RSS

Category Archives: Diskusi Agama

Listen to a US Preacher – Belajar dari Ulama AS

Islam juga berkembang di Amerika (AS). Ketika tahun 60 dan 70-an kaum Muslimin yang ada di sana masih sedikit, tetapi mereka sangat kompak. Secara gotong royong umat Islam di negara Paman Sam itu turuntangan membangun masjid, termasuk yang ada di Houston. Pelan tapi pasti jumlah mereka semakin banyak. Tapi…

A theological division within the Ummah where one group considers it part of their religion to love the ṣaḥābah and believes them to be the best generation after the Prophets of Allah, whereas another group believes that most the ṣaḥābah went astray and disobeyed the Prophet (Peace Be Upon Him and His Household) and consider it a part of their religion to curse the ṣaḥābah & some of the wives of the Prophet (PBUH).

With such conflicting doctrines of faith some have resorted to violence, hatred and blowing up other Muslims’ mosques & shrines to express their rage.

Shaykh Dr. Yasir Qadhi brilliantly addresses the controversial topic of violence and hatred towards other sects (school of thought) in Islam. Watch the video to see his interesting opinion on Muslims unity.

Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , ,

Ancaman Nabi tentang Wahabi

Data training Wahhabi di Eropa. Mungkin sekali juga menyebar ke Indonesia.

Data training Wahhabi di Eropa. Mungkin sekali juga menyebar ke Indonesia.

Diriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri (r.a); Beliau berkata :

“Saat Rasulullah saww sedang membagi-bagikan ghanimah (rampasan perang), datanglah seseorang dari Bani Tamim dengan pakaian yang pendek (bagian bawahnya), di antara kedua matanya ada tanda bekas sujud yang menghitam, lalu ia (lelaki Bani Tamim itu) berkata:

“Berbuat adillah wahai Rasulullah!”

Rasulullah saw bersabda:

“Celakalah Engkau, siapa yang akan berbuat adil jika aku tidak berbuat adil? Maka engkau akan binasa dan rugi jika aku sendiri tidak berlaku adil.”

Lalu Rasulullah saw berkata lagi:

“Akan datang suatu kaum kelak seperti dia, baik perkataannya, tapi buruk kelakuannya. Mereka adalah seburuk-buruk makhluk. Mereka mengajak kepada Kitabullah, tetapi mereka sendiri tidak mengambil darinya sedikitpun.

Read the rest of this entry »

 
1 Comment

Posted by on 30/03/2014 in Diskusi Agama

 

Kanker itu Bernama Wahhabi

Awas mazhab ini, awas aliran itu. Si anu sesat, si polan kafir.

Itulah di antara ancaman-ancaman yang belakangan sering muncul di Indonesia ini. Sumber ancaman dan pengkafiran itu biasanya datang dari sekelompok orang yang mengikuti paham Wahhabi (atau Salafi) Takfiri, sebagaimana kita saksikan dalam berbagai media massa atau pun media sosial yang kini makin ramai.
Di bawah ini sedikit ringkasan paham Wahhabi, sebagaimana dimuat dalam situs ini (silakan klik kata ‘ini’).

Apa dan bagaimana Wahhabi.

Ulama Saudi abad 19

Ulama Saudi abad 19

 

Pencetus pertamakali sebutan nama WAHHABI adalah seorang bernama Hempher, dialah mata-mata kolonial Inggris yang ikut secara aktif menyemai dan membidani kelahiran sekte WAHHABI.

Tujuannya: untuk menghancurkan kekuatan ajaran Islam dari dalam, dengan cara menyebarkan isu-isu kafir-musyrik dan bid’ah.

Dengan fakta ini maka terbongkarlah misteri SIKAP WAHHABI yang keras permusuhannya kepada kaum muslimin yang berbeda paham. Itulah sebabnya kenapa ajaran Wahhabi penuh kontradiksi di berbagai lini keilmuan, dan kontradiksi itu akan semakin jelas manakala dihadapkan dengan paham Ahlussunnah Waljama’ah (ASWAJA).

Baca berita di Merdeka.Com berikut:

Wahhabi Kotori Kesucian Mekah dan Madinah“.

Dan satu lagi: “Umat Islam Mesti Memboikot Haji dan Umrah.”

