RSS

Category Archives: Diskusi Agama

Kata-kata Yang Menginspirasi

Kutipan-kutipan berikut ini jika bukan sangat bagus, minimal akan menginspirasi kita.

 

This slideshow requires JavaScript.

 

 

Lihat sejumlah kalimat yang menginspirasi lain di halaman berikut…

Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , ,

3 Resep Kiwir agar Hidup Indah

Diam-diam kawan kita Bung Kiwir ternyata orang yang bijaksana. Ia punya resep singkat yang menarik, bila kita ingin hidup tenang dan selalu bahagia.  Ini di antara resep Kiwir itu:

  1. Awalnya adalah mengukuhkan niat, bahwa semua perbuatan kita lakukan karena (untuk mendekatkan diri kepada) Allah; bangun tidur, berolahraga, bekerja, solat, berdoa, sekolah, berhubungan dengan teman atau suami-isteri, mengunjungi orangtua, dan sebagainya — semua hanya untuk Allah, hanya demi mendekatkan diri kepada-Nya, bukan karena menuruti “ego” kita. ‘Keluarlah dari ‘rumah’-mu, kata Rumi.

    7 pesan Rumi - Maulana

    Tujuh pesan Rumi

  2. Perbaiki niat di atas setiap waktu: secara periodik, setiap pekan, atau jika mungkin setiap hari, perbaiki niat baik  tadi. Jika perlu bicaralah kepada diri sendiri, kepada tangan, dan kaki, “Wahai kaki, engkau ini aku ajak melangkah mengunjungi kawan yang sedang sakit, demi mendekatkan diri kepada (karena) Allah semata.
  3. Camkan: Segala sesuatu meski tampak buruk, pasti ada baiknya. Sebuah kejadian yang baru saja berlangsung boleh jadi tampak jelek, mengecewakan atau menyedihkan. Tetapi, bila direnungkan lebih dalam, sesungguhnya di balik kejadian itu pasti ada kebaikan di dalamnya; cuma kita saja yang belum tahu mengenai kebaikan itu, sampai nanti tiba saatnya baru kita ‘ngeh‘ bahwa ternyata peristiwa buruk tempo hari itu rupanya dimaksudkan Tuhan agar kita ‘selamat’ dari sebuah keburukan yang lebih parah.
  4. Pelajari tujuh (7) nasihat Maulana Rumi mengenai hidup (lihat gambar di atas), yang ringkasnya berbunyi begini:
    1. In generosity and helping others, be like a river.
    2. In compassion and grace, be like sun.
    3. In concealing others’ faults, be like night.
    4. In anger and furry, be like dead.
    5. In modesty and humility, be like earth.
    6. In tolerance, be like a sea.
    7. either exist as you are, or be as you look.

Untuk tujuh nasihat Rumi itu, ada terjemahan bahasa Indonesianya di sini.

 

 

Tags: , , ,

7 Nasihat Rumi

Tujuh (7) nasihat Maulana Rumi mengenai hidup ini menarik untuk menjadi pelajaran bagi kita:

  1. Dalam urusan kedermawanan dan membantu orang lain, jadilah seperti sungai: mengalirkan air secara terus menerus ke hilir. Jadi kebaikan Anda juga hendaknya selalu mengalir kepada orang lain, tanpa henti.
  2. Dalam kebaikan, kepedulian dan kemuliaan atau keindahan, jadilah bagai matahari: selalu member kehangatan pada yang menerima sinarnya. Senantiasa berbuat baik, memikirkan orang lain, dan mengutamakan hubungan yang indah dan memuliakan orang lain.
  3. Dalam upaya menutupi kejelekan orang lain, jadilah seperti malam: gelap, menyebunyikan apa yang seharusnya (bisa) tampak di mata orang lain.  Arinya, kita tidak pernah mengungkapkan keburukan orang lain, dan justru menutupinya.
  4. Dalam urusan marah dan merugikan orang lain, berlakulah bagai orang mati:  dingin, tak bergerak, diam.  Maknanya kita selalu  menahan amarah dan tindakan yang membahayakan orang lain.

