RSS

Tag Archives: Islam

Adakah Cinta di antara Kita?

Berbagai kasus korupsi belakangan ini menunjukkan kita krisis cinta pemimpin. Rakyat di negara manapun ingin pemimpin mereka menjaga kepercayaan dan mengabdi pada kepentingan rakyat.

Orang Arab punya pepatah, “Pemimpin suatu kaum itu adalah orang yang melayani mereka.” Orang Inggris bilang, pegawai negeri itu pelayan masyarakat (civil servant).

Presiden SBY bersama Ketua KPK Abraham Samad dan Kapolri Timur Pradopo: para pengabdi rakyat...

Presiden SBY bersama Ketua KPK Abraham Samad dan Kapolri Timur Pradopo: para pengabdi rakyat…

Sebenarnya menjadi pemimpin yang melayani rakyat itu mudah. Ia tak harus terlalu pandai dengan sederet gelar dan tak perlu jago berorasi apalagi bersilat lidah. Kuncinya, memimpin secara adil dengan hati yang penuh cinta.  Read the rest of this entry »

 

Tags: , , ,

Doa ‘Kecuali’

Dialah Allah: Yang Maha Mengabulkan doa dan munajat

Dialah Allah: Yang Maha Mengabulkan doa dan munajat

Dalam tradisi ulama terdahulu terdapat doa pendek yang diajarkan Keluarga (Ahlul Bait) Nabi saw yang lazimnya dimunajatkan seusai solat lohor.

Berikut kurang-lebih artinya:

  1. Duhai Tuhan, janganlah kenai aku dosa kecuali Engkau ampuni.
  2. Tidak juga aku ditimpa stres, kesulitan atau gundah, kecuali Engkau longgarkan darinya.
  3. Tak pula daku terkena aib (yg memalukan) kecuali Engkau tutupi dan rahasiakan.
  4. Jangan Engkau beri rezeki kecuali yang Kau luaskan.
  5. Tidak pula ketakutan kecuali Engkau amankan daripadanya.
  6. Tidak juga keburukan kecuali Engkau singkirkannya dariku.
  7. Tidak pula hajat yang Engkau ridhoi dan terdapat kebaikan bagiku di dalamnya, kecuali Engkau kabulkan.

Baca juga:

 
1 Comment

Posted by on February 5, 2013 in Doa

 

Tags: , , , ,

Ketika Ulama AS dan Inggris Kritik HAM Indonesia

Jakarta yang hujan menjadi hangat Minggu (13/1/2013), ketika lima tokoh berdiskusi dalam sebuah seminar tentang hubungan Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Live in limbo in your own country could be what hurts the most. Hundredth of innocent Muslims from Sampang village, Madura Island, Indonesia, have now been living in inadequate conditions at a sports complex (Gelora Olahraga) after they fled their homes. The displaced villagers including children, members of 42 families, had been attacked by a mob last August 2012. News about this also can be read from Amnesty International and IHRC websites. The article below  (in Indonesian language) also cites about the tragedy which was being discussed by Human Rights activists in a seminar in Jakarta, last Sunday 13 January 2013.

Tiga dari kelima pembicara dalam seminar itu dari Indonesia adalah dr.Jose Rizal Jurnalis (Mer-C), pengacara Muslim Munarman SH, dan Ketua Yayasan LBH Universalia yang juga wartawan Ahmad Taufik.

Munarman (kiri); Jose Rizal (ke-3 dari kiri) Imam Al Asi (di kiri Jose); dan Masoud Sadjareh (kedua dari kanan): kritik pada HAM kita

Munarman (kiri); Jose Rizal (ke-3 dari kiri); Imam Al-Asi (di kiri Jose); dan Masoud Sadjareh (ketiga dari kanan): kritik pada HAM kita

Ketiganya berhasil membawa diskusi yang mencerahkan bagi ratusan hadirin dalam masalah pelanggaran HAM, lengkap dengan berbagai kritik mereka terkait dengan kasus-kasus terorisme, separatisme dan kekerasan atas nama agama di dunia dan di Indonesia seperti terjadi di Solo, Papua dan Sampang, Madura.