Walaupun begitu, ironisnya mereka tanpa risih mengaku-ngaku sebagai kaum ASWAJA. Atas klaim sebagai ASWAJA itu, lalu ada pertanyaan yang muncul, sejak kapan WAHHABI berubah jadi Ahlussunnah Waljama’ah? Wajar jika pertanyaan itu muncul, sebab bagaimanapun mereka memakai baju Ahlussunnah Waljama’ah, ciri khas ke-wahabiannya tetap kentara sekali. Selain dinamakan Wahhabi, pengikut sekte ini juga sering disebut dengan ‘Salafi‘, ‘Najdi‘ atau ‘Ahlil Hadits‘.

Baca tentang Hempher di Wikipedia.

Dokumen Pengakuan Hempher itu -- cek situsnya di sini: http://pustakaaswaja.blogspot.com/2012/12/memoirs-of-mr-hempher-confessions-of.html?m=1

Dokumen Pengakuan Hempher itu.

Juga, silakan dengarkan ceramah Hb.Rizieq Shihab tentang buku Wahhabi yang memecah belah umat di sini.

Di dalam penjelasannya, Rizieq geram saat mengetahui adanya sebuah buku yang ditulis oleh oknum Wahhabi di Indonesia, yang berani mengkafirkan para ulama Ahlus Sunnah

Menurut Rizieq, buku itu memasukkan kelompok Asy-’ariyah dan Maturidiyah ke dalam satu kelompok yang sesat-menyesatkan, bersama Islam Liberal, Jamaat Tabligh dan Ikhwanul Muslimin.

Berhubung penulisnya mengkafirkan kelompok umat Islam, maka menurut Rizieq buku itu memecahbelah umat Islam. Kalau Wahhabi mengklaim dirinya paling benar. Kalau penulis buku itu merasa bahwa Salafi, atau yang di Indonesia dikenal sebagai Wahhabi, itu paling benar, itu adalah hak dia, itu urusan dia. Tapi dia tidak punya hak mengatakan umat Islam lain sebagai sesat-menyesatkan. Mereka tidak punya hak mengkafirkan umat Islam lain yang tidak satu kelompok dengan mereka. “Apalagi umat Islam dari kalangan Asy’ari dan Maturidi yang sudah 1200 tahun lebih secara representatif mewakili Ahlus Sunnah wal Jamaah,” kata Rizieq.  Read the rest of this entry »

 

Isteri Perlu Taat pada Suaminya?

Tahukah anda, bahwa lelaki wajib taat kepada Ibunya tiga (3) kali lebih utama daripada kepada ayahnya?

Wanita menerima warisan lebih sedikit dari pada Lelaki. Tapi tahukah bahwa harta itu menjadi milik pribadinya, dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya. Sementara, apabila lelaki menerima warisan, maka ia wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anaknya.

Kasih sayang ibu kepada anaknya. [ Foto Rehana Begum - salah seorang pengungsi Rohingya bersembunyi bersama anak2nya di Myanmar}.

Kasih sayang ibu kepada anaknya. [ Foto Rehana Begum - salah seorang pengungsi Rohingya bersembunyi bersama anak2nya di Myanmar}.

Wanita bersusah payah mengandung dan melahirkan anak. Tapi tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala umat, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini. Dan tahukah, jika ia mati karena melahirkan adalah syahid dan surga akan menantinya…

Tulisan ini berasal dari Sdr. Abuthalib Almuhdar di Facebook (2 Februari 2014), dengan sedikit editing di dalamnya.

Di akhirat kelak, seorang lelaki akan diminta pertanggungjawban tentang empat (4) wanita, yaitu:

  1. Isterinya,
  2. Ibunya,
  3. Anak Perempuannya dan
  4. Saudara Perempuannya.

Artinya: bagi seorang wanita tanggungjawab terhadapnya ditanggung oleh empat orang lelaki, yaitu:

  1. Suaminya,
  2. Ayahnya,
  3. Anak Lelakinya, dan
  4. Saudara Lelakinya.

Seorang wanita boleh memasuki pintu surga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 3 syarat saja, yaitu :

  1. Solat lima waktu,
  2. Puasa di bulan Ramadhan,
  3. Taat kepada suaminya,

Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya serta menunaikan tanggungjawabnya kepada Allah SWT, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

 
Leave a comment

Posted by on 14/03/2014 in Diskusi Agama

 

Bahagiakan Orang Lain

Hadis singkat ini baik kiranya untuk kita resapi. Kata Ustadz saya, “Semua pengikut Nabi Muhammad sawa harus tahu pentingnya memberi manfaat kepada orang lain.”

