka’bah. Tapi salah seorang penulis wahyu (Al-Qur’an) itu juga korban dari fitnah yang paling buruk. Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

Slamet Gundono dan Opera Suro

Namanya lebih besar daripada tubuhnya, Tapi ia sangat dikagumi banyak orang, di dalam dan luar negeri. Namanya Ki Slamet Gundono. Ia antara lain pernah memperoleh penghargaan ‘the Prince Claus Award’ dari Belanda (2005). 

Tulisan ini pernah ditayangkan di sini pada 20 Januari 2012 lalu. Sehubungan dengan wafatnya Slamet Gundono (5 Januari 2014 lalu), sengaja artikel ini di-renovasi, untuk mengenang sang seniman besar ini. Tulisan bahasa Indonesia ada di bagian bawah. Untuk tulisan dalam bahasa Inggris, Anda bisa merujuk berita dari The Jakarta Post di bawah, atau artikel dalam Wikipedia ini

Ini yang ditulis ‘The Jakarta Post‘ tentang sang tokoh:

Slamet Gundono, the nation’s most prominent contemporary wayang dalang (puppeteer), died in Kartasura, Central Java, on Sunday from complications following a heart attack. He was 47. In 1995, Gundono caused a buzz at a festival of dalang in Surakarta, Central Java, when he presented a pakeliran (Javanese wayang or shadow puppet show) that went outside the rules.

Most Prominent Puppeteer - Slamet Gundono (photo: The Jakarta Post)

Most Prominent Puppeteer – Slamet Gundono (photo: The Jakarta Post)

Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , , ,

Ketika 20 Juta Orang Kumpul…

Belum pernah ada 20 juta orang berkumpul bersama secara damai seperti yang terjadi saat peringatan ‘Arbain di Irak, 24 Desember 2013.

Masih ingat saat berlangsung inagurasi Presiden Barack Obama di Washington, D.C., 20 January 2009, atau perkawinan Prince William dan Catherine Middleton 29 April 2011 lalu?  Pelantikan Obama, sebagai presiden AS kulit hitam pertama (sebagai presiden AS ke-44) itu dihadiri 1,8 juta orang, sedangkan perkawinan putra Pangeran  Charles itu dihadiri dua juta orang: satu juta berkumpul di London, dan sejuta lainnya di luar istana Buckingham. 

Obama setelah menang pemilu: 1,8 juta orang

Obama setelah menang pemilu: 1,8 juta orang

Kedua peristiwa yang ditayangkan oleh media massa secara gegap gempita ke seluruh dunia itu memang jarang terjadi. Itulah dua di antara gathering besar di dunia, ketika jutaan orang berkumpul bersama-sama  secara damai.

Tetapi kapankah terjadi gathering terbesar di dunia?

Ternyata, menurut Wikipedia, dari tujuh gathering terbesar di dunia, dengan jumlah hadirin melebihi 10 juta orang, enam di antaranya berlokasi di Karbala (Irak), yakni dalam rangka memperingati Hari ‘Arbain. Read the rest of this entry »

 
 

Tags: , , , , , ,

Menangis Selama 40 Tahun

Feb. 27, 2008 - Shi'a and Sunni Muslims make t...

Feb. 27, 2008 – Shi’a and Sunni Muslims make their way to the Imam Husayn Shrine in Karbala, Iraq, Feb. 27, 2008, during their pilgrimage in observance of the Arba’een and Ashura holidays. Only since the removal of Saddam Hussein have Iraqis been able to take part in the pilgrimage. (U.S. Navy photo by Petty Officer 1st Class Denny C. Cantrell) (Photo credit: Wikipedia)

Dikisahkan bahwa selama 40 tahun Imam Ali bin Husain (as) selalu menangis setiap kali dihidangkan makanan dan minum kepadanya.

Ali bin Husain As-Sajjaad (as) adalah satu-satunya cucu Nabi saw yang selamat dari pembantaian (ethnic cleansing) terhadap keluarga Nabi saw yang dilakukan oleh penguasa biadab Bani Umayyah di bawah pimpinan Yazid bin Muawiyah, di Karbala, Irak, pada 10 Muharram 61 H.

Suatu hari, seorang pelayannya bertanya kepada cucu Nabi saw yang digelari ‘Zainal Abidin’ atau As-Sajjaad (karena banyaknya bersujud) itu. “Wahai putra Rasulullah, tidakkah datang waktunya bagimu untuk berhenti bersedih?”

As-Sajjaad menjawab:

”Bagaimana kamu ini?! Nabi Ya’kub punya 12 anak, dan Tuhan menjadikan salah seorang dari mereka itu hilang (maksudnya Nabi Yusuf). Akibat itu, matanya memutih akibat tangis yang terus menerus, rambutnya beruban gara-gara sedih yang sangat, dan punggungnya membungkuk dalam kepedihan; padahal putranya itu dalam keadaan hidup. Sementara aku…Aku menyaksikan ketika ayahku (Al-Husain as), saudaraku, pamanku dan 17 anggota keluargaku dibantai di depan mataku. Bagaimana bisa kepedihan ini berhenti…?”

Baca juga:
 
Leave a comment

Posted by on 05/11/2013 in Diskusi Agama

 

Tags: , , , ,

As-Sajjaad and Yazid

Yazid ordered the person who used to recite the Friday khutba to ascend the pulpit and to insult ‘Ali bin Abithalib and Ali’s son Al-Husain (‘a), which he did.