Tidak kalah menarik adalah hadirnya dua pembicara tamu, yakni Imam Masjid dan Islamic Centre Washington Muhammad Al-Asi, dan Ketua Komisi Komisi Hak Asasi Manusia Islam (Islamic Human Rights Commission atau IHRC) yang berpusat di London, Massoud Shadjareh. Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , , , , ,

The Last Will of Ali – Wasiat Terakhir Imam Ali

Setelah ditikam Ibnu Muljam saat solat di masjid Kufah (Irak), berikut di antara wasiat Khalifah Ali: Perjuangkan kebenaran (proclaim the truth). Perangi para penindas, dan bantulah yang didzalimi. Jaga persatuan. (Bersatu kembali di atas perbedaan yang ada lebih berharga ketmbang semua solat dan semua jenis puasa -reconciliation of your differences is more worthy than all prayers and all fasting). Beri makan anak-anak yatim. Jaga hubungan baik dengan tetanggamu. Nabi saw berkali-kali mengingatkan soal tetangga, sehingga seolah-olah mereka itu berhak mendapatkan warisan. Dan seterusnya, sila baca pesan-pesan wasiat beliau di bawah..

Imam Ali‘s (AS) last will to his sons Imam Hasan (AS) and Imam Hussain (AS) after the attempt on his life by a stab from Ibn Muljam:

Wasiat terakhir Khalifah IV Ali bin Abithalib (as) kepada kedua putranya Hasan dan Husain setelah beliau ditikam (di Masjid Kufah) oleh Ibn Muljam: 

  • Nasihatku untuk kalian, selalu ingatlah kepada Allah dan jaga agamamu sebaik-baiknya. Jangan mengejar dunia, dan jangan sampai tergoda olehnya. Jangan menyesali apa pun yang kau luput daripadanya (tidak memperolehnya). Perjuangkan kebenaran; dan beramal-lah untuk akhirat. Lawanlah para penindas (orang dzalim), dan bela mereka yang tertindas (terdzalimi).
  • Aku nasihatkan kepadamu, semua anak-anakku, keluargaku, dan siapa saja yang menerima pesan ini, ingat (bertakwa)-lah selalu kepada Allah; hilangkan semua perbedaan, dan jagalah selalu tali persatuan (ukhuwah). Aku pernah mendengar kakek kalian (Nabi saw) berkata: “Menyambungkan perbedaan (silaturahim) lebih tinggi nilainya daripada semua solat dan segala (jenis) puasa.” Read the rest of this entry »
 
Leave a comment

Posted by on January 7, 2013 in Diskusi Agama, English

 

Tags: , , , ,

Imam Ali – according to Christian Writers

Character of Imam Ali bin Abi Talib (as) according to famous Christian (and Muslims) writers and Historians

The name of Imam Ali bin Abi Talib (as) is synonymous with Islam; no episode of early Islam can be mentioned without his presence or participation in one way or another. He was brought up by Prophet Muhammad (saw) himself and was fully immersed in all moral and spiritual aspects of his teachings.

People gathered at Imam Ali bin Abithalib's shrine in Najf, Iraq (pict by: Christian Science Monitor)

People gathered at Imam Ali bin Abithalib’s shrine in Najf, Iraq (pict by: Christian Science Monitor)

It is quite apparent that Allah (SWT) had a plan in providing a gift to His last Prophet Muhammad (saw) on earth, in the magnificent form of Ali ibn Abu Talib (as). The unique qualities of head and heart and physique enabled Imam Ali bin Abi Talib (as) to lend support in implementing Prophet Muhammad’s (saw) Divine Mission. Read the rest of this entry »

 
1 Comment

Posted by on January 7, 2013 in Diskusi Agama, English

 

Tags: , ,

Ketika Seorang Arab Menantang Nabi – revisited

Menarik untuk mengangkat tulisan ini lagi, sebab pada 2 Januari 2013 lalu diskusi soal ini (bersama mas Ulil Abshar Abdala dari Jaringan Islam Liberal) sempat ramai diperbincangkan para pengguna Twitter. Sehingga ada teman Tweep yang mendokumentasikannya di Chirpstory ini. [Awalnya tulisan ini dimuat blog ini pada 16 Jan 2012 lalu. Sekarang kita kunjungi lagi -- revisit).
Peziarah di Masjid Imam Ali, Najaf, Irak

