RSS

Tag Archives: Barack Obama

Ahok dan Videonya – tentang Media Sosial

Pada Kamis 29 November 2012, sekitar 1,3 juta orang menonton video Ahok di Youtube. Ada apa sebenarnya? Mengapa tokoh seperti Ahok dan Jokowi harus aktif dan mengurus social media mereka secara serius? Memang apa ruginya kalau tidak?

Fenomena Jokowi dan Ahok memang menarik. Belum 100 hari menjab

Ahok bersama Jokowi saat kampanye: tidak cukup hanya menggebrak; perlu dialog berkesinambungan di Media Sosial

at, Pasangan gubernur dan wakil gubernur DKI, itu sudah menunjukkan banyak gebrakan.

Keduanya aktif turun ke lapangan; hal yang jarang dilakukan pemimpin kita. Jokowi masuk keluar perkampungan dan berdialog dengan penduduk di daerah rawan banjir dan lokasi kumuh. Ahok mengadakan rapat-rapat dengan berbagai kepala dinas dan kecamatan di ibukota yang pengap.

Uniknya, banyak video rapat Ahok diunggah Humas Pemerintah Provinsi DKI ke Youtube. Salah satu video yang menarik adalah saat sang wakil gubernur itu sedang ‘mengajar’ karyawan Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI di Ruang Rapat Bappeda DKI.

Dalam video berdurasi 46 menit yang diunggah pada 8 November lalu itu Ahok minta agar anggaran Dinas PU (untuk belanja 2013) yang terlalu tinggi dipotong 25%.

Maka ia pun menawarkan dua cara seperti yang ditandaskannya kepada Dinas Perhubungan DKI. “Anda potong anggarannya. Atau cara kedua, saya hapus proyek itu. Tidak ada jembatan itu, (dan kemudian) saya bangun pakai uang operasional saya untuk membangun jembatan itu,” kata Ahok.

Di bagian lain, ia bahkan menyebut-nyebut ‘kalau tidak suka dengan cara yang ditawarkannya, maka ia akan mengganti pejabat Dinas PU sampai eselon tiga’. Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , , ,

Obama Tolak Film Innocence of Muslims ?

Rupanya film Innocence of Muslims terus menjadi berita. Bahkan pemerintah Obama sampai merasa perlu membuat iklan di TV Pakistan. Mungkinkah iklan serupa akan diputar di TV-TV Indonesia dan negara lain? Kita memang tidak setuju kekerasan dalam bentuk apa pun, terhadap siapa pun. Tapi pertanyaannya, apakah kebebasan berpendapat (freedom of expression) yang dijamin First Amendment AS itu hanya berlaku satu arah?

Sejumlah saluran TV Pakistan menyiarkan sebuah iklan yang menunjukkan klip berita Presiden Barack Obama mengutuk film anti-Islam yang dibuat di AS. Sebagaimana diberitakan BBC Indonesia hari Jumat (21 September) ini, iklan itu juga menampilkan sebuah pernyataan dari Menteri Luar Negeri Hillary Cllinton dalam sebuah keterangan pers yang menolak pesan yang disampaikan film amatir tentang Nabi Muhammad tersebut.

Iklan yang disampaikan ini sepertinya menekankan penegasan pesan dari pejabat AS bahwa film yang ”menjijikkan” tersebut tidak dibuat oleh pemerintah AS, tetapi sekaligus tidak ada pembenaran atas kekerasan. Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , ,

Menumbangkan Pemimpin Diktator Arab dan TV

1 September 2010. During Middle East negotiati...

Saat negosiasi Timur Tengah: 1 September 2010 -- Mubarak (tengah) and Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melihat jam tangan mereka untuk memastikan tibanya maghrib saat bulan puasa Ramadhan. Presiden Obama (kanan) berbincang dengan peserta perundingan lainnya (Wikipedia)

Benarkah umat Islam tidak boleh menurunkan pemimpin yang diktator, selama ia masih terlihat solat dan tidak terang-terangan kafir ?

Revolusi di Libia dan Yaman sesudah Mesir?

Kiwir nonton TV-One. Ia sama antusiasnya dengan ratusan ribu pemirsa lain, berpindah-pindah kanal dari TV Al-jazeera ke TV-One,yang dianggapnya ‘mending’ dalam menyiarkan berita ketimbang Metro TV pesaingnya.

Judul asli tulisan ini adalah, “Revolusi di Libia dan Yaman sesudah Mesir?” — pernah dimuat dalam Note di Facebook 27 Februari 2011. Sehubungan dengan berkembangnya berbagai revolusi di negara-negara Arab dan Timur Tengah belakangan ini — yang dikenal dengan ‘Arab Spring‘  — kiranya tulisan ini menarik untuk diangkat lagi lewat blog ini.

Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , ,

Di Jaman Internet: Diam Bukanlah ‘Emas’

Benarkah pada era Internet ini, “diam bukanlah emas”? Semua orang harus ‘mendengar’ dengan baik, dan memberikan respon balik dalam waktu singkat. Jujur, terbuka dan selalu berpartisipasi dalam perbincangan yang ada di media sosial seperti Facebook, Twitter dan lainnya.

Sekarang tidak bisa lagi hanya diam; harus aktif bicara sambil terus belajar.

Sekarang tidak bisa lagi hanya diam; harus aktif bicara sambil terus belajar.

“Berkaca Diri dan Perang di Dunia Virtual”

Syafiq Basri Assegaff.

Artikel asli telah disiarkan di Inilah.Com, 7 Oktober 2011

Sebuah petuah kuno mengatakan,” Mereka yang rajin menghitung kesalahan dirinya akan sibuk, sehingga tidak akan sempat mencari kesalahan orang lain.”

Nasihat berharga dari Khalifah ke-4 Ali bin Abithalib a.s. itu dimaksudkan untuk mengajak manusia berkaca pada dirinya, suatu hal yang jarang dilakukan orang – agar kita selalu mengintrospeksi diri, tidak berkacamata kuda dan merasa benar sendiri, hebat atau arogan.

Dalam khazanah budaya kita, nasihat itu muncul dalam pepatah,” kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tidak tampak.” Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , ,

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,385 other followers