    7 pesan Rumi - Maulana

    Tujuh pesan Rumi

  5. Dalam kesederhanaan dan kerendahan hati , jadilah bagai bumi: berada di bawah, seolah menyediakan dirinya untuk ‘diinjak’ orang lain, dan selalu siap menumbuhkan apa-apa yang ditanam atasnya.
  6. Untuk urusan toleransi, berlakulah bagai lautan: selalu siap menampung semua aliran sungai yang masuk bermuara kepadanya, luas sekali, dan siap menampung berbagai pendapat yang berbeda.
  7. Eksislah sebagaimana adanya, atau jadilah seperti yang tampak pada diri Anda: tidak munafiik,  atau berpura-pura; berlaku sesuai jati diri.
Baca juga 3 Resep Hidup Indah Kiwir (klik di sini).

Berikut ini aslinya dalam bahasa Inggris:

  1. In generosity and helping others, be like a river.
  2. In compassion and grace, be like sun.
  3. In concealing others’ faults, be like night.
  4. In anger and furry, be like dead.
  5. In modesty and humility, be like earth.
  6. In tolerance, be like a sea.
  7. Either exist as you are, or be as you look.

 

 

 

5 Darurat Wahhabi di Indonesia

Apa sih ISIS, apa itu Wahhabi? Mengapa Mesti Membahasnya?

Tulisan di blog berikut ini sungguh menarik.

 

Sebuah situs Islam-Institute, Jakarta, belum lama ini menulis sebuah artikel yang sangat penting dan menarik. Di antaranya dikatakan bahwa, adalah penting untuk menjelaskan mengenai apa itu Wahabi, ciri-ciri dan akar genealoginya. Penulisnya, Sekjen ISNU Pusat M Kholid Syeirazi menjawab secara ringkas dalam beberapa poin berikut ini (saya kutip secara apa adanya, tidak melalui editing):

Pertama, Kalau mau diruntut, akar ideologi Wahabi itu Ibn Taymiyyah. Dari Ibnu Taymiyyah, mengalir ke murid-muridnya generasi awal, tokohnya antara lain Ibnu Qayyim al-Jawziyyah. Selang generasi kemudian, muncul Muhammad ibn Abdul Wahhab. Orang ini, menurut Hamid Alghar,  bukan ulama besar, tapi ideolog yang bersekutu dengan penguasa suku Dariyah, namanya Ibn Saud. Dari aliansi ini, kelak terbentuk Arab Saudi. Pada fase-fase konsolidasi awal, sekitar 1920-an, aliansi ideolog dan kepala suku kasar ini telah membunuh hampir setengah juta muslim yang tidak sealiran. Selang generasi kemudian, muncul ideolog-ideolog lain seperti Taqyuddin Nabhani (pendiri Hizbut Tahrir di Palestina) dan muridnya Nashiruddin al-Albani. Albani ini bekas tukang servis jam, terus menulis kitab tentang silsilah hadis sahih dan dhaif. Kitab ini jadi pegangan Wahabi untuk menilai kriteria hadis yang bisa dipakai menurut madzhab mereka sendiri.

isis1

Pawai sejumlah orang dengan bendera hitam yang sangat mirip dengan bendera ISIS

isis2a

Apakah yang begini akan dibiarkan merusakkan keutuhan NKRI?

Banyak hadis yang selama ini dipakai NU didhaifkan atau maudhu’kan oleh Albani. Jadi kalau kita temukan buku, pamflet, majalah, narasi, dan tayangan yang mengutip hadis terus diembel-embeli dengan kata-kata disahihkan atau di-dhaifkan oleh Albani, itu ciri-ciri aliran Wahabi. Kalau di kalangan NU dikenal kutub sittah (Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Turmudzi, Nasa’i, dan Ibn Majah), mereka mengangkat imam hadis, namanya Mbah Albani. Hadis-hadis yang dinyatakan Sahih atau Hasan oleh keenam perawi hebat itu belum cukup, sebelum ditashih oleh Mbah Albani.

Baca juga: 

  • Kanker itu Bernama Wahhabi.
  • Anda tak Bisa Pahami ISIS, Bila Tidak Mengetahui Sejarah Wahhabisme: artikel menarik di Hufington Post.