 

IMG_20140128_141314

 

 
Leave a comment

Posted by on 31/01/2014 in Diskusi Agama

 

Arti Agama yang Sebenarnya

Apa makna beragama yang sebenarnya? Kata Ustadz, tak perlu pusing dan mencari-cari. Cukup apabila melaksanakan apa yang digariskan dalam hadis Nabi (sawa) berikut ini, inshaAllah kita sudah beragama dengan baik.

Intinya, “membuat mukmin (orang) lain berbahagia”.

 

Makrifatullah - Akhlak

 
Leave a comment

Posted by on 31/01/2014 in Diskusi Agama

 

Ternyata Kita Tak Bisa Andalkan Amal

Ternyata Kita Tak Bisa Andalkan Amal

Ternyata, ajaran para alim ulama menganjurkan bahwa kita tak bisa mengandalkan ‘amal ibadah’ kita sebagai kunci surga. Meniru teladan Nabi saw dan keluarganya yang suci dan para sahabatnya yang terpilih, setiap Muslim hendaknya hanya boleh mengharapkan ampunan (maghfirah) Allah saja, karena ‘terlalu riskan’ jika hanya mengandalkan amal-amal selama hidup manusia kita ini.

Tak bisa hanya mengandalkan amal

Tak bisa hanya mengandalkan amal

Doa yang kita kutipkan di sini adalah contohnya. Diajarkan oleh para keluarga (Ahlul Bait) Nabi, yang jelas mendapatkannya langsung dari beliau (Nabi Al-Mustafa Muhammad s.a.w.a.), menurut ulama, doa ini memberi pelajaran di antaranya:

  1. Bahwa manusia tidak boleh pongah — sealim atau sesaleh apa pun seseorang, ia tidak bisa menggaransi dirinya bahwa ia ‘pasti’ masuk surga. Jika keluarga Nabi (sawa) mengajarkan demikian, artinya mereka menyayangi kita, umat Nabi saw, agar tidak sombong dan merasa hebat, karena belum tentu bisa selamat di akhirat nanti — kecuali jika Allah memberikan ampunan (maghfirah)-Nya.
  2. Bahwa kita tidak boleh menganggap orang lain lebih rendah, atau lebih ‘kotor’ dari kita, karena siapa tahu justru orang itu diampuni Allah, sedangkan kita belum tentu. Dengan demikian, kita sama sekali tidak boleh bicara di belakang orang lain (melakukan ghibah), yang memang dosanya sangat besar, bahkan lebih besar daripada berzina.
  3. Bahwa manusia harus tetap optimis dan berprasangka baik kepada Allah, yang memiliki Rakhmat yang sangat Agung — jauh lebih agung ketimbang dosa-dosa besar kita.
  4. Selalu optimis karena Allah sang Maha Pemberi Rakhmat mampu menolong hamba-Nya, sehina apa pun status sang hamba itu di depan-Nya.

Doa tersebut, menurut sebuah hadis, dianjurkan dibaca pada setiap usai solat lima waktu. Kata Nabi saw: “Barangsiapa membaca doa ini pada setiap bakda solat, maka Allah akan mengangkat dosa-dosanya pada Hari Kiamat (artinya dosa-dosa itu diampuni Tuhan).”

Semoga benar adanya, kelak Allah SWT mengampuni kita semua — umat Muhammad sawa, sang ‘kekasih’ Allah.

 
Leave a comment

Posted by on 29/01/2014 in Diskusi Agama, Doa

 

Tags: ,

6 Benefits after Death – 6 Amal Sebelum Mati

Siapkan 6 Amal Sebelum Mati.

Para habaib yang terkenal di Indonesia ini adalah cucu Imam Ja'far Ash_shadiq (as): Amal Jariah.

Para habaib yang terkenal di Indonesia ini adalah cucu-cucu Imam Ja’far Ash_shadiq (as): Amal Jariah. Mereka dikenal masyarakatnya karena banyak bersedekah (nomor 5), punya anak2 yg saleh dan mendoakan (nomor 1), dan menjadi teladan dalam kebaikan (no.6). Sebagiannya juga menulis buku yang bermanfaat (nomor 2).

Imam Ja’far bin Muhammad Ash-Shadiq (as), menurut riwayat Abi Kahmas, mengatakan: Enam hal yang menguntungkan bagi seorang mukmin setelah kematiannya: 

1. (Bila ia memiliki) anak yang memintakan ampunan kepada Allah untuk mengampuninya (sang orang tua).