Al-Husain’s son, Ali Zainal Abidin — who’s honored by Muslims as Al-Sajjaad (‘a) — shouted at him saying, “You have traded the pleasure of the creature for the Wrath of the Creator, so take your place in the fire [of hell].”

“Should you on the pulpits publicly taunt him on demand, While through his sword did these very pulpits stand?!”

Part of Imam Ali Zainal Abidin's wise sentences

Part of Imam Ali Zainal Abidin’s sentences, explaining why he always cried on his father (Al-Husain)’s death.

Al-Sajjaad — who’s survived from the massacre in Karbala —  asked Yazid saying, “Do you permit me to ascend this pulpit to deliver a speech that will please Allah Almighty and that will bring good rewards for these folks?” Yazid refused, but people kept pleading to him to yield, yet he was still relentless.

His son, Mu’awiyah ibn Yazid, said to him, “Permit him; what harm can his words cause?” Yazid said, “These are people who have inherited knowledge and oratory and are spoon-fed with knowledge.” They kept pressuring him till he agreed. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on 14/01/2013 in Diskusi Agama, English

 

Tags: , , , ,

Pujian Gandhi dll Pada Cucu Nabi saw – 2

Part II.

Read part 1 here

Al Hussain (as) – Views of Non-Muslim Scholars

The tragedy of Karbala took place in 680 AD on the banks of the Euphrates in Iraq but Karbala has a universal appeal and in today’s climate of violence, it is more relevant than ever. The tragedy of Karbala and its spirit of non-violent resistance and supreme sacrifice has been a source of inspiration to the likes of Mahatma Gandhi and Pandit Nehru.

Mahatma Gandhi’s first Salt Satyagrah was inspired by Imam Hussain’s non violent resistance to the tyranny of Yazid. Gandhi is said to have studied the history of Islam and Imam Hussain (A), and was of the opinion that Islam represented not the legacy of a sword but of sacrifices of saints like Imam Hussain (A).  Mahatma Gandhi writes:“My faith is that the progress of Islam does not depend on the use of sword by its believers, but the result of the supreme sacrifice of Hussain (A), the great saint.”

Nehruconsidered Karbala to represent humanities strength and determination. He writes: “Imam Hussain’s (A) sacrifice is for all groups and communities, an example of the path of righteousness.”

English: Imam Hussain

Imam Hussain as (Photo credit: Wikipedia)

Read the rest of this entry »

 
 

Tags: , , , , , , ,

Ternyata Gandhi Memuji Cucu Nabi saw – 1

Peristiwa Karbala menandai pengorbanan terbesar dalam sejarah manusia mencari keridhoan Tuhan di bumi. Menit demi menit dan detil kejadian (pada 10 Muharram 61 H itu) telah ditulis dan berhasil meninggalkan sejarah tak terlupakan, berkat jasa para saksi mata yang mengikuti perjalanan menuju Karbala itu.

Sayang, sebagian orang Islam seolah lupa (atau dicuci otaknya oleh ‘diktator yang anti damai’ sehingga lupa) pada perjuangan Al Husain (as) untuk menentang kezaliman, tiran dan ketidakadilan.  Sebaliknya, justru banyak tokoh dunia non-Muslim yang memuji kepahlawanan cucu Nabi saw, sang Pahlawan Karbala itu.

Sejatinya, di Indonesia berjuta-juta warga Muslim juga memperingatinya. Di Pariaman, Sumatera Barat, ada upacara Tabuik (Tabot) yang melegenda sejak ratusan tahun lalu. Di Aceh ada pembacaan riwayat Hasan-Husain, di Jawa orang pantang menikahkan anak dan berpesta pada bulan Suro (dari kata Asyura, 10 Muharram). Demikian pula di berbagai daerah lain di Indonesia, peristiwa Asyura selalu menjadi catatan, kenangan dan legenda — meski tidak semua orang paham akar permasalannya secara baik.

Ada apa sebenarnya dengan Asyura? Mengapa banyak tokoh dunia, bahkan yang Non-Muslim pun mengenal sejarah Husain dan mempelajarinya?

Di bawah ini adalah pendapat sebagian mereka, seperti Mahatma Gandhi, Nehru, Rabindranath Tagore, Charles Dickens, Gibbon, Edward Brown, Thomas Carlyle, dan lainnya. Silakan menyimaknya di bawah.

Millions of Shia Muslims gather around the Hus...

Millions of Muslims gather around the Husayn Mosque in Karbala after making the Pilgrimage on foot during Arba’een. Arba’een is a forty day period that commemorates the martyrdom of Husayn bin Ali, grandson of the Prophet Muhammad, and 72 of his followers at the Battle of Karbala in the year 680AD. (Photo: Wikipedia)

Imam Hussain – Views of Non-Muslim Scholars 

The event of Karbala marks the greatest sacrifice for the sake of God in the human history. The minute and stunning details of this great event have been written and survived from the very first day by the eye witnesses.

For the last fourteen hundred centuries, the battle of Karbala reflects the collision of the good versus the evil, the virtuous versus the wicked, right versus the wrong, and the collision of Imam Husain (the head of virtue) versus Yazid (the head of impiety).

Read the rest of this entry »

 
 

Tags: , , , , , , , , ,

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,435 other followers