Peziarah di Masjid Imam Ali, Najaf, Irak

Alkisah seorang Arab menantang Nabi s.a.w. “Wahai Muhammad, engkau suruh kami untuk bersaksi bahwa tidak tidak ada Tuhan kecuali Allah dan bahwa engkau adalah utusan Allah. Kami menuruti perintahmu itu. Engkau suruh kami solat lima kali sehari dan kami taati. Engkau perintahkan kami berpuasa Ramadhan dan kami ikuti. Lalu engkau suruh kami pergi haji ke Mekah dan kami ikuti perintahmu,” katanya kepada Nabi.

Saya tak tahu seperti apa lelaki itu. Tetapi dalam bayangan saya kira-kira ia berwajah beringas. Rambutnya acak-acakan. Matanya merah seperti orang sedang ‘sakau’, dengan hidung mancung kayak burung kakak tua, dan berewok lebat bagaikan tetumbuhan bercampur parasit di dalam hutan sehabis dilanda angin puting beliung. Menyeramkan.

Lelaki itu melanjutkan.

Begini katanya: ” Tapi Engkau (wahai Muhammad) belum puas dengan semua itu… Kini Engkau angkat lengan sepupumu (Ali bin Abithalib, maksudnya), dan mengharuskan kami mengangkatnya sebagai pemimpin kami dengan mengatakan ‘Ali adalah pemimpin (mawla) bagi siapa saja yang menganggapmu sebagai pemimpinnya (mawla).’ Apakah ini perintah Allah atau dari dirimu saja?”

Lukisan wajah Ali bin Abithalib a.s.

Dengan penuh kelembutan Nabi ‘Sang Al-Mustafa’ Muhammad saw menjawab: “Demi Allah Yang Maha Esa! Ini datang dari Allah, Yang Maha Perkasa dan Maha Agung.”

Mendengar jawaban ini lelaki itu berbalik dan menuju untanya sambil berkata: “Ya Allah! Jika apa yang dikatakan Muhammad itu benar, maka jatuhkanlah batu dari langit dan biarlah aku mendapat siksa yang pedih.”

Belum sempat ia mencapai untanya, Allah menimpakan sebuah batu ke atas kepala orang itu, dan menembus badannya hingga ia mati seketika. Dusssszz…

Atas kejadian inilah Allah, Yang Maha Suci, menurunkan ayat berikut ini: “Seorang penanya meminta (bukti) tentang siksa yang bakal terjadi. Bagi orang-orang kafir (yang) tidak seorang pun dapat menolaknya, (yang datang) dari Allah, Yang memiliki tempat-tempat naik.” (Qur’an 70:1-3) Read the rest of this entry »

 
7 Comments

Posted by on January 4, 2013 in Diskusi Agama

 

Tags: , , , , , , , , ,

Hadiah dari Imam Husain (as) – Doa 2 menit

Rangkaian kata tak mampu menggambarkan doa singkat yang mustajab ini…

Ketika Imam Husain (as) hendak berpisah dengan keluarganya di Karbala, ia memanggil putranya Ali Zainal Abidin (as) anaknya. Al Husain dan meletakkan tangannya di dada Ali, lalu berkata, “Duhai Anakku, aku akan ajarkan padamu sebuah doa yang engkau mesti ingat selalu.  Doa ini diajarkan oleh Jibril kepada kakekku, Rasulullah saw. Beliau meneruskannya kepada ibundaku, Fatimah as.

Setiap engkau punya kebutuhan khusus, atau sedang dalam masalah atau krisis, atau berada dalam kesedihan dan kesulitan, munajatkan doa ini.”

Simaklah doa yang panjangnya hanya sekitar dua menit dalam video youtube ini.

Allahumma solli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad.

Bismillah ar-rahmaan ar rahiim.

