Dari catatan ulama, berikut ini adalah doa singkat harian. Kalau sedang punya hajat, atau kebutuhan mendesak, dianjurkan untuk dibaca setiap hari selama sebulan.
Bila dilakukan dengan niat ikhlas dan yakin penuh (tawakkal) kepada Allah, maka insya-Allah segala hajat akan terkabul.
Sebelumnya jangan lupa baca solawat dulu 3 kali: Allahumma solliy ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad. Kemudian baca doa di bawah ini setiap hari, sebanyak 1000 (seribu) kali dalam sehari:
- Ahad: Yaa Dzal Jalaali wal-Ikraam – Wahai Yang Maha Perkasa dan Pemilik Kemuliaan.
- Senin: Yaa qoodhiyal haajaat – Wahai Yang mengabulkan segala hajat.
- Selasa: Yaa Arham-ar-raahimiien – Wahai yang Paling kasih dari segala Yang Kasih.
- Rabu: Yaa hayyu yaa qoyyuum – Wahai yang hidup dan Yang berdiri sendiri.
- Kamis: Laa ilaaha illa Allah – Tidak ada Tuhan kecuali Allah.
- Jum’at: Allahumma solliy ‘alaa Muhammad wa aaali Muhammad(solawat). – Ya Allah, limpahkanlah solawat (salam sejahtera) kepada Muhammad dan keluarga Muhammad.
- Sabtu: Yaa Robbal ‘Aalamien - Wahai Tuhan Pemilik semesta alam.
Lukisan ilustrasi Nabi Muhammad saw bersama para sahabat menuju Mekah, ditemani malaikat Jibril, Mikail, Izrafil dan Izrail. (Image dari Wikipedia).
Harni
April 2, 2013 at 9:53 am
Ijin di copy ya..tks
Syafiq Basri
April 2, 2013 at 6:05 pm
Silakan… Dengan senang hati.
cecep SPD
March 27, 2013 at 7:53 am
Assalamu alaikum wr wb… Kang syafiq saya minta do:’a nya ya…Izin copy paste insya ALLAH saya ingin mengamalkan nya….Saya punya hajat yang sasngat mendesak…Jazakumullaah khoiron kasyiro..
Syafiq Basri
March 27, 2013 at 5:47 pm
Wa’alaikum salam wr wb.
Dengan senang hati mangga silakan share, Kang Cecep. Semoga Allah kabulkan hajat Anda.
AhsanAllah tayyabakum.
Bang Udding
January 17, 2013 at 5:07 pm
Izin copas
Satria Bagza
July 11, 2012 at 12:04 am
Assallamualaikum. Wr. Wb
Salam rahayu untuk semuanya, semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT dan diberikan limpahan rahmat oleh-NYA. Amin..Amin..Amin..Ya Robbal Alamin
mieke1506
March 30, 2012 at 9:03 am
Terima kasih, Bang Syafiq. Saya rasakan betul manfaatnya meskipun saya hanya dapat membacanya di sembarang waktu dan tempat, tanpa sanggup menghitung jumlahnya. Yang saya pikir penting untuk saya lakukan adalah saya selalu mengawalinya dengan membaca solawat. Saat saya sedih & jengkel oleh anak saya, saya baca sungguh-sungguh sampai saya “gemetar” – yang kemudian terjadi sulit dipercaya . . . . TIdak lama setelah itu, anak saya menemui saya dan meminta maaf (ini berlangsung 2 kali). Sejak saya mendawamkan dzikir ini, banyak sekali kebaikan menghampiri saya – alhamdulillah. Jazakallah khairan kathieran
Syafiq Basri
March 30, 2012 at 11:26 pm
SubhanAllah… Merinding saya membayangkan betapa nikmatnya orang seperti Teg Mieke yang bisa sampai ‘gemetar’ dalam berdoa begitu.
Anda benar, setiap doa selayaknya diawali dengan solawat dan diakhiri dengan solawat kepada Nabi saw. Satu hal lagi, saat Anda ‘gemetar’ begitu itu, jangan lupa doakan juga saya ya Teh..
Nuhun dan jazaakillah khairal jazaa’.
klise42
February 27, 2012 at 9:07 am
Salam ustad,apakah ketika membaca do’a tersebut sekali baca harus selesai dengan jumlah tersebut,ataukah boleh dibaca misalnya pagi 500 kali trus sorenya 500 kali…
Syafiq Basri
February 28, 2012 at 12:38 am
Sejauh yang saya tahu, dzikir (ingat atau memohon) kepada Allah itu bisa dilakukan kapan saja. Bacaan seribu kali memang afdhal (lebih baik) dalam satu waktu, tapi bila sulit maka tidak ada paksaan dalam hal itu (boleh dilafalkan secara menyicil sesuai kesempatan yang ada, tidak sekaligus) — apalagi hal ini kan bukan seperti suatu ‘ibadah’ yg mengemban rukun (spti solat: dimulai dengan niat, takbir dan diakhiri dg salam). Lagi pula, Islam itu mudah, pelaku segala ibadah pun diberikan ‘beban’ (kewajiban) sesuai dengan kemampuannya.
- Namun demikian, perlu dicatat bahwa ada waktu-waktu, ada tempat-tempat dan ada orang-orang — dalam pandangan sementara ulama — yang diberikan kekhususan (keistimewaan) oleh Allah SWT.
Mengenai ‘waktu-waktu’ yang ‘istimewa’ ketika doa sangat diijabah itu, misalnya adalah sepertiga malam terakhir, saat sujud, saat khatib duduk di antara dua khutbah Jum’at, saat berlangsungnya ijab-kabul (pernikahan), ketika sedang hujan, dan sebagainya.
Wallahu a’lam. Semoga cukup memuaskan.
suliyanti
July 5, 2012 at 10:06 am
Pak Syafiq, terima kasih atas pengetahuan tentang dzikir. Memang keajaiban dzikir top bgt. Salam