 

2. Sebuah buku yang pernah ditulisnya.

 

3. Pohon yang pernah ditanamnya (karena pohon itu bermanfaat bagi makhluk hidup lainnya, manusia, burung, dan sebagainya, dan lingkungannya).

Amal jariah dalam bentuk menanam pohon - salah satu tabungan sebelum meninggal.

Amal jariah dalam bentuk menanam pohon – salah satu tabungan sebelum meninggal.

4. Sebuah sumur (sumber air) yang pernah digalinya (airnya memberi manfaat bagi orang banyak). Catatan: pada jaman sekarang, boleh jadi amal yang serupa dengan ‘sumber air’ adalah membagikan ‘mesin pompa air’ kepada masyarakat miskin yang memerlukannya.

5. Sedekah yang pernah diberikannya.

Pohon1

6. Teladan perilaku (kebiasaan) baik yang kemudian dicontoh orang lain.

 

 

Abi Kahmas narrated that Imām Ja’far ibn Muhammad al-Sādiq (a.s.) said: Six things will benefit a believer after his death:

    1. A child who seeks Allāh for his forgiveness;
    2. A book which he has left behind;
    3. A tree which he has planted;
    4. A water well which he has dug up;
    5. Charity which he has established; and
    6. A good tradition from him which is acted on after him.”

[Reference: Mishkat Ul-Anwar Fi Ghurar Al-Akhbar, Sec 3, Chp 11, H.790 ]

Longsor, air tanah tidak diserap akibat kurangnya pepohonan

Longsor, air tanah tidak diserap akibat kurangnya pepohonan

 

Baca juga / Related articles:

 
 

Tags:

Slamet Gundono dan Opera Suro

Namanya lebih besar daripada tubuhnya, Tapi ia sangat dikagumi banyak orang, di dalam dan luar negeri. Namanya Ki Slamet Gundono. Ia antara lain pernah memperoleh penghargaan ‘the Prince Claus Award’ dari Belanda (2005). 

Tulisan ini pernah ditayangkan di sini pada 20 Januari 2012 lalu. Sehubungan dengan wafatnya Slamet Gundono (5 Januari 2014 lalu), sengaja artikel ini di-renovasi, untuk mengenang sang seniman besar ini. Tulisan bahasa Indonesia ada di bagian bawah. Untuk tulisan dalam bahasa Inggris, Anda bisa merujuk berita dari The Jakarta Post di bawah, atau artikel dalam Wikipedia ini

Ini yang ditulis ‘The Jakarta Post‘ tentang sang tokoh:

Slamet Gundono, the nation’s most prominent contemporary wayang dalang (puppeteer), died in Kartasura, Central Java, on Sunday from complications following a heart attack. He was 47. In 1995, Gundono caused a buzz at a festival of dalang in Surakarta, Central Java, when he presented a pakeliran (Javanese wayang or shadow puppet show) that went outside the rules.

Most Prominent Puppeteer - Slamet Gundono (photo: The Jakarta Post)

Most Prominent Puppeteer – Slamet Gundono (photo: The Jakarta Post)

Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , , ,

Sikap yang Benar kepada Nabi

Sebelum kita bicara soal sikap kepada Nabi (saw) itu, baiklah simak yang berikut ini:

Dalam ilmu psikologi-komunikasi dikenal istilah ‘out of sight of of mind’ — jauh di mata jauh di hati. Atau, kata kita,”tak kenal maka tak sayang”. Jika orang hanya dikenalkan kepada seorang penyanyi atau bintang film kondang, ia kemudian akan mencintainya — karena sering menyebut namanya, sering melihat fotonya, dan sebagainya.

Pujian Gandhi mengenai Nabi Muhammad saw

Pujian Gandhi mengenai Nabi Muhammad saw

Selain itu, rasa ‘cinta’ itu bisa ‘direkayasa’. Misalnya orang digiring untuk mencintai sebuah produk lewat iklan yang ditayangkan berkali-kali. Pada awalnya, lewat iklan tadi, orang akan  ‘kenal’ pada produk tersebut, pelan-pelan, ia lalu paham (mengenai produk tadi), kian mengerti. Kemudian orang itu akan punya persepsi positif terhadap produk tersebut, kemudian ‘percaya’ pada produk itu, dan seterusnya,sehingga muncul rasa ‘suka’ atau cinta kepada produk tadi. Bila produk itu diganti tokoh, seperti seorang penyanyi rock, misalnya, mereka yang awalnya tidak kenal atau tidak suka, akan menjadi suka atau cinta berhubung setiap hari terpapar iklan atau berita mengenai penyanyi itu.