  • Demi kebenaran Yasin (gelar Nabi saw) dan Al Quran yang penuh kebijaksanaan,
  • Dan Demi kebenaran Taa Haa (gelar Nabi saw yang lain) dan Al Quran yang agung,
  • Duhai Dia Yang Mengabulkan hajat mereka yang berharap;
  • Wahai Yang Maha Mengetahui apa yang tersirat dalam hati;
  • Duhai Yang Mengusir segala kesedihan dari mereka yang berduka;
  • Yang mengenyahkan semua kesumpekan mereka yang gundah;
  • Wahai Yang Merahmati para tua dan sepuh;
  • Yang Memberi rezeki anak kecil dan belia;
  • Wahai Yang Tidak Membutuhkan penafsiran…
  • Solliy ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad (Sampaikan solawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad).
  • Waf’al biy…  (Dan lakukan padaku yang berikut ini) … Lalu minta hajat Anda.

Doa dalam bahasa Inggris…

  • BY THE TRUTH OF YASEEN (A TITLE OF THE HOLY PROPHET) AND THE QURAN FULL OF WISDOM
  • AND FOR THE SAKE OF TAA-HAA (ANOTHER TITLE OF THE HOLY PROPHET) AND THE GREAT QURAN
  • O HE WHO IS ABLE TO FULFIL THE DESIRES OF THOSE ASK.
  • O HE WHO KNOWS WHAT IS IN THE HEART.
  • O HE WHO BANISHES SORROW FROM THE SORROWFUL.
  • O HE WHO DISPEL GRIEF FROM THOSE WHO GRIEVE.
  • O HE WHO IS MERCIFUL TO OLD MEN.
  • O HE WHO PROVIDES FOR INFANTS.
  • O HE WHO NEEDS NOT TO BE EXPLAINED.
  • SEND BLESSINGS UPON MUHAMMAD AND HIS PROGENY AND FULFIL FOR ME (then mention your wishes…)
 
4 Comments

Posted by on December 20, 2012 in Diskusi Agama, Doa

 

Tags: , ,

Pujian Gandhi dll Pada Cucu Nabi saw – 2

Part II.

Read part 1 here

Al Hussain (as) – Views of Non-Muslim Scholars

The tragedy of Karbala took place in 680 AD on the banks of the Euphrates in Iraq but Karbala has a universal appeal and in today’s climate of violence, it is more relevant than ever. The tragedy of Karbala and its spirit of non-violent resistance and supreme sacrifice has been a source of inspiration to the likes of Mahatma Gandhi and Pandit Nehru.

Mahatma Gandhi’s first Salt Satyagrah was inspired by Imam Hussain’s non violent resistance to the tyranny of Yazid. Gandhi is said to have studied the history of Islam and Imam Hussain (A), and was of the opinion that Islam represented not the legacy of a sword but of sacrifices of saints like Imam Hussain (A).  Mahatma Gandhi writes:“My faith is that the progress of Islam does not depend on the use of sword by its believers, but the result of the supreme sacrifice of Hussain (A), the great saint.”

Nehruconsidered Karbala to represent humanities strength and determination. He writes: “Imam Hussain’s (A) sacrifice is for all groups and communities, an example of the path of righteousness.”

English: Imam Hussain

Imam Hussain as (Photo credit: Wikipedia)

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on November 24, 2012 in Diskusi Agama, English, Pemikiran

 

Tags: , , , , , , ,

Muharram

Mengapa pada bulan Suro (Muharram) banyak yang tak mau menikah atau berpesta? Kenapa banyak yang solat dan haji tapi tetap korupsi? Bagaimana sebenarnya cara beragama intrinsik itu? 

Umat Islam sedunia memasuki tahun baru. Tapi tidak semua Muslimin bergembira memasuki tanggal 1 Muharram 1434 Hijriah ini.

Bukan saja karena pada setiap pergantian tahun berarti umur kita berkurang setahun, melainkan juga karena kenangan teramat pilu dan menyayat hati yang terjadi pada setiap 10 Muharram, ketika Nabi Muhammad saw berduka cita. Pada 10 Muharram (Asyura) itu terjadi tragedi kemanusiaan paling besar dalam sejarah Islam, saat cucu baginda Nabi syahid dalam perang yang amat tidak seimbang di Karbala, Irak. Read the rest of this entry »

 
 

Tags: , , ,

Doa Indah Awal Tahun Hijriah

Amalan singkat (Doa) Awal Tahun Hijriah

Sebaiknya diawali dengan basmalah dan solawat…

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ

Ya Allah, Tuhan yang MahaDahulu, kini saatnya tahun baru. Kami memohon suaka-Mu dari kejahatan setan, dan mohon kekuatan untuk menahan ‘hawa nafsu’ yang menyeret kami kepada kejelekan, sibukkan kami dengan amal yang mendekatkan diri kami kepada-Mu. Wahai Zat yang Maha Pemurah dan Pemilik kemuliaan.