Kedua, Pada generasi mutakhir, kerajaan Arab Saudi mengangkat ‘polisi fatwa’ untuk mengawasi ajaran Islam antara lain Bin Baz, dan kemudian digantikan Utsaimin. Hati-hati kalau beli kitab. Lihat cetakannya. Sekarang ini banyak kitab-kitab yang jadi rujukan NU diberi anotasi (ditahqiq atau diberi syarah) oleh Wahabi. Riyadhus Salihin karya Imam Nawawi, misalnya, disyarah oleh Utsaimin. Bagian-banyak yang tidak cocok ‘disortir’, kalau-pun dipertahankan ya diberi catatan-catatan jelek. Itulah cara-cara Wahabi untuk mendikite umat agar mengikuti mereka. Pinter sekali orang-orang Wahabi fetakompli orang untuk ikut ajaran mereka, sebab kalau tidak akan dituduh murtad, sesat dan bid’ah. Orang awam agama, daripada dianggap sesat, akhirnya nurut mereka.

Ketiga, Ada yang menyebut, Wahabisme adalah bentukan Inggris. Sebenarnya, Wahabisme pada awalnya bukan bentukan Inggris. Ia lahir tahun 1700-an (Muhammad ibn Abdul Wahab lahir tahun 1703).  Dalam perjalanan, Inggris mendekati Asia Barat Daya yang kaya minyak. Inggris perlu resources untuk menghadapi kekuatan lain yaitu Perancis, Jerman, Rusia, dan Turki. Pada 1865, seorang kolonel Inggris menemui Raja di Istana Saud di Riyadh, menawarkan uang dan bantuan. Deal yang lebih jelas diteken pada 1915.

Lebih jauh, kiranya pembaca dapat langsung menyimak tulisan aslinya di tautan (link) berikut ini: (klik di sini).

 

Tags: , , , , ,

Jawaban untuk Fathi Yazid Attamimi

Penting, menelisik gerakan Anti Toleransi dan ancaman mereka bagi NKRI.

Kajian Timur Tengah

isis5UI diberitakan akan menjadi tempat terselenggaranya kajian berjudul “ISIS dan Syiah, Islamkah Mereka?” dengan pembicara bernama Fathi Yazid Attamimi. Fathi dikenal aktif menggalang dana untuk Suriah dan pernah ke Suriah untuk menyampaikan dana tersebut, sambil secara aktif mengabarkan perkembangan jihad di sana.

Pertanyaan “ISIS dan Syiah, Islamkah Mereka?” sebenarnya pertanyaan retoris, Sudah bisa ditebak, isi ceramah Fathi akan menyebut Syiah bukan Islam, dan ISIS juga bukan Islam. Fathi memang bukan pendukung ISIS, tapi pendukung Free Syrian Army, jadi pantas saja bila dia menghujat ISIS. ISIS dan FSA saling berperang di Suriah, padahal sama-sama mengaku berjihad.  Berikut ini penjelasan singkatnya, supaya tidak salah kaprah. (Untuk Syiah, karena masalah teologis bukan bidang kajian saya, silahkan merujuk pada Deklarasi Amman yang ditandatangani lebih 500 ulama terkemuka dunia atau baca wawancara saya dengan ustadz Sunni dan ustadz Syiah)

Terkait ISIS. Jawaban saya:

Pertama, ISIS bukan ISLAM? Hallloooowww… coba lihat foto-foto di bawah ini.

View original post 748 more words

 
Leave a comment

Posted by on 08/12/2015 in Blogroll, Diskusi Agama

 

Jarang ada Film Sebagus (dan Sepenting) ini

Lukisan - Sahabat Nabi saw menemui pemimpin Kristen Habasyah di Etiopia

Lukisan – Sahabat Nabi saw menemui pemimpin Kristen Habasyah di Etiopia

Sebuah film tentang Nabi Muhammad SAW yang belum lama beredar telah menyedot perhatian jutaan orang di dunia. Dilansir pada tahun 2015 ini, film produksi Majid Majidi itu mengisahkan tentang perjalanan hidup Sang Nabi sejak lahir hingga beliau berusia remaja. Tanpa menunjukkan wajah Nabi SAW, kisah Muhammad (SAW) kecil itu amat menyentuh, dan memberi banyak pelajaran tidak saja bagi anak-anak, melainkan juga untuk semua umat manusia.