Demikianlah. Jika anak-anak kita tidak pernah dikenalkan pada sejarah Nabi saw, keluarga dan sahabatnya yang terpilih, jangan heran bila mereka kemudian jauh dari akhlak mereka, dan hanya mengenal atau menyukai penyanyi rock atau produk komersial lain yang ramai dijajakan di media. Itu karena Nabi menjadi ‘out of sight’ di benak anak-anak itu, sedangkan sang penyanyi atau bintang film akan menempel di benak mereka, karena mereka telah sering terpapar kepada penyanyi atau bintang film tadi.

Sikap kepada Nabi saw

Berdasarkan beberapa ayat tentang keagungan Nabi Muhammad saw (lihat bagian awal di sini), dan beberapa riwayat Nabi, kita dapat melihat betapa Allah menuntut kita untuk menghormati dan mengagungkan Rasul-Nya (saw).

Foto surat yang dikirim Nabi Muhammad saw -- tersimpan di musium Topkapi, Turki

Foto surat yang dikirim Nabi Muhammad saw — tersimpan di musium Topkapi, Turki

Coba perhatikan ayat shalawat (solawat). Adakah perintah yang sama dengan perintah shalawat, yaitu yang didahului dengan pernyataan bahwa Allah dan malaikat-Nya telah melakukannya terlebih dahulu dan oleh karena itu kita pun diperintahkan untuk melakukan-nya, selain shalawat kepada Nabi? Tidak ada. Perintah itu berarti kita harus selalu melihat Nabi dengan penuh ta’dzim (pengormatan) dan agar kita selalu membalas jasa-jasanya.

Oleh karena itu pula, Nabi saw selalu mengingatkan bahwa orang yang tidak mau bershalawat kepadanya adalah bakhil atau kikir. Bahkan orang yang datang ke tanah suci tapi tidak mampir ke Madinah untuk berziarah kepadanya (berarti) telah memutus hubungan silaturrahmi dengannya. Read the rest of this entry »

 
1 Comment

Posted by on 31/12/2013 in Diskusi Agama

 

Tags: , , ,

12 Ribu Tahun Sebelum Adam

Dengarlah kisah Abdullah bin Amr ini: Aku menulis segala sesuatu yang aku dengar dari Rasulullah saw. Aku bermaksud menghapalnya. Tapi orang-orang Quraisy melarangku dan mereka berkata:

Lukisan Nabi Muhammad saw dan Malaikat Jibril

Lukisan Nabi Muhammad saw dan Malaikat Jibril

“Engkau menulis segala sesuatu yang engkau dengar dari Muhammad? Padahal ia hanya seorang manusia yang berbicara saat marah dan senang.”

Aku berhenti menulis. Tetapi kemudian aku ceritakan hal itu kepada Rasulullah (saw). Kemudian beliau (Nabi saw) menunjuk kepada mulutnya dan berkata:

“Tulis saja. Demi yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya tidak ada yang ke-luar dari sini kecuali kebenaran.”

 

 

Catatan: Tulisan ini awalnya ditayangkan pada 6 Februari 2012. Untuk memperingati Maulid Nabi saw pada bulan Rabi’ul Awwal 1435 H (awal tahun 2014) ini, sengaja ia kita ‘remajakan’ kembali, agar dapat untuk berbagi bersama lebih banyak pecinta Sang Al-Mustafa (saw) pada Hari Kelahiran beliau. Baca juga bagian berikutnya di sini.

Benarkah Nabi saw Manusia Biasa — dan Mengapa Wajib Mencintai Beliau dan Keluarganya?

Kesalahan terbesar pihak yang menolak mengakui kebesaran Nabi Muhammad dan menolak memujanya, bahkan menganggap pelakunya sebagai bertindak berlebih-lebihan dan kultus yang diharamkan, adalah karena mereka melihat Nabi Muhammad saw dengan kacamata materi. Mereka hanya melihat Nabi saw sebagai makhluk biologis. Mereka lupa bahwa manusia memiliki dimensi yang jauh lebih tinggi dari sekadar dimensi biologis atau fisik. Bahkan dimensi rohani merupakan jati diri manusia yang sesungguhnya.