Al-ikhlas – salah satu surat terpenting dalam Al-Quran

Wahai Sandaran orang yang tidak memiliki sandaran,

Wahai Simpanan mereka yang tidak memiliki simpanan,

Wahai Pelindung orang yang tidak memiliki perlindungan,

Wahai Penolong mereka yang tidak punya penolong,

Duhai Pegangan orang yang tidak memiliki pegangan…

Wahai Permata mereka yang tidak punya harta…

… Doa ini dinukil dari cucu Nabi saw, Imam Ali Ridha as (Ali bin Musa bin Ja’far bin Muhammad bin Ali bin Husain bin Ali bin Abi Thalib as ) bahwa: kakek beliau, yakni Rasullullah saw, pada hari pertama bulan Muharam melakukan solat dua rakaat, dan membaca doa ini tiga (3) kali setelah solat.

Wahai Zat yang baik ujian-Nya, wahai Zat yang besar harapan-Nya, wahai Zat Pemulia orang-orang lemah, wahai Penyelamat mereka yang tenggelam, wahai Penyelamat orang-orang yang celaka…

Wahai Pemberi karunia, wahai Zat Yang Mahaindah (pencipta semua yang indah), Pemurah dan Baik. Bersujud kepada-Mu (sajalah) sang gelap malam, gemerlapnya siang, cahaya bulan, sinar matahari, gemericiknya air dan desahnya pepohonan. (Semua makhluk itu hanya menyembah Engkau.)

Ya Allah, tiada sekutu bagi-Mu.

Ya Allah, jagalah kami dari prasangka (buruk) mereka, ampunilah kami dari apa-apa yang mereka tidak ketahui dan jangan siksa kami karena ucapan mereka. Cukuplah bagi kami Allah (saja) yang tiada tuhan selain Dia, kepada-Nya kami bertawakal; Dialah Tuhan Arsy yang agung, kami beriman kepada semua yang datang dari Tuhan kami. Tidaklah mengingat-Nya, kecuali orang-orang yang berakal (ulil albab).

Ya Allah, jangan sesatkan hati kami setelah Engkau beri petunjuk. Anugrahkanlah rahmat-Mu kepada kami, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi (karunia)…

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ

اَللّـهُمَّ اَنْتَ الْإلَهُ الْقَديمُ وَهذِهِ سَنَةُ جَديدَةُ
فَاَسْئَلُكَ فيهَا الْعِصْمَةَ مِنَ الشَّيْطانِ وَالْقُوَّةَ عَلى
هذِهِ النَّفْسِ الاَْمّارَةِ بِالسّوءِ وَالاِْشْتِغالَ بِما
يُقَرِّبُنى اِلَيْكَ يا كَريمُ يا ذَا الْجَلالِ وَالاِْكْرامِ
يا عِمادَ مَنْ لا عِمادَ لَهُ يا ذَخيرَةَ مَنْ لا ذَخيرَةَ لَهُ يا
حِرْزَ مَنْ لا حِرْزَ لَهُ يا غِياثَ مَنْ لا غِياثَ لَهُ يا سَنَدَ
مَنْ لا سَنَدَ لَهُ يا كَنْزَ مَنْ لا كَنْزَ لَهُ يا حَسَنَ الْبَلاءِ
يا عَظيمِ الرَّجاءِ يا عِزَّ الضُّعَفآءِ يا مُنْقِذَ الْغَرْقى يا
مُنْجِىَ الْهَلْكى¤

يا مُنْعِمُ يا مُجْمِلُ يا مُفْضِلُ يا مُحْسِنُ اَنْتَ الَّذى سَجَدَ
لَكَ سَوادُ اللَّيْلِ وَنُورُ النَّهارِ وَضَوْءُ الْقَمَرِ وَشُعاعُ
الشَّمْسِ وَدَوِىُّ الْمآءِ وَحَفيفُ الشَّجَرِ يا اَللهُ لا شَريكَ
لَكَ¤