Dengan setting abad ke-enam Masehi, saat Nabi Muhammad SAW dilahirkan, inilah film Iran pertama yang menyedot anggaran terbesar, sekitar $50 juta (sekitar 650 Milyar rupiah). Sepanjang proses pembuatan film ini, Majidi bekerjasama dengan sejarawan dan para arkeolog, demi mendapatkan akurasi suasana pada masa-masa kehidupan Nabi SAW. Selain Qom, Iran,  pengambilan gambar film ini juga dilakukan di Afrika Selatan.

Cerita: Di bawah perintah Abrahah, Raja Habasyah, serombongan tentara menyerang Mekah dengan tujuan menghancurkan Ka’bah. Dengan kekuatan ribuan tentara, Abrahah membawa persenjataan yang saat itu tergolong canggih, dilengkapi sejumlah gajah dan kuda. Saat tentara itu memasuki Mekah, berkat perintah Tuhan, gajah-gajah itu menolak meneruskan perjalanan menuju Ka’bah. Jutaan burung kecil (Ababil) pun tiba-tiba datang di atas para tentara tadi, dan menjatuhkan batu-batu panas (dari neraka) ke kepala mereka, sehingga tentara Abrahah itu lari tunggang-langgang. Mereka hancur. Sebulan kemudian Muhammad lahir di Mekah. Film ini mengisahkan era jahiliah, ketika manusia menyembah berhala, sebagaimana dilihat dari mata Nabi Muhammad (SAW) sejak beliau lahir hingga berusia 13 tahun.

Film berdurasi 171 menit itu dibuat dalam tiga bahasa, Arab, Persia dan Inggris. Dilansir pada Februari 2015 lalu, film ini awalnya diputar di Iran pada 27 Agustus lalu, dan pada hari yang sama diikutkan dalam Festival Film Dunia di Montreal, Kanada.

Proses pasca-produksinya dilanjutkan di Munich, Jerman, sejak akhir 2013 hingga tahun 2014 lalu. Sinematografi dilakukan oleh Vittorio Stotaro, sedangkan musiknya diaransir oleh A.R. Rahman. Selain A.R. Rahman, penyanyi Sami Yusuf ikut mengisi sound-track film itu. Rahman sendiri perlu sekitar enam bulan untuk memahami apa yang diiingkan Majidi bagi film itu. Kemudian, Rahman bersama timnya merekam berbagai musik dari lima negara, India, Iran, Jerman, Perancis dan Mesir bersama 200-an musisi. Lebih dari satu setengah tahun diperlukan Rahman untuk menyelesaikan musik bagi film itu.

Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , ,

Video ini Bisa Bikin Nangis

Apa yang harus dilakukan seorang anak ketika gurunya menyuruh menggambar wajah Nabi Muhammad saw, sedangkan ia tidak pernah melihat Sang Nabi, kendati ia sangat mencintainya?

Film pendek (sekitar 4 menit) ini mengisahkan adegan di sebuah sekolah di Perancis, negara yang terkenal dengan koran Charlie Hebdo yang sering melecehkan Islam dan Nabi Muhammad SAW itu. Sempat menyita perhatian banyak orang, film yang dilansir Mokhtarawards itu dimulai dengan adegan ketika seorang Ibu Guru menyuruh para siswa di kelasnya menggambar wajah Sang Nabi SAW.

Film yang diunggah Mokhtar Awards ke Youtube pada 9 Agustus 2015 itu hingga 1 Muharram 1437 H (Rabu, 14 Oktober 2015) telah ditonton 557.061 viewers.

Ketika Seorang Bocah Disuruh Menggambarkan Wajah Nabi Muhammad SAW

“Gambarlah Nabi Muhammad, seolah-olah ia menjadi halaman depan koran Charlie Hebdo besok,” kata Bu Guru.

Awalnya, si bocah lelaki itu hendak bertanya. Ia mengacungkan tangan. Tapi Bu Guru menolaknya. “Tidak ada pertanyaan,” kata Bu Guru. Sang bocah merenung sejenak. Kemudian ia mendapat inspirasi menuliskan beberapa kalimat pendek yang amat menyentuh. Seusai mengerjakan tugas itu, anak lelaki yang berwajah Timur Tengah itu meletakkan kertas tugasnya di bagian paling bawah tumpukan di meja Bu Guru.

Ini yang ditulisnya:

Duhai Rasulullah (SAW) yang sangat aku cintai, Read the rest of this entry »

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 5,334 other followers