SESUNGGUHNYA dalam diri Rasulullah saw terdapat suri teladan yang baik bagi kamu (yaitu) bagi siapa yang mengharap (rahmat) Allah dan (kebahagiaan) hari akhir dan banyak menyebut Allah (QS. 33:21)

Journey of the Prophet Muhammad; Leaf from a copy of the Majma al-tawarikh (Compendium of Histories), ca. 1425; Timurid, Herat, Afghanistan Colors, silver, and gilt on brownish paper; 16 7/8 x 13 in. (42.8 x 33 cm) Cora Timken Burnett Collection of Persian Miniatures and Other Persian Art Objects, Bequest of Cora Timken Burnett, 1956 (57.51.9)

Kisah Perjalanan Nabi (saw) dalam lukisan (dibuat sekitar tahun 1425 M). Journey of the Prophet Muhammad; Leaf from a copy of the Majma al-tawarikh (Compendium of Histories), ca. 1425; Timurid, Herat, Afghanistan
Colors, silver, and gilt on brownish paper; 16 7/8 x 13 in. (42.8 x 33 cm)
Cora Timken Burnett Collection of Persian Miniatures and Other Persian Art Objects, Bequest of Cora Timken Burnett, 1956 (57.51.9)

 

Kedudukan Nabi dalam al-Quran

Terdapat puluhan ayat di dalam al-Quran yang memuja Nabi Muhammad saw, apakah dalam bentuk pujian langsung, seperti ayat yang menyatakan bahwa Nabi memiliki akhlak yang sangat luhur. Atau dalam bentuk penyebutan sifat-sifat terpuji yang dimiliki Nabi. Berikut beberapa contoh keagungan Rasulullah sebagaimana dalam al-Quran. Read the rest of this entry »

 
28 Comments

Posted by on 31/12/2013 in Diskusi Agama, Pemikiran

 

Tags: , , , ,

Kalian, Syiah dan Sunni, Tak Tahu Nilai Imam Husain

“Kalian Muslimin Sunni dan Syiah Tak Tahu Nilai Imam Husain (as), ” kata penulis Kristen Antoine Bara.

Apa kata Antoine Bara tentang Abu Abdillah a.s.?  “You, Shi’a and Suni Muslims, do not know the value of Imam Hussein (peace be upon him ). You are supposed to be absolutely honest in conveying his words on the day of Ashura to the world. This mission requires not only narrating the surface meaning of the event but also to coming to grips with aspects and spirit of his revolution.”
Kalian, Muslimin Syiah dan Sunni, tidak tahu nilai Imam Husain (‘alaihis salaam). Kalian seharusnya benar-benar jujur menyebarkan pesan-pesan beliau pada hari Asyura kepada seluruh dunia. Tugas ini bukan hanya memerlukan pengungkapan dengan kata-kata (narasi) arti kejadian itu, tetapi masuk ke dalam pemahaman mengenai aspek-aspek dan semangat revolusinya.

Antoine Bara adalah seorang penulis beken asal Syria beragama Nasrani. Ia menulis sebuah buku best seller mengenai Imam Husain as,  yang berjudul, “Imam Husain dalam Ideologi Kristen” (‘Imam Hussein in Christian Ideology’).

Antoine Bara

Antoine Bara

Di antara yang dikatakan Bara (yg dimuat dalam situs di bawah).

  • Pada awalnya saya tidak tahu tentang insiden brutal Karbala itu,  kecuali sedikit fakta umum seperti (bahwa) Imam Husain (‘alaihis salaam) memberontak melawan Yazid dan tentang kematian beliau di Karbala.
  • Itu karena selama sekolah,kejadian itu hanya disinggung sedikit saja, tanpa ada detail-detail di dalamnya. Lalu, ketika berjumpa dengan Ayatullah Shirazi di Kuwait (lebih 40 tahun lalu), beliau memberi saya beberapa buku tentang Imam Husain as. Saya baca semuanya dan menemukan buku-buku itu mengandung kisah kepahlawanan yg sangat unik.
  • Saya juga terkejut, ternyata kejadian itu tidak mendapat banyak perhatian dari para pemikir Muslim. Read the rest of this entry »
 
3 Comments

Posted by on 27/12/2013 in Diskusi Agama

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,252 other followers