اَللّـهُمَّ اجْعَلْنا خَيْراً مِمّا يَظُنُّونَ وَاغْفِرْ لَنا ما لا
يَعْمَلُونَ وَلا تُؤاخِذْنا بِما يَقُولُونَ حِسْبِىَ اللهُ لا اِلـهَ
اِلاّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظيمِ
آمَنّا بِهِ كلٌّ مِنْ عِنْدِ رَبِّنا وَما يَذَّكَّرُ اِلاّ اُولُوا
الاَْلْبابِ¤

رَبَّنا لا تُزِغْ قُلُوبَنا بَعْدَ اِذْ هَدَيْتَنا وَهَبْ لَنا مِنْ
لَدُنْكَ رَحْمَةً اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهّابُ.

 
Leave a comment

Posted by on November 15, 2012 in Doa

 

Tags: , , , , ,

Kamu Pernah Ngalahin Setan? Ciyuus?

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, baiklah mari baca dulu kisah ini.

Alkisah, putri Nabi Siti Fatimah dan keluarganya berpuasa. Ketika itu ia, suaminya, Ali bin Abi Thalib, dan kedua putra mereka yang masih belia, Hasan dan Husain, berpuasa tiga hari berturut-turut. Puasa itu untuk membayar hutang nazar, karena sebelumnya mereka punya kaul demi kesembuhan Hasan dan Husain dari sakit. Mereka berempat dikenal sebagai Ahlulbait Nabi SAW yang dijamin kesuciannya dalam Al-Quran.

Kaligrafi nama Fatimah (as)

Hari pertama, persis menjelang saat buka puasa, datang seorang pengemis yang kelaparan. Mereka berikan sedikit roti gandum yang mereka siapkan kepada sang pengemis, dan malam itu mereka hanya berbuka dengan minum air.

Hari kedua. Mereka puasa lagi. Menjelang buka, datanglah seorang anak yatim memohon makanan. Melihat anak kecil yang lapar, Ahlulbait Nabi itu merelakan makanan mereka. Pada hari kedua itu mereka kembali berbuka hanya dengan air. Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , ,

Hadis Umat Terpecah 73 Golongan Diragukan?

Di beberapa tempat suka ada pelajar tawuran. Di banyak kota di Indonesia ada juga kelompok pemuda  yang gemar ricuh atau bentrok atas nama agama. Namanya orang muda, seringkali mereka mudah ‘menyala’ hanya gara-gara perbedaan kecil  dengan pihak lain. Salah satu alasan adalah anggapan bahwa dirinya sendiri saja, atau golongan mereka saja, yang benar, sedangkan pihak lain — yang kadang dianggap musuh — salah, sesat, dan masuk neraka. Hingga harus  diserang, dihabisi, dibunuh. Aduh…
Nah, di antara alasan yang paling sering dipakai untuk menunjukkan ‘kebenaran’ diri sendiri itu adalah hadis Nabi (saw) yang mengatakan, ‘akan berpecahnya umat menjadi 73 golongan (firqah); semuanya masuk neraka, dan hanya satu yang masuk surga’. Padahal, hadis itu, anehnya, tidak dimuat dalam Kitab Sahih Buchari dan Muslim (dua kitab hadis paling penting dalam mazhab Sunni). Ibn Hazm menyatakan hadis itu sama sekali tidak sah. Berikut ini sebuah tulisan Haidar Bagir dan Muhammad Bagir yang dimuat di harian Republika Jumat 2 November 2012. Tulisan ini juga dapat diikuti di Lintas.me.

Belakangan ini, mungkin karena terdorong oleh semangat yang tinggi untuk mengamalkan Islam, dan menegakkan sunnah Rasulullah, cukup banyak di kalangan umat Islam yang begitu mudah memberikan stempel kafir, syirik, munafik, dan ahli bid’ah kepada orang-orang Muslim lain yang dianggap tidak memiliki pemahaman yang sama dengan mereka.

Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , ,

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,625 other followers